Black Swan

Black Swan
#2) Bumi


__ADS_3

Raja dewa menggelar pesta penyambutan ketujuh putranya. Pesta berlangsung megah. Para dewa agung dan dewan dewa menghadiri pesta tersebut.


"pelayan segera siapkan pangeran untuk pergi ke pesta" ucap Hera.


Pelayan memakai kan baju dan mendandani para pangeran. Hera kembali dan menggendong pangeran ke enam dalam gendongan nya. Mereka menuju ke altar pesta.


Raja meminta pendeta dewa untuk memberkati ketujuh putra nya. Pendeta membacakan doa dan melangsungkan ritual.


Saat melihat pangeran ke enam pendeta terbelalak dan menghadap sang raja.


"maaf paduka jika hamba salah bertanya, apakah wujud pangeran ada kaitan dengan kutukan itu..? tanya pendeta tersebut.


Sang raja menunduk tak bisa mengatakan apapun. Selir wang salah satu istri zeus memotong pembicaraan.


"pendeta apa yang kau lihat dalam diri anak itu, katakan dengan jujur aku akan menjamin nyawamu dengan nyawaku" ucap wang.


Raja menoleh ke arah nya dengan tatapan marah, Hera juga menatap wang dengan wajah gugup.


"umum nya putra para dewa akan mendapat anugerah hidup kekal tapi pangeran keenam memiliki keistimewaan. Dia akan meninggal seperti manusia jika tidak menemukan pasangan di usia 21 tahun. Dia akan menua seperti hal nya manusia biasa dan tempat nya berada di bumi. ... yang mulia maaf jika hamba lancang.." ucap pendeta.


Zeus berpikir mungkin ucapan pendeta ada benar nya. "tidak kau tidak bisa memperlakukan dia seperti itu."ucap hera


Zeus mengambil pangeran dari tangan hera. Dia memandang nya sesekali, mata pangeran keenam terbuka tiba tiba cuaca berubah suram awan gelap gulita hujan badai petir yang menggelegar membuat keributan dimana pun. Zeus memarahi pangeran dan menyuruh nya menutup mata.


Hera menggunakan kekuatan nya dan menarik ketujuh putra nya dalam 1 lingkaran.


"hari ini aku menyambut para putra dewa,.


****Pangeran pertama Aether dewa Atmosfer.


*Pangeran kedua Aiolos Raja Angin


*Pangeran ketiga Astra dewa Planet


*Pangeran keempat Alektrona dewa Matahari terbit.


*Pangeran kelima Akhelois dewa bulan***


Hera berhenti mengumumkan nama anak keenam nya. Zeus mengambil alih tempat hera dan mengumumkan nama putra ke enam nya.


"Pangeran ke enam lahir dengan cara yang berbeda. Dia terlahir dengan warna gelap dan rasi bintang tak beraturan, kelahiran nya seperti cangkang telur yang kosong meskipun tenang tapi tak berisi maka dari itu aku akan menamai nya....


****Pangeran keenam Khaos dewa Kekosongan

__ADS_1


*Pangeran ketujuh Ouranos dewa langit***


Semua rakyat bersorak soray.


"seperti yang kita ketahui pangeran keenam mendapat kutukan dewa dari Lucifer aku membuat keputusan.... aku akan mengirim ketujuh putra ku untuk tinggal di bumi. Mereka akan menjadi dewa jika mereka lulus ujian" ucap zeus.


"tidaaak... kenapa kau ingin mengirim mereka jauh dari kita..?


"heraa kita penguasa langit sebagai dewa dan dewi hasrat dan perasaan duniawi tlah terhapus,mereka juga harus menjalani hal yang sama. Ujian menjadi dewa adalah ketika mereka bisa melepaskan keinginan duniawi. Saat itulah aku berjanji untuk memberikan gelar bagi putra ku untuk bertanggung jawab atas langit."


Hera menunduk tak bisa membantah perintah raja.


"kami rasa keputusan raja ada benar nya, kemungkinan pangeran untuk sembuh dari kutukan bisa terjadi jika menemukan darah suci di tengah kehidupan manusia" ucap pendeta.


"baiklah jika kalian setuju, aku akan merelakan mereka" ucap hera ragu.


Upacara pemberian nama juga sebagai upacara perpisahan ketujuh pangeran. Raja dan Ratu menaruh tujuh bayi pangeran di atas kelopak teratai raksasa dan menjatuhkan mereka ke bumi. Mereka menyegel ingatan para pangeran agar bisa menyesuaikan diri dengan manusia biasa. Setelah menjalani ujian ingatan mereka akan kembali dengan sendirinya.


..........


Hujan deras menyapu kehidupan manusia, pelangi jatuh di ujung danau. Ketujuh pangeran menuruni pelangi hingga ke ujung.


Perjalanan mereka sebagai manusia di mulai


.......


Kehidupan manusia moderen dimana wanita dan pria bebas bekerja tanpa membedakan ras. Gedung tinggi di bangun dimana pun. Mall Rumah Sakit Clab dll. Lampu membuat terang dunia malam.


Di sebuah kota besar Seoul tinggalah gadis muda yang bekerja di toko bunga pinggir jalan. Xiexie nama yang di berikan orang tua angkat nya. Dia terlahir yatim piatu, orang tua angkat nya menemukan dia sewaktu bayi di keranjang hanyut di danau dekat rumah.


Dia gadis pemberani kuat tegas dan juga pintar. Paras nya yang cantik membuat kaum hawa menjadikan nya putri idaman. Tak jarang pembeli yang mengganggu nya dan berpura pura membeli bunga.


Meskipun hidup sederhana Xiexie tak pernah mengeluh atau menyesal hidup bersama orang tua angkat nya.


"Xiexieee.." panggil ibu nya dari dalam


"ya buu.." sahut Xiexie sambil merapikan tangkai bunga.


"ayo kita masuk, ayah lapar " ajak ayah nya.


Xiexie tersenyum melihat ayah nya. Dia melangkah mengikuti ayah nya masuk ke rumah.


Ibunya menyiapkan makan siang dengan menu kesukaan Xiexie. Tak lupa buket bunga segar xiexie letakan di atas meja makan.

__ADS_1


"hemmm wangi bunga nya membuat suasana semakin romantis" sahut ibu


"hahaha ekhem apa ibu merasa kembali muda..? Xiexie bertanya pada ibunya sambil menyenggol lengan ayah nya.


Dia menaikan alis nya tanda menggoda ayah nya. Ayah nya hanya tersenyum sambil geleng kepala.


"bu ambilkan kimchi" pinta ayah


"biar aku aja" kata Xiexie.


Tok tok tookkkkkk


Ayah ibu dan Xiexie saling menatap mendengar ketukan pintu.


"mm bu bisa ambilkan kimchi untuk ayah..?aku akan membuka pintu nya!


Xiexie membuka pintu dan melihat seorang pria seusia nya dengan pakaian aneh era jaman dulu. Penampilan nya membuat xiexie aneh dan ingin menutup pintu. Tangan pria itu dengan sigap menghalangi pintu. Xiexie keluar dan bicara dengan nya.


"tuan apa yang kau cari.,kami sedang makan siang cepat pilih bunga mana yang ingin kau beli aku tak punya waktu" ucap xiexie ketus.


Pria itu hanya menatap nya tanpa berkedip.


"bulu kuduk ku berdiri semua, jangan jangan pria tidak waras hiii mendingan aku masuk daripada ntar ngamuk.." xiexie berusaha pergi tapi tangan nya di genggam erat.


Entah sejak kapan pria itu memegang tangan Xiexie. Karena takut xiexie berteriak meminta bantuan aneh nya suara nya tak bisa keluar.


"Xiexieee..kenapa lama sekali..? siapa yang mengetuk pintu jika sudah selesai cepatlah kembali.." ucap ayah nya dari dalam.


"Ayaaaahhh" teriak xiexie sambil melambai minta tolong.


Tapi lagi lagi suara xiexie tak bisa di dengar ayah nya meskipun berteriak kencang. Ayah dan ibunya seperti tidak bisa melihat xiexie meskipun ada di depan mata nya.


"lapar" kata pria itu


Xiexie menoleh dan kaget melihat si pria mengendus di leher nya. Dia mendorong nya sekuat tenaga.


"heii pria aneh lapar ya lapar, huh dasar tidak waras tunggu disini aku akan bawakan makanan untuk mu.., dasar aneh kelaparan sampe bikin orang ketakutan hah ya ampuuun" gumam Xiexie yang berjalan masuk ke rumah.


Xiexie keluar membawakan piring penuh makanan untuk pria tadi tapi dia tak melihat nya dimana pun.


Jungkook membawa Taehyung pergi menjauh dari rumah Xiexie.


"kakak kendalikan dirimu" ucap nya

__ADS_1


"aku lapar, darah nya terlihat manis, biarkan aku makan" ucap taehyung


Jungkook memukul punggung kakak nya dan membawa nya pulang dalam keadaan pingsan.


__ADS_2