
Setiap langit punya lapisan atau tingkatan tersendiri. Langit terbagi menjadi 7 tingkat dan setiap tingkat akan ada dewa yang menjaga wilayah tersebut.
7 dewa utama di tugaskan menjaga bagian masing masing agar keseimbangan bumi tetap terjaga. Kebaikan dan keburukan Hitam dan Putih selalu menjadi bagian dari hidup. Begitu pula kehidupan di langit.
Iblis adalah makhluk yang selalu bertentangan dengan dewa, sifat jahat iri dengki nya selalu membuat kedua belah pihak saling berlawanan.
Tetua dewa membagi wilayah bumi menjadi dua bagian. Iblis di berikan anugrah untuk menjaga kedamaian Neraka sedangkan Dewa di tugaskan untuk berada di langit.
Tentunya kehidupan mereka berbeda, Neraka di kelilingi api yang membara. Kejahatan kesombongan dan semua energi negatif menjadi bagian dari neraka. Sedangkan kehidupan makmur kekayaan dan golongan putih menyelimuti Khayangan.
Awal nya kehidupan keduanya berjalan lancar tanpa perselisihan.
Iblis mulai membrontak dan meminta Tetua dewa untuk memberikan keadilan bagi mereka. Para iblis ingin tinggal di langit dan menikmati kemewahan tapi keinginan tersebut ditentang keras oleh Raja Dewa.
Peperangan pun di mulai hingga saat ini tidak pernah menemui titik terang.
...........
Hari itu cuaca cerah semua rakyat kerajaan langit mempersiapkan penyambutan bagi kelahiran anak dewa. Dewi Xi atau biasa di sebut sebagai Ratu Hera adalah istri sekaligus kakak dari Raja Dewa atau di sebut Zeus yang akan segera melahirkan putra putra nya.
Menurut perhitungan ratu akan melahirkan 7 keturunan nya secara berkala. Ketujuh putra nya akan memimpin 7 kerajaan langit kelak.
Hari dimana sang ratu akan melahirkan langit di kepung tentara iblis. Raja dewa pergi memimpin pasukan untuk berperang. Hera menghentikan suami nya karna mendapat firasat buruk.
"tunggu bisakah kau tetap tinggal, bagaimana jika terjadi sesuatu dengan putra kita? sahut hera.
"aku akan segera kembali..jagalah mereka sampai aku kembali. Aku yakin kau bisa melewati ujian ini" ucap Zeus meyakinkan istrinya sembari pergi.
Pelayan membantu hera bersalin,.
........
Perang terus berlanjut Zeus berhasil melumpuhkan Lucifer dan panglima perang nya. Ksatria terkuat Lucifer bahkan terbunuh oleh pedang petir milik Zeus. Lucifer tidak terima kekalahan nya dan mengutuk Zeus dengan Kutukan dewa langit.
__ADS_1
Dulunya Lucifer adalah seorang dewa agung yang paling dekat dan paling tinggi kedudukan nya dengan Dewa terdahulu. Namun di karenakan kebanggaan pada dirinya dan keserakahan nya, dia ingin menguasai langit surga dan dunia. Sejak saat itu dia di usir dari dunia atas dan di kirim ke neraka.
Kebencian nya membuat amarah dan rasa dendam yang kuat sehingga membakar neraka menjadi lautan api.
Kelahiran dewa pertama kedua ketiga keempat dan kelima berjalan lancar tanpa hambatan. Pelayan berpikir mungkin ramalan takdir berubah dan hanya ada lima anak dewa yang lahir. Senyum bahagia terpancar di wajah Dewi Xi melihat kelima putra nya baik baik saja.
Lucifer mengumpulkan seluruh kekuatan hitam nya dan membentuk bola gelap. Dia mengirim kutukan itu kepada Dewi Xi (hera).
Zeus berusaha menghentikan tapi kekuatan nya terkuras habis. Lucifer pergi sambil tertawa keras. Zeus kembali ke kerajaan nya.
Dewi Xi merasakan sakit yang amat sakit di bagian perut nya. Kekuatan hitam itu masuk ke perut nya. Dewi Xi merasa akan melahirkan lagi, bahkan sakit nya lebih dasyat dari persalinan sebelum nya. Teriakan nya membuat takut para pelayan. Semua orang tampak kebingungan. Awan tiba tiba berkumpul membentuk gumpalan hitam. Cuaca yang cerah berubah menjadi gelap tanpa cahaya, hujan badai dan petir menghujani kerajaan. Badai angin bencana alam gelombang air laut yang tinggi, kekacauan terjadi dibumi dan langit.
Zeus dan para pasukan nya berhenti sejenak, panglima berkata "yang mulia Zeus mengapa awan gelap itu hanya menyelimuti istana dewa?
Zeus berpikir apakah kutukan itu tlah membuat kekacauan di istana nya. Dia teringat istrinya sedang masa bersalin.
"bergegass" ucap Zeus memerintahkan pasukan nya.
Angin seperti menghentikan waktu, kelima putra dewa menangis kesulitan bernafas. Tiba tiba dewi Xi berteriak dan putra keenam mereka terlahir. Suara tangisan bayi memecahkan suasana. Para putra dewa berhenti menangis, cuaca kembali bersinar segalanya kembali normal.
"ada apa... pelayan..apa putraku baik baik saja..? hera terlihat khawatir.
"rraratuu.. pangeran ke enam.. terlihat aneh.." ucap pelayan gugup.
Hera mencoba duduk dan meminta pelayan menyerahkan bayi nya. Pelayan dengan hati hati memberikan bayi ke enam hera ke pangkuan nya. Alangkah terkejut nya hera melihat putra nya memiliki kulit hitam di sekujur tubuh nya. Bayi itu hanya sekali menangis saat lahir dan diam dengan tenang seperti tak bernafas.
Hera menangis melihat keadaan putra nya, tapi bagaimana pun itu adalah darah daging nya. Dia memeluk dan menyayanginya seperti putra yang lain. Karena takut suami nya tidak bisa menerima wujud putra nya, Hera menutupi putra nya dari kegelapan, meskipun kekuatan nya hanya sementara.
Zeus kembali dari perang, dia bergegas menuju kamar mereka.
"bagaimana...apakah mereka telah lahir" sahut nya terburu buru.
"dia tidak boleh mengetahui keadaan pangeran ke enam, kenapa dia datang secepat ini" gumam hera sambil menggendong bayi nya.
__ADS_1
Zeus nampak bahagia melihat kelima putra nya terlahir sehat. Dia memberikan kekuatan dewa kepada masing masing putra nya. "kutukan itu sepertinya tlah musnah, tidak ada yang terjadi dengan putra putra ku " gumam Zeus bahagia.
Zeus menoleh ke arah hera dan meminta nya untuk memperlihatkan bayi keenam nya. Hera memberikan alasan agar zeus melupakan nya. Zeus curiga karna hera bersikap aneh dan hanya peduli dengan bayi di pangkuan nya.
Dia menarik paksa bayi malang itu dari pangkuan hera. Zeus terkejut wajah nya terlihat murka melihat pangeran keenam dengan rupa yang buruk. Warna gelap nya menandakan bahwa dia berasal dari klan Iblis.
Pangeran keenam memegang tangan zeus sambil tersenyum lucu. Tetap saja Zeus teringat akan kutukan Iblis Lucifer. Dia mengembalikan bayi nya dan berkata "bayi ini harus mati"
Hera : tidak... meskipun dia berkulit gelap tapi dia darah daging mu, dia punya hak yang sama dengan kakak kakak nya.
Zeus: jangan membantah, ini perintah dari sang Raja.
Hera: jika yang memberi perintah adalah Raja maka sebagai Ratu aku memiliki hak untuk menolak.
Zeus: anak itu tlah di kutuk oleh Lucifer, dia akan tumbuh cacat bukan hanya warna nya yang gelap tapi matanya juga akan terus tertutup. Kegelapan akan selalu mengelilingi nya, setiap tanggal 7 di bulan purnama mata nya akan terbuka, tapi hanya darah yang dia cari untuk memuaskan hasyrat nya. Rasa lapar dan nafsu iblis menyatu dalam dirinya. Hanya darah suci yang bisa memutus kutukan itu. Kita semua tau darah suci tlah hilang dari peradaban berabad abad lalu. Jika kita tidak membunuh anak ini maka putra kita yang lain yang akan terbunuh. Dia akan menciptakan keributan berebut kekuasaan dengan saudara nya. Apa kau ingin menyaksikan perang saudaraa...
Jderrrr jddderrrrr....
Kata kata yang di ucapkan Zeus membuat hati Hera hancur. Rasanya sakit mendengar kelahiran putra keenam nya menjadi petaka bagi putra lain nya. Hera meneteskan air mata di pipi bayi, bayi tersebut merespon dan memegang rambut ibunya. Dia tersenyum seakan mengatakan agar ibunya tidak menangis.
"aaw... aaakh sakit sekali...perut ku... t to tohlooonghh.." keluh Hera sambil memegang perut nya.
Zeus : pelayan cepat panggil tabib. apa yang terjadi mengapa dia merasa kesakitan..
Tabib: ampun yang mulia sepertinya Dewi akan melahirkan pangeran ketujuh. Tapi bagaimana jika wujud pangeran ketujuh sama dengan pangeran keenam..
"aku tidak akan membiarkan putra ku mendapat kutukan itu juga," gumam zeus.
Tabib membantu hera bersalin, sementara Zeus memberikan seluruh kekuatan nya agar mendorong sang bayi. Rasa sakit nya sedikit menghilang karna Zeus memberikan kekuatan nya pada hera. Bayi terakhir terlahir selamat dan sehat. Bayi itu juga normal dan memiliki warna kulit putih seperti kelima kakak nya.
"hahahaha bayiku lahir., pangeran ketujuh adalah anak yang paling aku banggakan dia akan jadi pewaris tahta berikut nya, hidup pangeran" teriak Zeus menggendong putra nya.
Perhatian Hera hanya tertuju pada bayi keenam nya. Dia sedih jika ucapan suami nya akan menjadi kenyataan.
__ADS_1
"pangeran ketujuh lahir normal berkat dirimu, dia akan menjadi adik sekaligus pelindung mu. Kalian bertujuh adalah dunia dan nyawaku,jika salah satu dari kalian menderita maka penderitaan itu akan kalian alami bersama. Apapun dan dimanapun aku akan menemukan obat untuk mu" ucap hera sambil mengusap kepala pangeran ke enam.