Alternative/Overwatch

Alternative/Overwatch
PvP : Player vs Player


__ADS_3

(Sudut Pandang : Yuna)


Apa?! Mereka diciptakan oleh Tuan Gen? Apa maksudnya?! Aku langsung menoleh ke arah Envy, Wrath, dan Pride.


"Bagaimana bisa?!" Teriakku secara reflek.


"Yang mereka katakan benar, Yuna." Kata Alice dari kejauhan.


"Di TSO, kami para pemain diberi banyak fitur dan kebebasan dalam memainkan game ini. Salah satunya adalah membuat NPC atau bisa disebut Non Player Character. Karena terdapat fitur itu Gen menciptakan mereka. Tujuh dosa mematikan manusia. Envy (Iri hati), Wrath (Amarah), Pride (Keangkuhan), Lust (Hawa nafsu), Gluttony (Kerakusan), Greed (Keserakahan), Sloth (Kemalasan). Semuanya jelas berlevel 100 dan memiliki banyak skill langka yang bahkan para pemain TSO tidak memilikinya. Aku juga tidak tahu apa alasan mereka mengincar kita?" Jelas Alice.


Yang bisa kusimpulkan adalah mereka bertiga adalah makhluk-makhluk yang diciptakan oleh tuanku sendiri. Bagaimana cara membuatnya jelas aku tidak tahu. Tapi melihat cara mereka bertarung dan kedahsyatannya, membuatku semakin percaya kalau mereka adalah ciptaan dari Tuan Gen.


"Tidak hanya itu, Alice. Setelah para pemain yang login terjebak di dunia ini, para NPC pun juga mendapatkan kebebasan dalam bergerak. Tidak sekedar mengikuti perintah mentah dari para pencipta." Kata seseorang yang menembaki Alice dengan senapan.


"Hmm akhirnya kau berucap juga. Sebagai sesama pemain TSO, kenapa kau ada di sini, Killhunger?" Tanya Alice.


"Tentu saja karena uang, Alice. Aku dibayar untuk membunuh pemilik tanah kekaisaran ini. Dan sebagai tentara bayaran dan pencari tropi di dunia TSO aku tidak akan melewatkannya." Jawab Killhunger dengan santainya dari kejauhan. Alice melirik ke arahku kemudian melihat lagi ke arah Killhunger.

__ADS_1


"Hmm begitu. Jadi kau yang membocorkan informasi tentang statusku di tempat ini kepada Envy. Benar-benar tidak tahu diri. Padahal aku membiarkanmu dan Jester berkeliaran di kerajaanku. Aku rasa Jester lebih berotak karena tidak menggangguku dibandingkan dirimu." Kata Alice.


"Jangan kau samakan aku dengan si maniak badut itu. Lagi pula tempat ini sudah menjadi tempat berburuku disini jauh sebelum Valon memberikan tanah ini kepadamu." Killhunger menembak lagi dan di balas dengan tembakkan pedang dari portal Treasure Of Babylon milik Alice. sudah berkali-kali Killhunger menembakkan senapannya tapi semuanya terhalangi oleh senjata-senjata Alice.


"Seperti yang diharapkan dari seorang magic caster level 100. Tapi aku tidak menyangka kau memiliki trik lain yang tidak dikatakan informanku. Kau sudah menembakkan sekitar 24 pedang, 19 tombak, 30 pisau, dan 11 kapak. Aku tidak pernah tahu kalau kau seorang magic caster yang memiliki banyak sekali senjata magic kemudian melemparkannya begitu saja seperti tembakan anak panah. Kau sengaja menyembunyikannya?" Killhunger begitu penasaran.


Alice tersenyum. "Kenapa kau tidak turun saja? Aku tahu kau sudah menghabiskan 4 magazine sniper. Ayo kita selesaikan ini. Jika Valon the Dragnel datang sebelum aku mengatasimu maka aku akan sangat tidak sopan kepadanya." Kata Alice mengeluarkan ribuan portal Treasure Of Babylon. Itu pertama kalinya aku melihat Alice membuka portal sebanyak ini.


Tanpa ragu dan memberi kesempatan musuhnya, Alice langsung menembakkan seluruh senjata dari setiap portal yang ada. Salah satu bangunan istana didepannya meledak dan hancur berkeping-keping. Asap hitam mengepul begitu tebal karena ledakan tadi.


"Kau wanita yang mengerikan ya. Aku bahkan harus menggunakan item ini. Tapi aku rasa kau cukup pantas sehingga membuatku untuk memakainya." Killhunger mengibaskan tangan kanannya dan membuat asap di sekitarnya memperlihatkan dirinya.


"Seperti yang diharapkan dari wakil ketua Guild Apocalypse. Kau bahkan masih mengingat komposisi item ini." Killhunger terkesan. Tubuh Killhunger mulai tertutupi semacam baju zirah hitam tipis bermotif corak loreng harimau dan cheetah dengan motif berwarna oranye. kepala dan wajahnya pun tertutup sepenuhnya dengan helm berbentuk kepala singa jantan dengan rambut hitam yang lebat.


"Magic skill : Legend Of Sarutobi, Strong mountain, Anti-magic Shield." Sepertinya Killhunger sedang merapal mantra-mantra magic skill yang ingin dia pakai.


Dengan gerakan super cepat dan tangkas, Killhunger melaju menyerang Alice dengan cakarnya. Tapi Alice langsung mengeluarkan tameng emas dari portal yang berada di bawahnya dan membuat serangan Killhunger terblokir. Killhunger pun menyerang dengan agresif dan bertubi-tubi mencoba menghancurkan tameng emas tersebut tapi tak kunjung hancur.

__ADS_1


Alice tidak tinggal diam, dia mengeluarkan portal tepat di samping kiri dan kanan Killhunger dan menembakkan 2 kapak ke arahnya. Kedua kapak itu telak mengenai kedua lengan atas Killhunger. Tapi dia tidak terkena dampaknya. Aura hijau terang dan oranye keluar dari tubuh Killhunger dan menghilang 3 detik setelah terkena serangan kapak tadi. Sepertinya magic skill : Strong Mountain dan anti-magic skill aktif. Killhunger pun mundur dengan bersalto ke belakang. Killhunger tahu kalau Alice akan menggunakan senjata tajam untuk menyerangnya maka dari itu dia merapalnya.


"Great Summon item weapon." setelah merapalnya, Killhunger memanggil senapan berupa sniper. dia kemudian menembak mengarah ke tameng Alice. tameng Alice hancur setelah terkena peluru itu. Killhunger menembak lagi. Kali ini Alice menggunakan pedangnya untuk mengcover dirinya. pedangnya juga hancur seperti kaca pecah. Peluru itu mengenai beberapa helai rambut Alice.


"Peluru anti-magic. bisa didapatkan dan dibeli hanya untuk para job class : marksman atau shooter berlevel di atas 75 dengan syarat bisa membunuh 10 pemain magic caster berlevel 80 ke atas menggunakan pistol dalam waktu sehari. Kuharap kau tahu itu Alice." Jelas Killhunger. Dia bahkan membocorkan informasi dan rahasia senjatanya.


"Jangan khawatir. masih banyak cara untuk bisa menang darimu." Balas Alice. Alice mengeluarkan beberapa portal dari bawah pijakan Killhunger. ratusan pedang, tombak, dan senjata-senjata yan lain menjulang dari tanah tersebut dan membuat Killhunger harus berpindah tempat menggunakan Magic skill : Legend Of Sarutobi agar bisa menghindari dan mengimbangi kecepatan senjata-senjata yang berusaha menusuk kakinya. Tidak sampai situ, Alice terus mengeluarkan portal di bawah Killhunger setiap dia berpindah tempat.


"Aku cukup membuatmu tidak bisa menembakku dengan sniper itu." Kata Alice. Karena sniper membebaninya maka dia terpaksa menjatuhkan snipernya dan hancur terkena tusukan ribuan senjata. Alice pun berhenti mengeluarkan portal.


"Reputasimu sebagai pembunuh magic caster di server ini juga bukan bualan." Kata Alice melirik dengan hina ke arah Killhunger. Killhunger melihat ke arah Envy. Envy mengangguk seperti memberi sebuah isyarat dengan tersenyum.


"Sepertinya aku harus mundur di PvP kali ini. Kita anggap ini seimbang saja Alice. Tapi di lain waktu aku akan mendapat hadiah dari kepalamu itu." Killhunger mengeluarkan balok kristal berwarna kuning cerah. Setelah komat-komit, kristal itu pecah dan Killhunger pun pergi seperti teleportasi.


"Jangan membuatku repot nona muda. Bayanganmu membuatku kerepotan." Kata Wrath mendatangiku. tubuhku masih lemas dan masih terduduk.


Pride, Envy, dan Kraven pergi menghadap ke arah Alice. Kenapa Kraven tidak menyerang mereka? Apakah dia.......berkhianat?!

__ADS_1


"Kraven kenapa kau-" Sebelum aku menyelesaikan kalimatku tengkukku dipukul sangat keras dan membuatku kehilangan kesadaran.


__ADS_2