ANTARA DUA PERASAAN

ANTARA DUA PERASAAN
Para Ibu-ibu, Bar-bar.


__ADS_3

Acara resepsi pernikahan, begitu meriah dan tamu undangan mulai berdatangan.


Al, diam-diam memotret Laila. tapi, aksinya sudah ketahuan dengan cepat Laila menutupi wajahnya.



Silih berganti,para tamu naik ke atas pelaminan untuk mengucapkan selamat atas pernikahan mereka.


Laila,nampak kagum dengan kecantikan para wanita rekan bisnis Suaminya.Namun beberapa saja, teman Laila yang datang. Karena Laila,tidak banyak memiliki teman. Tidak seperti Al, begitu banyak sekali.


Bahkan, para tamu undangan juga bergantian untuk berfoto bersama. Momen langka,bagi kaum wanita bisa berfoto dengan Al seorang pembisnis ternama.


Laila,sebisa mungkin bersikap biasa. di saat teman dan rekan bisnis wanita lainnya. mereka mengajak berfoto bersama,apa lagi pakaian yang melekat pada tubuhnya seperti kurang bahan. Di saat pria lain, ingin berfoto bersama Laila. tentu saja Al, langsung mencegahnya atau ikut bersama.


Mau tak mau, mereka harus mengikuti kemauannya Al. karena mereka,takut kepada Al. Apa lagi tatapan tajam, ke arah mereka. sehingga,nyali mereka langsung ciut.


Setelah mengucapkan selamat kepada kedua mempelai pengantin,para tamu juga menikmati hidangan yang telah tersedia.


"Apa kau sakit hati,di saat perempuan yang kau cintai telah bersanding di pelaminan". Tanya Kendra,kepada Arkana. Ia juga meneguk segelas air,yang di tangannya.


"Berisik,jangan menjadi penjilat segala. Bukankah,kau juga gagal menikah dengan Shelly". Arkana, langsung membalas perkataan Kendra.


"Ck,tidak masalah. Bukankah, perempuan lain juga banyak. Lihatlah,di sini juga terlihat beberapa perempuan yang termasuk tipeku". Ucap Kendra,namun pandangannya tak luput dari Shelly.


Bahkan para model wanita lainnya, nampak sakit hati karena melihat sang pujaan hati telah menikah dengan perempuan lain.


"Pantesan saja,jika Tuan Al tidak tertarik sedikitpun kepada kita. Sedangkan, Tuan Al menyukai tipe perempuan tertutup. Huuufff,hanya sia-sia saja. Aku berpakaian seksi dan berdandan habis-habisan". Gerutu salah satu,model terkenal tersebut.


Bahkan,ada beberapa model lagi yang menggerutu dirinya sendiri. Karena tidak tahu, bagaimana tipe sesungguhnya untuk Al.


"Aku iri, mereka nampak serasi". ucap lainnya,yang terang-terangan memuji pasangan pengantin baru tersebut.

__ADS_1


Abraham, menggandeng tangan seorang perempuan cantik. Ia langsung menghampiri Ayunda,yang tengah berbincang hangat dengan temannya.


"Hai, Ayunda..". Ucap Abraham,ia tersenyum kecil.


Vivian dan Melisa, menyenggol lengan Ayunda. Karena Abraham, adalah satu penggemar Ayunda. Mulai dulu,hingga sekarang. bahkan, mereka masih curiga jika Abraham masih berharap kepada Ayunda.


"Hai, apakah dia anakmu? Cantik sekali". Ayunda, tersenyum manis.


"Salam kenal, Tante". Ucap Elvina, sambil mengulurkan tangannya.


Ayunda,tersenyum sumringah dan menyambut uluran tangan dari anak Abraham. Elvina,juga mencium punggung tangan Ayunda. Sontak membuat Ayunda,jadi salah tingkah.


"Ehhh...gak usah di cium juga gak papa". Ayunda,mengelus pucuk kepalanya Elvina.


"Gak papa kok, Ayunda. Anggap saja, pendekatan antara calon mamah mertua". Sahut Abraham, membuat Vivian dan Melisa tercengang mendengar nya.


Elvina,hanya tersipu malu-malu karena ayahnya. "Makasih Tante, namaku Elvina. Mungkin sudah tahu,dari papah".


"pergilah, perkenalkan dirimu". Abraham, mengijinkan anaknya menemui Kai. "Aku tidak sabar,suatu hari nanti. Hemmm...kita menjadi besan dan anak kita menikah". Kekehnya Abraham.


Membuat Ayunda, Vivian dan Melisa. Cekikikan tertawa, mendengar ucapan Abraham. "Ahhh... kamu bisa saja, Abraham". kekeh Ayunda.


"Siapa yang mau,besanan dengan kau. aku mana mau, menikahkan anakku dengan anak mu". Ucap seseorang yang baru datang, siapa lagi kalau bukan J.


"Eeehhh...calon besan, datang juga akhirnya". Abraham, menyebut kedatangan J. "jangan menolak seperti itulah,siapa tahu? anak kita jodoh dan mereka saling mencintai". kedip mata Abraham, membuat J muak melihat nya.


"Istriku, mengundang mu untuk mengucapkan selamat pernikahan anak kami. Bukan menemui istriku,sana pergi. Pelaminan ada di atas sana,bukan di sini". Kata J, dengan tegas.


Orang-orang sekitar tercengang mendengar ucapan J, mereka menjadi perhatian sekitar.


"Ternyata,aku memiliki calon besan sedikit pemarah. Ayolah,kita ke atas sana untuk berfoto bersama. Ayolah, Ayunda". Abraham, langsung merangkul pundak J. Ia tidak peduli dengan keadaan sekitar,apa lagi raut wajah J sudah kesal.

__ADS_1


"Setelah berfoto bersama,kau secepatnya pergi dari sini". Bisik J,namun Ayunda sempat mendengar ucapan Suaminya. "Aaauu....Aaaauuu,sakitt" J, meringis kesakitan karena pinggangnya di cubit oleh sang istri.


"Ini adalah hari kebahagiaan,anak kita. Kau main usir orang saja, ingat malam ini kau tidur di luar". Ancam Ayunda,ia sudah geram kepada suaminya. Yang selalu membuat keributan kepada Abraham,hingga menjadi tontonan sekitar.


J,hanya menghela nafas beratnya dan mengikuti kemauan sang istri saja. kalau tidak, bahaya bagi dirinya.


Mereka bertiga, berfoto bersama pengantin. Bermacam-macam gaya,namun J memaksa dirinya untuk tersenyum.


J,mengusap wajahnya dengan kasar. Saat melihat istrinya,tengah berfoto berdua dengan Abraham. Setelah berfoto bersama, Ayunda Langsung di tarik ke pelukkannya. Agar orang-orang tahu, bahwa Ayunda miliknya sendiri.


"Posesif, sekali". Decak Abraham,ia tengah mengejek J. Namun, J hanya membalas dengan senyuman smrik nya.


Regan, Farhan, Alex, Kevin dan Bimo. Mereka hanya menggeleng kepalanya,saat melihat sifat J yang begitu posesif terhadap Ayunda.


Sedangkan, Ayunda hanya pasrah saja. Ia takut melawan, karena sudah pasti akan di gendong J ke dalam kamar. Dia masih menikmati suasana, acara pernikahan anaknya.


Apa lagi para ibu-ibu,yang di dekat rumahnya juga pada kumpul-kumpulan. Ada yang berjoget-joget,di panggung saat bu RT menyumbangkan satu lagu. walaupun sudah tua,tetap suara masih muda. apa lagi ibu-ibu sosialita,yang ikut berbaur dengan mereka. sehingga, panggung penuh sampai ke bawah.


Laila,Al dan teman-temannya. Tertawa lepas bersama, melihat kelakuan mamahnya Al. Dengan pedenya, Dion dan Zakir. Mereka ikut serta, sambil menyawer para ibu-ibu.


"Asyekkkk...joget terusss...para ibu-ibu,yang cantik-cantik sekalian". ucap salah satu,artis yang ikut serta meramaikan acara.


Membuat para suami, memaksa sang istri jangan ikut-ikutan berjoget bersama. Apa lagi J, Regan, Farhan dan lainnya. Mereka hanya terbengong melihat kelakuan sang istri, terlalu bar-bar di saat mereka di satukan.


Para suami hanya diam dan menyaksikan, karena ancaman sang istri begitu mengerikan. J,yang terus-menerus mengawasi Abraham dan tak segan-segan menghalanginya.


J,takut jika Abraham. Malah ikut-ikutan berjoget bersama mereka,apa lagi di sana sudah ada Dion dan Zakir. Tak lama Shelly dan Herman,juga menyusul.


Laila,hanya cekikikan tertawa melihat kelakuan teman-temannya.


Al,yang tak henti-hentinya memandang wajah cantik Laila. Apa lagi di saat dia tertawa,ada ukiran senyuman di sudut bibir Al. Malam ini,aku adalah milikku Laila.batin Al,ia menyeringai tajam.

__ADS_1


__ADS_2