
***
👇 Flashback on.
Setahun yang lalu...
Jam menunjukkan pukul 19:30 malam saat Anayra dan Alma melenggang cantik dengan anggun dan percaya dirinya berbalut gaun pesta serta heelsnya.Mereka menghadiri pesta yang cukup mewah diacara perayaan hari jadi D'Lulla Boutique yang digelar di kediaman Lulla yang besar dan megah.Pesta itu hanya dihadiri seluruh pegawai butik dan kerabat dekat saja.
Bukan tanpa sebab Lulla menggelar pesta dikediamannya karena ingin lebih intim dan dekat dengan seluruh pegawai yang terlibat dalam kesuksesan butiknya.Pesta itu mengusung tema Garden Party tetapi meskipun demikian Lulla menyajikan hidangan yang sesuai dengan hidangan pesta yang digelar dihotel mewah dan berbintang.
"Selamat Bu semoga makin sukses!.".Ucap Anayra sambil menyalami Lulla yang sedang berdiri didepan pintu masuk rumahnya untuk menyambut tamu undangannya,dan Alma melakukan hal yang sama.
Kalimat yang pada umumnya diucapkan semua orang untuk memberikan selamat.
"Terima kasih Anayra!,wahhh kalian tampil memukau malam ini.Pasti banyak mata pria yang terpesona oleh kecantikan kalian!.".Puji Lulla sambil mengamati penampilan keduanya.
"Terima kasih biasa saja!,ibu terlalu memuji.".Jawab Anayra merendah tapi membuat Alma semakin narsis dan percaya diri.
"Oya,terima kasih ya!,kalian udah ikut andil atas kesuksesan butikku dan kalian bekerja dengan baik sekali.".Tutur Lulla sambil mengatupkan kedua tangannya.
Meskipun keduanya masih baru bergabung dibutiknya tapi mereka sudah banyak membantunya dibutik.
"Itu mah udah tugas kami Bu!.Kami juga senang dan bangga udah jadi bagian dari D'Lulla Boutique,heee...".Ucap Alma sambil menampilkan deretan gigi putihnya.Dan ditanggapi senyuman oleh Lulla.
Sejak kedatangan keduanya disudut ruangan, diam-diam sepasang mata pria memperhatikan mereka.Pria itu tampak terpesona oleh kecantikan wajah mereka tapi Anayra khususnya.Matanya menatap lekat Anayra dan tidak mengalihkan pandangannya.Karena merasa penasaran ingin tahu siapa sosok yang sedang berbincang dengan kakaknya lalu dengan langkah percaya diri menghampiri mereka.
"Ekhm...Mbak ga akan kenalin mereka padaku?.".Katanya memberi kode pada Lulla saat berdiri disampingnya.
"Hmhhh,kamu tau aja kalo ada gadis cantik disini!,mode playboy mu langsung on.".Ucap Lulla meledeknya.
"Oya...Anayra,Alma kenalkan ini adikku Lefrand dan dia adikku satu-satunya.".Tutur Lulla sambil menepuk lengan sang adik.
"Salam kenal Pak Lefrand aku Alma.".Ucap Alma ramah sambil mengulurkan tangannya begitupun dengan Anayra ikut menyalami sambil mengulas senyum manis.
Mata yang indah dan senyum yang manis...Pikir Lefrand saat menatapnya.
"Salam kenal aku Anayra Pak!.".Sapa Anayra ramah.
"Hei,apa wajahku setua itu sampai dipanggil Pak?,padahal usiaku baru 20 tahun.".Canda Lefrand sambil mengulum senyumnya.
"Ya benar 20 tahun tapi 7 tahun yang lalu.Hahaha...".Sahut Lulla meledeknya lalu tertawa renyah.
Disusul Alma tapi tidak dengan Anayra.Dia hanya mengulas senyum manis saja.
Lefrand menatap Anayra penuh arti.Dia terpesona oleh kecantikan wajah Anayra meskipun memakai riasan tipis dan gaun warna hitam yang sederhana tapi membuat Anayra terlihat cantik dan anggun.Sangat kontras dengan kulit putihnya.
"Le'...Mereka baru gabung 5 bulan yang lalu tapi mereka sangat handal dan profesional.".Ucap Lulla memuji.
"Benarkah?.Pantas baru kali ini aku liat mereka.".Jawab Lefrand.
Saat sedang senggang,Lefrand sesekali memang suka mampir kebutik Lulla untuk urusan tertentu.Tapi ketika Anayra dan Alma mulai bekerja disana,la memang belum sempat kesana lagi jadi baru tahu kalau kedua gadis itu pegawai kakaknya.
"Oya Le'...Temani mereka untuk cicipi hidangan disini ya!?.Tapi ingat kamu jangan macam-macam!.".Canda Lulla tapi mengancam.
"Tenang mbak!,aku ga akan macam-macam tapi satu macam.Hahaha...".Lefrand menetralkan suasana agar tidak canggung.
"Ayo ikut aku!.".Ajak Lefrand pada Anayra dan Alma.
Hentakan heelsnya Alma dan Anayra beradu menyusuri lantai mengikuti langkah Lefrand memasuki taman yang ada dibelakang rumah Lulla.Taman yang luas dan indah dilengkapi dengan kolam renang disudutnya.Tempat itu dihias dengan indah dan meja makanan sudah berderet rapi menyajikan berbagai menu hidangan ala Restoran.Temaram lampu taman dan sinar lampu taman serta cahaya bulan membuat suasana terasa indah dan romantis.Alunan nada lagu menggema indah mengikuti irama musik yang diiringi oleh grup band.
"Wuiiihhh,begini ya kalo pesta ala sultan!.Udah kaya pesta pernikahan.".Celetuk Alma saat melihat suasana pestanya.
"Wahhh,ini mah benar-benar nikmat Tuhan yang ga bisa kudustakan!.Mari kita pesta kulineran!!!".Pekik Alma penuh semangat saat melihat menu hidangan makanan.
Mata Alma berbinar-binar dan sangat bersemangat melihat sajian hidangan itu.Dia mencicipi setiap hidangan yang disajikan tanpa jeda waktu meskipun banyak mata yang mengawasi dan memperhatikannya tapi tidak perduli dan tidak menghiraukannya.Namun tidak dengan Anayra,la memutar matanya karena jengah melihat lirikan dan bisikkan orang lain yang mengawasi gerak-gerik Alma.
"Hei liat tuh!,dia cantik tapi norak hihihi...".Ucap seorang gadis yang tak jauh dari Alma.
"Bener!.Ishhh itu cewek rakus apa kelaparan sih?.".Timpal gadis yang lainnya.
"Kayaknya dia kesurupan!,hahaha...".
__ADS_1
Bisik-bisik tetangga yang terdengar jelas ditelinga Anayra sampai membuatnya merasa risih oleh tingkah laku Alma.
"Alma makan satu-satu jangan diborong semua!.Kamu ga liat banyak orang perhatiin kamu?.".Ucap Anayra mengingatkan sambil melihat ke sekelilingnya.
Tapi malah tidak digubris oleh Alma.Dia malah acuh saja menanggapinya tanpa menghiraukan tatapan orang-orang yang memandangnya rendah.
"Santai aja ga usah sungkan!.Anggap aja rumah kalian sendiri!.".Ucap Lefrand menenangkan.
"Nikmati Nay' selagi ada!.Kapan lagi kita makan banyak dan mewah kayak gini?,kalo pesta dikampung kan beda.".Dalih Alma sambil mencomot makanannya.
Membuat Anayra geleng-geleng kepala sambil mendesis.Memang sicantik yang satu ini kalau urusan makanan nomor satu tapi anehnya tidak membuat badannya mekar.
"Anayra nikmatilah makanannya!,pesta ini untuk kalian jadi ga usah sungkan!.".Ucap Lefrand sambil menyerahkan piring berisi puding coklat dengan fla vanilla.
"Terima kasih Pak!.".Jawab Anayra pendek.
"Hei jangan panggil Pak!.Usia kita ga jauh beda.".Ucap Lefrand membela diri.
"A-aaku bingung harus panggil apa?,sebab anda adik ibu Lulla.".Dalih Anayra dengan gugupnya.
"Panggil mas atau kakak itu lebih baik menurutku dan santai aja ga usah formal!.".Pinta Lefrand karena sikap Anayra sangat canggung dan kaku.
"Baik mas!,heee...".Ucap Anayra sambil nyengir kuda.
Tak ayal membuat Lefrand berbunga-bunga dengan panggilan barunya.Dia tersenyum puas dan senang padahal sudah biasa mendengarnya.
Waktu cepat berlalu.Anayra mulai menikmati suasana pesta itu dan Alma masih sibuk dengan dunianya sendiri.Tapi Anayra tetap setia menemani disampingnya begitu juga dengan Lefrand.Dia seakan tidak mau jauh dari Anayra.Tapi suasana berubah ricuh saat seorang gadis jalan tergesa-gesa dan menyenggol lengan Alma.Tumpahan makanan digenggaman Alma tak terelakkan mengenai gaun Anayra.
Dukkk.
Craaattt.
"Astaghfirullah,Almaaa liat kena bajuku!.".Seru Anayra tersentak kaget sambil memegang gaunnya.
Anayra segera meraih tissue dimeja namun tetap saja noda makanan yang menempel tidak bisa bisa dibersihkan dan masih terasa lengket.
"Upsss,maaf Nay' aku ga sengaja!.Salahin orang itu yang nyenggol lenganku noh!.".Ucap Alma sambil menunjuk gadis yang tadi menyenggolnya.
Deg.
Tindakan Lefrand berhasil membuat jantung Anayra berdebar tak karuan.
Isssh,kenapa jantungku tiba-tiba berdebar-debar**? ...Bathin Anayra sambil memegang dadanya.
"Bersihkan gaunmu!,aku tunggu disini!.".Ucap Lefrand saat berdiri didepan pintu kamar mandi.
Anayra masuk kedalam untuk membersihkan noda digaunnya dengan sedikit air dan menguceknya secara perlahan.Setelah selesai dengan kegiatannya kemudian la keluar.Dan Lefrand berdiri sambil bersandar didinding masih setia menunggui Anayra.Dia enggan meninggalkan Anayra sendirian.
"Udah selesai?.".Lefrand bertanya dan dijawab anggukan oleh Anayra.
"Makasih mas!,ayo kita ketaman lagi!.".Ucap Anayra sambil tersenyum manis.
Saat Anayra akan melangkah Lefrand spontan mencegahnya dan memanfaatkan situasi yang ada untuk melakukan sesuatu yang sedari tadi direnungkannya.
"Tunggu!.Anayra boleh aku minta nomor ponselmu?.".Tanya Lefrand dengan lembut tanpa paksaan tapi wajahnya penuh harap agar Anayra mau mewujudkan permintaannya.
Anayra berpikir sejenak lalu mengambil ponsel didalam Hand bag warna broken white nya kemudian menyerahkan pada Lefrand.Tanpa ba-bi-bu lagi Lefrand langsung mengetik nomornya.
Drttt,drttt.
Dan saat bersamaan ponselnya bergetar.
"Ini nomor ponselku!.Boleh aku hubungi kamu nanti?.".Ucap Lefrand sambil menyerahkan ponsel Anayra kembali.
"Tentu mas kita kan teman sekarang!.".Jawab Anayra sambil tersenyum.
Tapi Lefrand merasa tidak senang mendengarnya karena dalam hatinya la mengharapkan lebih dari sekedar pertemanan.
"Kalo aku berharap lebih dari sekedar teman gimana?.".Tanya Lefrand menyelidik sambil menarik satu alisnya keatas.
"Mmaksud mas apa?.".Pura-pura tidak paham maksud Lefrand padahal la tahu menjurus kemana pertanyaannya.
__ADS_1
Refleks tangan Lefrand menarik tangan Anayra lalu meletakkannya didadanya.
"I think I fall in love with you,love at first sight Anayra.". Lirihnya sambil menatapnya dengan sendu.
Anayra terdiam mencerna kata-kata mengejutkan dari Lefrand sampai membuat hati dan pikirannya seketika terasa kosong.Tapi matanya menatap Lefrand tanpa berkedip dengan pikiran bingung oleh situasi yang dialaminya saat ini.
Sesaat mereka saling beradu netra menyelami isi hati dan pikiran masing-masing.Apa yang dirasakan mereka saat ini.Suasana hening diruangan itu membuat mereka leluasa menikmati momen romantis itu.
Lefrand sangat berharap agar Anayra bisa menerima cintanya.Karena la telah jatuh cinta pada pandangan pertama padanya.
"Uncle,aunty kalian kenapa?.".Tanya seorang gadis cilik yang cantik sambil terheran melihat mereka berdiri seperti patung.
Sontak mereka mengerjapkan matanya saat tersadar.Dan Anayra segera menarik tangannya didada Lefrand.
"Haaaiii Davy?.".Sapa Anayra ditengah kegugupannya.
"Ekhm,ada apa Dav'?.Kenapa kamu disini bukan sama mommy mu?.".Tanya Lefrand sambil berjongkok mensejajarkan tingginya.
"Uncle aku lapar,tolong ambilin aku makanan!.Mommy malah asyik selfi-selfi sama tamu-tamu,dan aku sendirian ga ada teman karena yang datang orang dewasa semua.".Oceh Daveena putri Lulla berusia sekitar 10 tahun.
"Hahaha...Ok,ayo kita cari makan!.Ayo aunty ikut kami!.".Ucap Lefrand menggoda Anayra.
Dan Anayra tersenyum tipis saja menanggapinya.Mereka berjalan menuju taman dan menghampiri meja hidangan lalu Lefrand mengambilkan makanan untuk Daveena.Sementara Anayra celingukan mencari seseorang sambil mengedarkan pandangannya.
"Kamu cari siapa?.".Tanya Lefrand.
"Alma,kemana dia sekarang?.".Ucap Anayra.
"Tenanglah!,dia pasti disekitar sini.Walaupun dia pulang dengan senang hati aku akan mengantarmu!.".Ucap Lefrand seraya tersenyum sumringah karena menurutnya itu saat yang tepat untuk mendekati Anayra.
"Oya,lalu mas minta bayaran berapa kalo antar aku pulang kerumah?.".Tanya Anayra.
Seperti mendapat lampu hijau,Lefrand sontak mengulum senyumnya dengan hati berbunga-bunga.
"Cukup terima cintaku!,dan aku siap antar kamu kemanapun mau pergi!.".Jawab Lefrand serius tapi malah ditanggapi gurauan oleh Anayra.
"Dihhh lebay!.Ternyata mas suka becanda juga ya?,hahaha...Tapi ongkosnya kemahalan mas!.".Canda Anayra sambil menepuk lengan Lefrand dengan hand bag nya.
"Aku serius Anayra!.Apa kamu lupa tadi aku bilang apa?.".Ucap Lefrand mengingatkannya.
Glekkk.
Sembari membulatkan matanya,Anayra menelan salivanya dengan susah payah.
Gimana nih dia beneran serius terus aku harus jawab apa?.Aku belum *siap untuk ini*...Batin Anayra.
"Mmaaf aaku mau cari Alma dulu mas!.".Ucap Anayra gugup dengan jantung berdebar-debar kemudian berlalu menyusuri setiap sudut ruangan mencari Alma.
Lefrand terdiam menatap kepergian Anayra.Dia menggelengkan kepalanya karena tidak habis pikir kenapa Anayra tidak mempercayai perkataannya.Padahal sudah jelas la mengungkapkan perasaannya.
Cepat-cepat Anayra menghampiri Alma saat melihatnya sedang bercanda ria dengan rekan kerjanya lainnya setelah puas menikmati makanan.Mereka sedang duduk dibangku taman dekat air mancur dan kolam renang.Semuanya serentak menoleh pada Anayra saat melihatnya menghampiri dan berdiri didekat mereka.
"Al' aku cari-cari kamu dari tadi!.Ayo kita pulang sekarang!.".Ajaknya.
"Mbak kenapa pulang?.Ini kan belum larut malam!?.".Tanya Dea.
"Bajuku tadi kena noda makanan dan agak basah,jadi aku ga nyaman pakainya.".Jawab Anayra beralasan.
"Okelah kalo begitu!.Perutku juga udah begah Nay' sampai aku hampir ga bisa bernafas.Hahaha...".Ucap Alma dan disambut gelengan kepala oleh Anayra tapi ditanggapi kekehan oleh yang lainnya.
"Maaf ya kami pulang duluan!.".Ucap Anayra.
"Yo wess rapopo mbak!.".Jawab Ani bersuara.
"Hati-hati ya!.".Ucap Ines.
"Iya sampai jumpa!.".Ucap Alma.
Mereka lalu saling melambaikan tangan.Dan setelah pamit pulang pada Lulla kemudian keduanya pergi meninggalkan pesta itu.
Tetapi Lefrand terlambat mengejarnya dan terdiam saat berdiri diteras rumah.Dia menatap kepergian Anayra dengan wajah sedih dan kecewa,tapi dalam hatinya bertekad tidak akan menyerah begitu saja dan akan berusaha memperjuangkan gadis yang telah membuatnya jatuh cinta itu.Dan terus meyakinkan hatinya jika masih ada kesempatan dihari esok atau lusa.
__ADS_1