
"Pergilah ke benua kutub utara. Pastikan semua orang-orangku untuk tetap aman. Laporannya sampaikan saja lewat sambungan empati." Kataku kepada Ikaris.
"Dimengerti, master." Dengan cepat Ikaris berteleport menggunakan sambaran petir. Aku harap kalian baik-baik saja. Alice, Yuna.
Aku segera menggendong Naava dan membawanya untuk berteleport menuju ke pantai ditempat pertarungan tadi. Benar-benar bencana. Aku tidak menyangka kalau pertarungan tadi akan menghasilkan dampak sebesar ini.
"5 tetua. Aku membutuhkan kalian. Datanglah." dalam sekian detik semuanya berkumpul didepanku dengan posisi berlutut dan menundukkan kepala mereka.
Kulemparkan beberapa item milikku kepada mereka yang kuambil dari inventory-ku.
"Gunakan item-item itu. Dan bersiaplah. Kita akan bermain petak umpet dengan beberapa tikus." Perintahku.
Envy, jangan kau pikir bisa lari setelah meludahi wajahku ini!!! Aku tanpa sadar mengeluarkan aura mengerikan dari sekujur tubuhku karena aku tidak bisa meredam emosiku. Para tetua bahkan tidak bisa mengendalikan raut wajah mereka setelah merasakan dan melihat aura milikku.
"Sesuai keinginan anda, tuanku." Kata mereka bersamaan dengan nada orang yang baru saja disidang dan di introgasi.
Untuk Tenzin kuberikan dia item berupa potion.
"Tenzin minum potion itu hingga habis tak tersisa." Perintahku. Tenzin tanpa ragu segera membuka tutup botol potion itu dan meminumnya hingga habis dalam sekali teguk. Perubahan mulai terjadi. Kulit-kulit Tenzin mulai membengkak dan mengeras, kulit-kulitnya berubah menjadi hitam gelap, kuku-kukunya mulai memanjang. Tepat ditulang ekornya muncul ekor serigala berbulu hitam, mulutnya mulai membentuk moncong serigala dan berlinangan air liur, matanya yang berwarna cokelat berubah warna menjadi merah menyala tanpa pupil.
Tubuh dan kulitnya yang mengeras membentuk cangkang armor sekeras berlian. Rambutnya tumbuh dari kepalanya yang botak. Potion miror, potion yang mengungkap isi hati peminumnya, itu yang ada di notifikasi item ini. Jika di TSO digunakan sebagai item shop untuk merubah ras dan job class pemain dan hanya berefek sementara. Aku tidak menyangka kalau di dunia ini bakal berefek sama seperti di notifikasinya.
"Bagaimana perasaanmu Tenzin? Ini adalah wujud yang sangat kau inginkan, bukan?" Tanyaku. Bukannya malah takut tapi Tenzin malah kegirangan. Sampai-sampai dia tertawa dan membuat air liurnya kemana-mana.
Para tetua yang ada disampingnya merasa ngeri dan takut melihat wujud Tenzin yang kini bukan wujud manusia lagi.
__ADS_1
"TUAAAN!!!! JUSTRU SAYA SUDAH MENANTIKAN HAL SEPERTI INI!!!! FISIK MELEBIHI MANUSIA, INDRA YANG SANGAT PEKA TERHADAP RANGSANGAN!!! Saya merasa lebih hidup sekarang. Saya bahkan sampai kebingunan bagaimana cara membalas kebaikan anda ini. Saya Tenzin, akan bersumpah untuk lebih bekerja keras dan lebih loyal dalam melayani anda." Tenzin pun mulai berlutut kembali.
"Baiklah kalau begitu." Kataku. Aku pun melirik Shizuku yang tampak ketakutan karena item pemberiannya sama seperti milik Tenzin.
"Ada apa, Shizuku? Apakah kau kurang puas mendapat hadiah dariku?" Tanyaku. Shizuku semakin tidak karuan.
"Ti-tidak, saya...." Shizuku berusaha menjawabku tapi terlalu takut karena derajat, kekuatan, dan level kami yang sangat jauh berbeda.
"Kalau begitu kuberi kau satu item lagi jikalau masih kurang." Kulempar sebuah pedang ke arahnya. pedang itu menancap tepat di depan potion miror nya. Karena merasa tidak enakan, Shizuku segera meminumnya. Shizuka hampir tidak bisa menghentikan adiknya. Aku tidak menyangka kalau Perubahan Shizuku adalah iblis kuda. Tubuhnya mengeras dan membentuk armor. Dibahunya membentuk 2 kepala kuda unicorn. Kepalanya menumbuhkan tanduk unicorn, moncong kuda di mulutnya mulai terbentuk, rambutnya mulai bertambah panjang dan berubah menajdi berwarna putih. Tubuhnya juga berubah menjadi putih pucat. matanya bahkan menjadi putih pucat, wajahnya juga ditutupi cangkang putih membentuk kepala kuda. dari pinggang kebawah, tubuh Shizuka berubah menjadi tubuh kuda.
Shizuku yang masih terengah-engah tidak sengaja memegang gagang pedang pemberianku. Tubuh monsternya pun berevolusi. Menjadi lebih mengerikan dari sebelumnya. Seperti kuda setan.
"Bagaimana, Shizuku? Kau menyukai tubuh impianmu? Karena kau sepertinya masih malu-malu menerima hadiah dariku maka pedang pemberianku itu akan menyimpan wujud impianmu ini." Jelasku.
Dengan perlahan tubuh Shizuku kembali kebentuk manusianya. Iya, pedang itu adalah kunci perubahan milik Shizuka. Shizuka kemudian berlutut kembali.
"Saya berterima kasih, tuanku. Tapi dengan pemberian tubuh ini saya sudah sangat bersyukur. Saya akan membiasakannya." Jawab Tenzin.
"Baiklah kalau begitu. Sekarang Shizuku...." Kataku menatapnya. Shizuku yang memang tipikal pemalu menatapku dengan ketakutan.
"Tidak perlu takut begitu. Hadiahmu berbeda dengan kakakmu. Kuberikan kau sesuatu yang berguna." Kataku. Shizuka dengan ragu memegang item itu. Setelah itu muncul monster seperti reptil berwarna putih pucat di belakangnya ketika Shizuka memasang item berupa cincin yang kuberikan.
"Sebagai magic caster kau perlu hewan peliharaan yang patuh. maka aku memberikanmu pet." Kataku.
"Namanya terserah padamu. Kau juga tidak perlu sungkan untuk meminjam sesuatu kepadanya. Entah itu rune, scroll, manna, atau bahkan magic item. Makhluk itu akan memberikannya secara cuma-cuma." Jelasku.
__ADS_1
Reptil itu kudapatkan dari event solo di d*un***geon. setelah itu aku juga harus membeli battle pass-nya untuk bisa mengendalikan reptil itu. Meskipun menghabiskan sekitar 3 juta cash. Tapi pengeluaran itu tertutupi dengan fungsi dan skill reptil ini. Untuk tingkatan pet nya cukup tinggi yaitu Double S. Tingkatan dimulai dari D, C, B, A, S, Double S (SS), dan paling tinggi Triple S (SSS) seperti Ikaris.
"Te-te-terima kasih banyak, Tu-tuanku." kata Shizuka dengan berlutut. Aku harap kalian bisa akrab. Aku pun melirik ke arah Nishimiya.
"Nishimiya." Kataku memanggilnya.
"iya, tuanku?" Responnya. Aku cukup terkesan dia masih tenang untuk saat ini.
"Cobalah untuk congkak ketika memakainya." Aku mencoba memperingatkannya. Master Mind Coat. Item yang kubeli dan mendapat diskon sebanyak 50% ketika Event luar angkasa. Aku juga sudah meningkatkan level dan stat-nya hingga mentok. Berwarna hitam berkilau dengan hiasan emas dan perak membentuk tulisan aksara kuno. Meningkatkan kemampuan psikis penggunanya hingga melebihi stat level standar penggunanya hingga 10 kali lipat dan memiliki efek khusus berupa mengendalikan gravitasi di sekitar penggunanya.
"Aku juga memberimu ini. Cobalah sesuatu yang berat." Kataku mengeluarkan item berupa cakram sebesar hoola hoop, boomerang sebesar papan selancar, dan tombak sebesar jangkar kapal. Dengan sangat mudah, Nishimiya memutar-mutar 3 senjata raksasa itu dengan sangat lihai. bahkan Nishimiya dengan sangat cepat menguasainya. Terlihat ketika dia memotong batu karang dengan irisan yang halus dan rapi.
"Mori, buat mereka menjadi samsakmu." Kataku kepada Mori.
Kuberi Mori salah satu armor kelas legend-ku. Hanoman Armored. Meningkatkan kekuatan dan daya ledak penggunanya hingga menyamai level zirah itu sendiri. Ketika Mori menggunakannya tampak sangat cocok.
"Dengan begini permainan petak umpet pun dimulai. Mori dengan Bad Hero, Shizuku dengan Royale Flush, Nishimiya dengan Jester, Shizuka dengan Riza dan Jenghis, Tenzin dengan Yukki. Buru Envy dan anggota Apocalypse yang baru saja menyerang tempat ini. Tunjukkan sebuah penderitaan kepada siapa saja yang berani merendahkan sang OVERLORD." Kataku dengan tegas. Semua pun mengangguk dengan semangat. Mereka segara menyebar dan mulai berburu.
Master, Ini Ikaris. Akhirnya Ikaris memberi kabar.
Apakah semuanya aman? Tanyaku.
Tiba-tiba Alice menghubungiku dengan suara bergetar melalui sambungan empati.
Alice? Aku cukup kebingungan mendengar suara Alice yang bergetar seperti ingin menangis.
__ADS_1
Kraven berkhianat. Dia membawa Yuna bersama dengan Envy. Semua ini sudah direncanakan olehnya. Envy sengaja mengambil segel kontrakmu dengan Hassan dan membuatmu pergi dari benua kutub sebagai umpan, dia juga yang membawa para mata-mata ke kepulauan assassin untuk mengulur waktumu. Dia membuatku dan yang lain terperangkap oleh dari 4 pain Apocalypse sehingga kita tidak bisa berkomunikasi. Karena itu Killhunger segera menyusulmu menggunakan crystal teleport untuk mengulur waktu sampai Kraven membawa Yuna menjauh dari Benua Kutub Utara. Jelas Alice yang akhirnya menangis.