
"Hmm... " Hades menggeram melihat pujaan hatinya tersungkur dengan keadaan sudah tidak bernyawa. Hades kemudian merapalkan sesuatu ke tubuh jasad Persephone.
"Καθάρισμα." Yang berbunyi "Kathárisma." Yang berarti pembersihan. Tubuh Persephone seketika pulih kembali dan menjadi segar. Pakaian dan zirah perang Persephone diubah oleh Hades menjadi gaun yang indah berwarna hijau kehitaman.
Hades kemudian memunculkan sebuah peti mati dari permukaan tanah yang di dalamnya sudah berisi bunga-bunga yang terdiri dari berbagai jenis seperti bunga Tulip, Marigold, Anggrek, Poppy merah, Mawar hitam, Anyelir, dan Krisan yang disusun secara rapi.
Hades kemudian menggendong jasad istrinya yang sudah ia rias sendiri ke dalam peti mati itu. Hades kemudian mengecupkan ciuman terakhir untuk terakhir kalinya ke kedua pipi Persephone. Para Moirai yang entah darimana muncul dari balik tubuh Hades kemudian mengangkat peti mati Persephone dan membawanya pergi entah kemana jauh ke belakang Hades.
dalam mitologi Yunani adalah tiga orang dewi takdir, mereka disebut Moirai. Mereka mengendalikan nasib setiap manusia sejak lahir hingga mati. Dalam mitologi Romawi mereka dikenal sebagai Parkae. Mereka juga disebutkan dalam budaya-budaya yang diturunkan dari mitologi Proto-Indo-Eropa.
Peran Moirai adalah untuk memastikan bahwa semua makhluk, baik fana maupun kekal, menghidupi takdir mereka yang telah diputuskan berdasarkan hukum semesta. Bagi makhluk fana, takdir mereka direpresentasikan sebagai gulungan benang dari sebuah alat pemintal. Secara umum, mereka memiliki kedudukan di atas para dewa lainnya dengan peran mereka sebagai pengatur takdir, meski begitu dalam beberapa representasi Zeus sebagai pemimpin para dewa dapat memerintah mereka dengan kekuasaannya.
Bahkan para dewa sekalipun tidak berani pada Moirai, meskipun tidak diketahui sejauh mana kekuasaan Moirai terhadap takdir para dewa. Menurut pendeta Pithia di Delphi, Zeus juga tunduk pada kekuasaan Moirai. Hesiod menulis, "Zeus sangat menghormati Moirai".
Melihat semua itu terasa ironis dan membuatku ingin tertawa dan mual di saat yang bersamaan.
"Bahkan dewa penguasa dunia bawah tidak bisa berbuat apapun terhadap ratunya sendiri ketika dimakamkan oleh para Moirai. Setakut itu kah kalian para dewa dengan 3 anak haram dari hubungan Zeus dengan Themis?" Ujarku kepada Hades. 3 kepala Cerberus langsung menjalak dengan galak mendengar ucapanku itu.
"Aku harap kau tidak menyesali keputusan dalam membunuh istriku, OVERLORD." Kata Hades yang kembali duduk di atas punggung Cerberus.
"Butuh usaha lebih dari sekedar menjadi mayat untuk bisa mengalahkanku, Hades." Balas ku.
__ADS_1
"Karena itu aku memanggil Kavaleri." Ujar Hades mengangkat Bident atau Dwisulanya. Apa yang ingin coba dia lakukan?
Tiba-tiba sesuatu yang sangat besar dan bersinar menghantam ku ke bawah dengan sangat kencang bahkan sampai aku masuk ke dalam permukaan tanah underworld. Ini tidak mungkin. Bagaimana ada sesuatu yang begitu bercahaya di dalam Underworld?!Kugunakan Skill Shadow army ku untuk memanggil Obsidian Gydra.
Obsidian Gydra kemudian mencoba mengangkat sesuatu yang menghantam ku dari atas tadi. Meskipun tampak kesulitan dalam menyingkirkannya tapi akhirnya aku berhasil bebas dari benda yang menghantam ku dari atas tadi.
Ketika aku melihat ke atas aku menjadi paham kenapa Gydra cukup kesulitan dalam mengangkatnya. Aku pun melompat keluar dari lubang bekas tonjokan raksasa itu. Dalam tonjokan makhluk itu sedalam 20 meter. Dalam juga.
"Maafkan aku tuanku." Gydra memohon meminta maaf kepadaku dengan berlutut.
"Dimaafkan." ujarku sambil menutupi wajah dan mataku karena makhluk yang menonjol ku sampai ke dalam kawah sedalam 20 meter itu cukup bersinar.
"Pembebasan bersyarat ya... Hyperion?" Tanyaku kepada Titan yang bercahaya itu. Titan adalah musuh para dewa-dewi di mitologi Yunani. Meskipun tidak semua Titan menjadi musuh para dewa tapi Hyperion adalah salah satu yang menentang para dewa-dewi Olympus di bawah panji Kronos saat Titanomakhia, sang Titan penguasa timur dan Titan Cahaya.
"Para Titan adalah salah satu ras dari sekian banyak ras Invest. Penguasa sebelum kami dewata. Mari kita lihat apakah OVERLORD sepertimu bisa bertingkah di hadapan para primordial Invest seperti para Titan." Kata Hades yang entah kenapa dia cukup menikmati melihat situasi ku saat ini.
"Invest?" Tanyaku.
"Intinya mitologi yang kau ketahui selama ini itu tidak sesuai dengan realitas aslinya. OVERLORD pertama lah yang mengubahnya sehingga menjadikan dunia asalmu sebagai dunia prime alias dunia utama dari semua cabang dunia parallel." Jelas Hades.
Mendengar beberapa penjelasan dari Hades terutama di bagian penyebutan OVERLORD membuatku menjadi lebih percaya dengan ucapan Riza saat pertama kali bertemu.
__ADS_1
...****************...
"OVERLORD adalah makhluk yang tidak seharusnya ada. Dia tercipta dari takdir kejam yang membuatnya menjadi objek yang di salahkan dan musuh utama di Perang Mitologi. Titan Penguasa waktu Kronos, Raja Kera Son Goku, Rama sang pemanah. Mereka semua adalah reinkarnasi OVERLORD termasuk dirimu." Jelas Razor.
"Dan Perang Mitologi adalah senjata mutakhir untuk membunuh para OVERLORD. Dikarenakan kalian adalah makhluk dengan kekuatan misterius dan dahsyat, maka cara membunuh kalian pun cukup unik yaitu dengan membuat orang hidup, orang mati, orang dari masa lampau, dan masa kini dikumpulkan bekerja sama. Itulah Ousama dan Slave. Tapi tak kusangka perang kali ini para dewa turun tangan dan berpartisipasi dalam perang ini. Dan aku juga terkejut kalau ada seorang Ousama yang bisa membuat kontrak dengan para dewa menjadi Slave." Sambung Razor.
(Kutipan dari chapter 06)
...****************...
"Sepertinya OVERLORD pertama melakukan pesta besar-besar yang diberi nama perang Mitologi pertama kali di dunia asalku untuk melawan makhluk bernama Invest ini. Dan katamu tadi juga ada benarnya juga jika mitologi dengan kenyataan di dunia ini sangat berbeda. Itu terlihat jelas dari salah satu wanitaku yang juga seorang dewi seperti kalian." Kataku mencoba memastikan.
Aku tiba-tiba teringat Yuna kalau aslinya Tsukuyomi adalah seorang dewa bukan dewi. Apakah ini salah satu dari letak yang berbeda dari mitologi aslinya dari perkataan Hades?
"Kau mempercayai itu?" Tanya Hades.
"Ada bukti otentiknya. Kenapa tidak?" Ujarku. Tiba-tiba aku mendengar sebuah besi yang bergemeletuk. Aku menebak kalau Thanatos sudah gatal ingin menebas dari belakang.
"Lebih baik jangan, Thanatos. Aku tidak akan memberikan kelonggaran seperti yang kulakukan kepada Persephone. Lebih baik kau mengantre." Ujarku memberi saran.
"Dia benar." Ujar Hades mengiyakan.
__ADS_1
Obsidian Gydra pun mengulurkan tangannya kepadaku. Aku pun menaiki ukuran telapak tangannya kemudian melompat ke atas kepalanya.
"Mari kita lihat seberapa kuat Gydra jika harus melawan Titan dari mitologi Yunani." Kataku. Yah meskipun besar dan tinggi Gydra hanya 1/3 dari Hyperion.