Alternative/Overwatch

Alternative/Overwatch
Strategi Perang Alice


__ADS_3

Shizuku dan Nishimiya benar-benar dipukul mundur. Bahkan dengan kekuatan baru Nishimiya sekalipun.


Dengan kemampuan gerakan secepat kilat nya, Yuki berlari dengan sangat cepat saking cepatnya gerakan Yuki, waktu seakan melambat bahkan berhenti.


Dengan dengan gerakan yang setara dengan cahaya, Yuki memberikan masing-masing untuk Shaman Lizard dan White Angel 100 tebasan dan serangan itu membuat White Angel dan Shaman Lizard terhuyung dan sedikit terhempas mundur.


"Kalian baik-baik saja?" Tanya Yuki membantu Nishimiya berdiri. Sedangkan Shizuku dibantu oleh Jenghis.


"Bahkan dengan item dan kekuatan pemberian dari Tuan Gen aku masih saja tidak bisa menyelamatkan Tenzin dan Mori. SIALAN!!!" Cerca Nishimiya untuk dirinya sendiri.


"Itu hal yang tidak bisa dihindari dalam peperangan. Siapapun bisa mati. Itu bukan salahmu." Kata Jenghis mencoba menyemangati Nishimiya.


"LALU SALAH SIAPA??!!!" Bentak Nishimiya. Wajahnya tidak marah, tapi putus asa. Itu sangat terlihat jelas dari matanya yang merah karena sehabis menangis.


Yuki dengan sigap menarik kerah pakaian Nishimiya kemudian menampar wajahnya sampai membuat Nishimiya tersungkur ke tanah.


"Jika kau membutuhkan seseorang untuk disalahkan untuk kematian mereka maka salahkanlah aku. Masalah selesai bukan? Sekarang aku tanya kepadamu." Yuki menarik lengan Nishimiya dengan kasar untuk membantunya berdiri. Wajah mereka hanya berjarak beberapa senti. Yuki memasang wajah dimana menunjukkan dia tidak sedang main-main.


"Lalu siapa yang akan bertanggung jawab akan kematian para prajurit Panthera yang gugur dalam berperang untuk membantu kita?! Mereka bahkan tidak tahu apa asal usul perang ini. Mereka hanya mengikuti arahan dari ratu mereka sedangkan ratu Panthera mengerahkan pasukan sebanyak itu untuk membantu kita dari masalah kita. Siapa yang akan menjawab pertanyaan yang akan dilontarkan para keluarga dan orang-orang yang korban tinggalkan? AKU TANYA NISHIMIYA! SIAPA YANG AKAN MEREKA SALAHKAN ATAS KEMATIAN MEREKA??!!!! KITAAA!!!!!!! PIHAK KITA!!! Jangan kau kira dengan menyalahkan diri sendiri mau pun orang lain bisa menyelesaikan masalah ini. Untuk saat ini fokuslah kepada musuhmu. Kau paham?" Yuki akhirnya berceramah panjang kali lebar kali tinggi ke Nishimiya. Benar-benar sosok pemimpin. Tidak salah jika gelar Grand Master diberikan untuk Yuki.


"AKU TANYA APAKAH KAU PAHAM??!!" bentak Yuki. dengan cepat Nishimiya mengangguk. Yuki segera mendorong Nishimiya untuk menjauh.


Shaman Lizard dan White Angel pun mendekati mereka setelah luka mereka sembuh karena efek regenerasi milik mereka.


"Gara-garamu, serangan yang ku berikan kepada mereka untuk mengulur waktu dan menyusun strategi menjadi sia-sia. Ada yang punya rencana?" Gerutu Yuki menyarungkan kembali.


Tiba-tiba dari lubang yang mereka buat dari pertarungan tadi muncul ribuan hujan anak panah cahaya yang sangat deras.


"Aku ada." Kata Nishimiya. Kemudian Nishimiya menjelaskan strategi dan rencananya.

__ADS_1


Shizuku, Yuki, dan Jenghis pun berlari dengan kemampuan mereka. Jenghis menggunakan kereta kudanya, Shizuku dengan tubuh setengah kudanya, dan Yuki menggunakan kecepatan supernya untuk menebas kaki-kaki White Angel dan Shaman Lizard.


"Kemari kau reptil! Hanya itu yang kau bisa?!!" Ejek Shizuku.


"Wanita ****** sepertimu memiliki nama sebagus itu? Tidak cocok woi!!!" Ejek Jenghis.


Shaman Lizard dan White Angel pun berbalik ke arah mereka berdua dan mencoba menyerang mereka tapi semua serangan mereka bisa dihindari dengan sangat mudah karena kecepatan mereka bertiga.


"Hah! Ternyata hanya itu yang kalian bisa? Payah sekali!" Kata Yuki. White Angel dengan cepat menerjang maju dan menyerang menggunakan pedangnya secara bertubi-tubi. Sekali lagi Yuki bisa menghindarinya.


"Bahkan wajah Taro peliharaan milik kakakku masih lebih menarik dilihat daripada denganmu! Aku heran kenapa Smith mau memeliharamu." Ejek Shizuku.


Dengan sangat marah dan murka, Shaman Lizard megaum dengan sangat keras bahkan sampai menggema dan sepertinya suaranya sampai ke permukaan. Shaman Lizard menarik kembali energi manna yang ada di tambang Oorvloed menggunakan galah-galah karang yang ada di punggungnya.


Setelah terkumpul Shaman Lizard mengeluarkan 5 lingkaran sihir di udara secara berjejer di depannya.


Tersisa beberapa meter jarak mereka dengan lubang yang ada di langit-langit. Itu sudah cukup dekat.


"SEKARANG NISHIMIYA!!!!" Bentak Yuki mendorong Jenghis dan Shizuku menggunakan kemampuannya kecepatan supernya menjauh.


Nishimiya yang sudah mengumpulkan energi manna mirip dengan cara Lizard Shaman menembakkan energi manna dalam jumlah yang sangat besar dan dahsyat ke arah Shaman Lizard dan White Angel yang memunggungi Nishimiya. Sampai-sampai seluruh tambang bercahaya berwarna ungu terang.


Terlihat dengan samar-samar kalau Shaman Lizard dan white Angel terdorong mundur menuju ke hujan anak panah cahaya tersebut. Itu tujuan dari rencana dari Nishimiya. Menghabisi Shaman Lizard dan White angel dengan hujan anak panah cahaya itu. Tapi sepertinya tidak selancar itu.


White Angel dan Shaman Lizard menyadari rencana itu. White Angel kemudian mengaktifkan tameng kepala singanya. Kepala singa yang ada di permukaan tameng membuka mulutnya dan menembakkan energi manna untuk menahan serangan Nishimiya. Begitu juga dengan Shaman Lizard yang juga membuka sepuluh lingkaran sihir dan menembakan laser beam untuk membantu White Angel.


"Astaga padahal tinggal 2 meter lagi." Kata Jenghis geram dan gemas.


"BANTU NISHIMIYA UNTUK MENDORONG DUA CECUNGUK INI!!!" Shizuku dengan tanpa ragu mendorong dan menghantamkan tubuhnya untuk mendorong White Angel.

__ADS_1


"Nekat juga kau, Shizuku!" Yuki pun mengikuti teladan Shizuku dengan menyayati kedua kaki Shaman Lizard.


"Astaga! Kalian manusia ini benar-benar tidak tahu arti kata menyerah ya!" Kata Jenghis yang ikut-ikut membantu Yuki dan Shizuku untuk mendorong mundur Shaman Lizard dan White Angel.


Usaha mereka membuahkan hasil dengan kedua kaki White Angel dan Shaman Lizard yang terpotong sehingga membuat mereka terjatuh ke belakang karena dorongan tembakan manna milik Nishimiya.


Tapi hal yang tidak diinginkan terjadi. Hujan ribuan panah cahaya itu berhenti tepat sebelum Shaman Lizard dan White Angel tergeletak di bawah langit-langit.


Seluruh tim sudah mencapai batas mereka akan rencana yang di buat Nishimiya. White Angel dan Shaman Lizard segera bangun dari posisi terkapar mereka dan mencoba memberikan serangan terakhir untuk Yuki, Jenghis, Shizuku dan Nishimiya. White Angel dengan tameng kepala singanya dan Shaman Lizard dengan 4 lingkaran sihirnya.


Nishimiya terkekeh.


"Apakah dengan ini aku menyusulmu Tenzin?" Tanya Nishimiya dengan pasrah.


Keempat pejuang wanita itu sudah pasrah akan nasib mereka. Namun keajaiban terjadi. Tubuh Shaman Lizard terpotong dan terbelah menjadi 2 seperti pinang. White Angel tertusuk ribuan ribuan rantai-rantai emas kemudian meledak.


"Aku suka ekspresi pasrah kalian. Seharusnya kalian tunjukan itu kepada Tuan Gen." Kata salah satu dari 3 sosok yang turun dari lubang langit-langit.


"Kenapa baru datang sekarang?!" Tanya Shizuku dengan kesal.


"Kami saja baru sadar ketika kadal ini mengaum. Jadi kami memeriksanya sebelum Panah-panah dari Atalanta dilepaskan." Jawab Ikaris mengangkat bahunya seolah meminta untuk tidak disalahkan.


3 sosok itu adalah Ikaris, Abimanyu, dan Enkidu. Enkidu sempat melihat mayat Smith dan Mori yang tergeletak tak jauh dari tempat mereka mendarat.


"Hanya kalian yang tersisa ya?" Tanya Enkidu. Semua orang hanya bisa menunduk seperti orang yang mengheningkan cipta.


Tiba-tiba terdengar telepati. Suara telepati itu berasal dari Alice.


"Bagi yang mendengar dan masih selamat ini maka kalian terpilih dalam rencanaku dalam menyelesaikan peperangan ini. Buat formasi untuk menembus barisan Gog Magog sehingga kita bisa mendekati untuk menghancurkan tembok Zulkarnaen. Dengan hancurnya tembok itu maka kemenangan perang ini akan jadi miliki kita. Untuk saat ini pasukanku masih bisa menekan mereka tapi tidak bisa terlalu lama. Jadi cepatlah selagi pasukanku masih bisa berdiri." Kata Alice melalui telepati.

__ADS_1


__ADS_2