Cinta CEO Untuk Gadis Butik

Cinta CEO Untuk Gadis Butik
74.Awal Perkenalan.


__ADS_3

Banyak hal yang terjadi selama sepekan terakhir ini.Kepergian Riccy yang misterius dan meninggalkan tanda tanya dibenak semua orang yang mengenalnya.Tapi setidaknya membuat Khaffa sedikit senang karena acara Big Sale yang disiapkan oleh Riccy berjalan lancar dan sukses berkatnya.


Dalam 3 hari terakhir ini,Satrya tidak menyerah dan masih mengejar Khaira untuk mendapatkan hatinya kembali.Sebab la yakin Khaira bisa memaafkannya dan mau menerima cintanya kembali karena la tahu jika la adalah cinta pertamanya Khaira.


Pertemuan pertama kali mereka disebuah kaffe tempat nongkrong Khaira bersama Mia dan Kania,serta Satrya and the Genk masih membekas didalam pikiran Satrya.Pada saat itulah la jatuh cinta pada pandangan pertama padanya karena melihat sikap Khaira sangat ceria dan periang.Satrya jadi tergugah untuk berkenalan dengannya dan akhirnya berhasil meluluhkan hatinya.Setelah berjuang keras dalam waktu yang cukup lama saat mendekatinya untuk mendapatkan cintanya dan setelah beberapa kali ditolaknya.


Tetapi Khaira masih keukeuh dengan pendiriannya dan menolak untuk kembali bersama Satrya sebab la tidak mau jatuh kedalam lubang yang sama,walaupun Satrya masih gigih mengejarnya.Lagipula la gadis yang tidak mudah jatuh cinta jadi mudah untuk melupakan.Apalagi setelah la tahu kelakuan bejat Satrya yang suka hura-hura di 'night club' dan 'suka oleng seperti bang jago'.


Flashback on.


3 bulan yang lalu...


Menjelang sore hari,Khaira bersama Mia dan Kania sering menghabiskan waktunya disebuah kaffe modern dan kekinian.Mereka tertawa-tawa dan bersenda gurau bersama sambil menikmati rainbow cake dan fruit punch berbeda rasa didalam jug.


Dan disaat yang sama Satrya Wardhana seorang pria tampan yang keren dan trendy penampilannya,putra dari pertama dari pasangan Tita Gustiana dan Yadi Wardhana yang bekerja sebagai aparat kepolisian.Dia mempunyai adik laki-laki dan perempuan,dan saat ini la bekerja freelance dan bergabung disebuah agensi untuk menjadi model KW disetiap acara yang digelar EO untuk launching produk pakaian atau event lainnya tapi tidak tentu penghasilannya.


Dia singgah ditempat yang sama dengan Khaira tapi itu pertama kalinya la kesana bersama teman-temannya.Satrya terasa dihipnotis saat melihat senyum indah Khaira dan jantungnya langsung berdebar saat menatapnya seolah mengisyaratkan jika la jatuh cinta.


Berbincang-bincang bersama temannya bernama Aldi dan Bintang sambil duduk dengan jarak dua meja disamping kanan Khaira.Diam-diam terus memperhatikan gerak-geriknya,satrya tersenyum senang saat melihat Khaira beranjak dan berjalan kearah toilet,sontak saat itupun la memanfaatkan kesempatan untuk bisa berkenalan dengannya.Dia menyusul Khaira dan berdiri dibalik dinding,lalu ketika Khaira keluar dari dalam toilet khusus wanita,secepatnya beraksi dan menubruknya dari arah berlawanan.


Brughhh.


Khaira mendesah dan meringis saat la jatuh kelantai dan spontan Satrya menolongnya.


"Kamu ga pa-pa?,maaf aku ga sengaja!.Kirain ga ada orang disini.".Ucap Satrya sambil membantu Khaira untuk berdiri.Modus.


"Ga pa-pa,aku ga luka kok!.".Ucap Khaira ramah dan sopan.


Khaira tidak bisa marah karena pria berambut mohawk dan difoam yang berkemeja kotak-kotak warna hitam putih itu tidak sengaja menubruknya.


"Apa ada yang sakit?,apa tulangmu ada yang patah?,kalo ada,ayo kita periksa kedokter!.".Tanya Satrya memastikan pura-pura memberi perhatian sambil mengamati keadaannya.


"Hahaha...Ga usah segitunya kali!,mana ada ada orang cuma jatuh dilantai ketubruk doang langsung patah tulang!.Dikira ketubruk Bulldoser!.".Kilah Khaira sambil geleng-geleng kepala karena merasa geli mendengar ucapan Satrya.


"Aku takut lukai gadis secantik kamu!.Nanti kalo kamu kenapa-napa,aku jadi ga bisa liat kamu lagi disini dan ga bisa pedekate!.".Sanggah Satrya sambil tersenyum manis.


Khaira sampai terbengong mendengar ucapannya barusan dan gagal paham.Tidak ngeuh pada makna dibalik kata-kata Satrya.


"Boleh aku minta nomor ponselmu buat jaga-jaga kalau kamu tiba-tiba sakit karena ulahku barusan!,jadi kamu bisa hubungi aku buat minta ganti rugi!.".Modusnya supaya bisa berkomunikasi dengannya.


Membuat Khaira tergelak mendengarnya.


"Ahaha...Ada-ada aja!,ga mungkinlah!.Tapi baiklah,kalo kamu maksa!.".Ucap Khaira sambil menyerahkan ponselnya tanpa menaruh curiga sedikitpun.


Hati Satrya seperti dihinggapi kupu-kupu dan ternyata umpan pertamanya berhasil memancing Khaira kedalam jebakan cintanya.Langsung saja Satrya mengetik nomornya lalu melakukan panggilan.Setelah ponselnya bergetar disaku kemejanya,la segera menyimpan nomornya didaftar kontak ponsel Khaira.


"Thanks!,nomorku juga udah aku save disini!.".Ucap Satrya sambil menyerahkan kembali ponselnya.


"Ok!,kalo gitu aku tinggal ya,see you!.".Ucap Khaira lalu berjalan kembali menuju meja dimana kedua sahabatnya duduk.


Sesampainya dimeja.


"Abis ngapain sih ditoilet Ra?,kok lama bener sih!?.".Tanya Kania saat Khaira muncul lalu duduk kursinya.


"Abis nyetor ya!,hahaha...Lu kayak burung Pipit,baru juga diisi udah dibuang lagi!.".Kelakar Mia menggodanya.


"Ahhh,nyablak mulu!.Kita pulang yuk!,udah mau magrib nih!.".Ajak Khaira sambil melihat jam ditangannya.

__ADS_1


Dia acuh saja tidak menjawab pertanyaan Mia dan tidak mengatakan apapun tentang Satrya.Mereka beranjak dan berjalan beriringan keluar dari kaffe lalu masuk kedalam mobil Khaira dan meninggalkan area parkir.


Satrya melihat Khaira sedari tadi dibalik dinding dan menatapi kepergiannya sambil tersenyum lebar karena misi untuk bisa mengenalnya berhasil.Dan tinggal menuju ketahap berikutnya.


Saat malam tiba,Satrya sudah pulang dan ada didalam kamarnya.Dia keluar dari kamar mandi mengenakan celana boxer bermotif abstrak sambil menyeka rambutnya yang basah dengan handuk kecil berwarna abu.Hatinya tergugah untuk menyapa seseorang kemudian mengambil ponselnya diatas nakas lalu menelpon.


Tuuuttt,tuuuttt.


Saat dering kedua panggilannya dijawab.


"Assalamualaikum,maaf siapa ya?.".


"Aku sipenabrak di Funky kaffe tadi!,sampai bikin kamu gegar otak sebab sampai lupa padaku!.".Ucap Satrya basa-basi sambil merebahkan tubuhnya ditempat tidur.


"Hahaha...Iya benar!.Kayaknya aku gegar otak sampai bingung liat nama kontaknya yang ga kukenal!.".


"Sekarang udah kenal dan tau namaku kan!?,jadi sekarang giliran ku tau nama kamu!.".


"Mmm,aku Khaira tapi terserah mau manggil aku apa!.


"Ok!,kalo besok kamu ada waktu,mau ikut aku kesuatu tempat?.Besok kan week end jadi aku mau ngajak kamu jalan-jalan!.".


"Mmm,boleh tapi dijamin kan semuanya?.".


"Of course!,ok fix!.Aku jemput kamu besok jam 4 sore!,tapi kamu tentuin lokasinya dimana kujemput kamu!.".


Aku kirim alamatku nanti!.Kamu tunggu diseberang rumah ada pos ronda dekat pohon besar,jadi tunggu aja disana!.Soalnya mami ku galak!.".


"Ok!,see you tomorrow!.".


Satrya langsung menutup ponselnya dan menghela nafas lega karena merasa ada lampu hijau dari Khaira dan meresponnya dengan baik.Hari semakin larut dan Satrya tidur karena sudah mengantuk setelah memakai kaos oblong untuk menutupi tubuh kurus dan tingginya.


"Hai cantik!,mau kemana?,mau kuantar?.".Berbasa-basi saat berhenti tepat disamping Khaira.


Karena Satrya menggunakan pelindung kepala Half face,jadi Khaira bisa mengenali dan melihat wajahnya.


"Boleh!,tolong antar aku ke syurga ya bang!.Tapi tarifnya jangan kemahalan!,dan bayarnya ngutang dulu deh!.".


"Kok ngutang,maaf ga terima kasbon neng!.Tapi udah dapet tiketnya belum buat menuju kesana?.".


"Ga jadi deh bang!,neng takut soalnya masih perawan!.".


"Hahaha...".Tawa keduanya menertawakan kekonyolan mereka.


Tak mau membuang waktu lagi,Khaira langsung naik ke motor Satrya sambil mengenakan pelindung kepala.Setelah Khaira siap,Satrya langsung menarik kedua tangannya dan melingkarkan diperutnya.Sontak Khaira terkejut dan refleks menariknya kembali karena tadinya la mau berpegangan pada besi dibelakang jok motornya.


"Utamakan keselamatan dan keamanan!.Sayangilah nyawamu sebelum menyayangi nyawa orang lain!.Dan sedia payung sebelum hujan!.".Kelakar Satrya sambil menoleh kesamping supaya Khaira bisa mendengarnya.


Ucapannya memang masuk akal dan tanpa pikir panjang lagi,perlahan Khaira melingkarkan tangannya diperut Satrya walaupun la merasa risih sebab baru pertama kalinya la naik motor dan dibonceng seorang pria.Biasanya la boncengan bersama Mia atau Kania dimotor milik mereka saat Khaira sedang malas membawa mobilnya.


Senyum Satrya langsung mengembang sambil memandang tangan Khaira yang ada diperutnya dan akhirnya jurus jitunya mujarab juga.Satrya lalu menarik gas melajukan motornya.


Semilir angin sepoi-sepoi yang menyegarkan disore hari ditambah cuaca cerah mewarnai perjalanan mereka sampai ketempat tujuan yaitu kedaerah perbukitan.Khaira sempat menolak karena takut menaiki bukit yang terjal itu,walaupun kelihatannya indah dan ramai juga karena banyak pasangan yang naik kesana.


Khaira meringis karena lelah dan kakinya pegal,tapi Satrya yang berjalan didepannya lalu menggandengnya sampai membuat jantung Khaira mau loncat.Apalagi saat Satrya tiba-tiba membungkukkan badannya lalu menggendong Khaira.Sontak membuat matanya merem melek sambil mangap,tapi la pasrah karena kakinya tidak kuat lagi untuk berjalan.


Sesampainya diatas bukit.Satrya menurunkannya,dan Khaira berdiri sambil mengedarkan pandangannya melihat pemandangan alam yang indah seperti lukisan alam dengan sinar matahari yang mulai meredup tapi tergantikan oleh lembayung sore.Terpukau dan terhipnotis.

__ADS_1


"Nanti kita akan liat sunset disini!.Apa kamu pernah kesini dan liat sunset disini?.".Tanya Satrya saat berdiri disampingnya dan dibalas gelengan kepala oleh Khaira tanpa mengalihkan pandangannya.


"Ok,tunggu sebentar lagi!.".Sahut Satrya seraya mengambil sebatang coklat SuperMissQueen dari Sling bag nya lalu diserahkan ketangan Khaira.


Refleks Khaira menatapnya sampai membuat perasaannya semakin tak menentu.Apalagi saat Satrya mengeluarkan dua botol air mineral dan sebungkus permen rasa mint,Khaira tersentuh hatinya dan tersenyum lebar.


"Benar-benar niat dan udah prepare juga ya!.".Ucap Khaira sambil geleng-geleng kepala oleh ulah pria disampingnya ini yang berwajah baby face.


Satrya cengar-cengir saja menanggapinya sambil mendudukkan dirinya di sebuah bangku panjang dari bambu.


"Biar lebih asyik liat sunset sambil makan yang manis-manis!.Duduklah!,kakimu pasti pegal!.Pinta Satrya sambil menepuk ruang kosong disebelahnya.


Karena memang benar yang dikatakan Satrya,Khaira duduk disampingnya lalu membuka kemasan coklat dan mengigitnya sedikit demi sedikit.


"Khaira,menurutmu apa yang paling berkesan dalam hidupmu dan yang paling ingin kamu impikan dan yang ingin kamu lakukan?.".


"Hmmm...Saat aku terjatuh lalu orang lain membantuku berdiri.Dan saat aku terluka lalu orang lain menolongku!.".


"Selain itu apalagi?.".


"Saat aku jatuh cinta dan saat ini!.Udah lama banget pengen bisa liat sunset secara langsung,tapi ga pernah kesampaian!.".


"Lalu?.".


"Dan yang paling kuimpikan,saat aku bangun tidur dan membuka mataku,kulihat wajah seseorang yang kucintai dan kami saling tersenyum juga saling menatap penuh cinta setelah menikah nanti!.".


"Deal!.Kayaknya kita klop dan visi misi kita sama!,tapi aku belum siap untuk menuju kesana!.Kalo kamu mau menungguku beberapa tahun lagi,apa kamu mau?.".


Khaira mengedip-ngedipkan matanya saat menyimak dan mendengarkan serta mencerna kata-kata Satrya.Hatinya seakan mau meledak saking tersentuh dan terharunya.


"Mak-sud kamu?.".


"Kalo aku bilang jatuh cinta sama kamu,apa kamu percaya?.Kamu memang bukan cinta pertamaku tapi kuharap kamu bisa jadi yang terakhir untukku!.Gimana?.".


"Aaku pe-percaya tapi aku belum pernah pacaran!,sebab dulu gadis pingitan dan ga boleh keluar dari rumah,apalagi jalan berdua bersama laki-laki!.Kecuali pergi kuliah dan jalan sama temanku,Mami pasti ngijinin!.".


"Benarkah?,apa kamu ga bosan?.Tapi maksud kamu kalo kita pacaran,aku cinta pertama mu?.Kalo gitu ijinkan aku jadi cinta pertama dan terakhir mu!?.".


"Aku hargai permintaanmu!.Tapi maaf!,aku ga bisa!.Sebab kita baru saling kenal dan aku sulit untuk jatuh cinta dan ga mudah menerima seseorang gitu aja!.


"Aku mau nunggu sampai kapan pun kamu siap!,tapi cobalah buka hatimu sedikit untukku dan beri aku kesempatan untuk buktikan cintaku!?.".


"Apa kamu yakin mau melakukan itu?.Tapi kayaknya kamu pria yang setia!?.".


"Itulah aku dan memang benar!.".


"Ck,ck,ck...Kalo dalam tanda kutip setiap tikungan ada,mana mungkin aku mau!.Hahaha...".Seloroh Khaira


Pria disampingnya ini gelagapan dan cengar-cengir saja.


Tak lama matahari pun tergelincir kebawah semakin turun dan hari telah senja.Mereka pergi meninggalkan tempat itu saling bergandengan tangan karena takut Khaira terpeleset jatuh.Satrya memimpin didepan sambil menyoroti jalan menggunakan senter ditangannya.


Setelah itu Satrya mengantarkan Khaira kerumahnya tapi la pulang membawa hati yang kecewa karena cintanya ditolak dan bertepuk sebelah tangan.Walaupun begitu la tidak menyerah dan putus asa,terus berjuang untuk sampai Khaira mengatakan 'Iya'.


*Off.


Khaira saat ini ada didalam toilet dan berdiri didepan wastafel menghadap cermin.

__ADS_1


"Sabrina,aku baru ketemu dia tapi wajahnya kok kayak familiar gitu ya!,kayak pernah liat tapi lupa dimana!.Huuuft!.".Gumamnya sambil mengetuk-ngetuk dahinya mengingat wajah gadis yang tadi menghampirinya dimeja sekertaris.


Tapi tidak berhasil karena ternyata ingatannya kurang baik.Dia menyerah dan menghela nafasnya saja lalu bergegas keluar dari dalam toilet khusus wanita yang ada disudut lorong kantor dan kembali menuju meja kerjanya.


__ADS_2