
***
Digedung bertingkat LN Art,Lefrand duduk disofa bersampingan bersama Reza didalam kantornya yang cozy dan luas.Mereka berbicang diwaktu senggang Lefrand dengan ditemani secangkir kopi hitam tanpa gula ditangan masing-masing setelah berjibaku dengan pekerjaannya tadi.
"Kapan kalian pergi Honey Moon Za?.".Tanya Lefrand sambil menghirup aroma wangi kopinya.
Lefrand tahu jika Reza belum sempat pergi berbulan madu dengan istrinya setelah pernikahan mereka beberapa waktu yang lalu.
"Mungkin pekan depan setelah pesta.Gue dan istri mau hadiri undangan mbak Lulla dulu!.".Ucap Reza setelah menyeruput kopinya kemudian meletakkan cangkirnya dimeja.
Tanpa bersuara Lefrand mengangguk saja menanggapinya.
Reza sengaja datang kekantor karena dihubungi Lefrand untuk membahas sesuatu disela-sela hari cuti menikahnya.Ini yang kedua kalinya mereka bertemu setelah Lefrand pulang beberapa hari yang lalu dari negara tetangga.Dia kembali untuk mengambil alih posisinya lagi dikantornya sebagai pemilik gedung itu yang digantikan sementara oleh Reza selama kepergiannya.
Lefrand pergi keluar negeri kala itu karena ada tawaran pekerjaan disana dan juga sekaligus untuk menenangkan dirinya setelah perpisahannya dengan Anayra.Galau dan putus asa yang dirasakannya sejak itu.Maka dari itu Lefrand menerima tawaran itu dan tidak menyia-nyiakan kesempatannya pergi sekalian ingin menata hatinya kembali yang berantakan.Dan lagipula nominal yang akan diterimanya sebagai upah pekerjaannya berjumlah fantastis.
Setelah perpisahannya dengan Anayra,la begitu terpukul dan tersiksa batinnya.Namun hal itu bisa diatasinya ketika menyibukkan dirinya dan membenamkan pikirannya pada pekerjaan.Lefrand pergi ke negara tetangga setahun silam dan selama hampir setahun itu juga la tinggal disana bersama kakak sepupunya bernama Arie Aryadinata dari sang ayah.Arie yang sudah bertahun-tahun lamanya menetap disana dan mempunyai perusahaan yang bergerak di bidang yang sama dengan Lefrand.
Lefrand seorang arsitek yang handal tentu tidak sedikit hasil karya yang sudah dirancangnya didalam negeri.Dan la selalu memenangkan proyek diperusahaan yang besar.Diapun meraih kesuksesan diusianya yang sekarang dengan melalui proses panjang.Namun hal itu tidak membuatnya puas dan bahagia.la merasa sia-sia dengan apa yang dimilikinya saat ini sebab tiada seseorang yang dicintainya.
Kepulangannya kembali ketanah air karena la telah menyelesaikan pekerjaannya disana dan karena merindukan orang yang dicintainya.la datang dengan niat untuk memperjuangkan kembali cintanya.Apalagi la mendengar kabar jika Anayra masih sendiri setelah berpisah dengannya dan selama itu pula tidak dekat dengan pria manapun setelah dirinya.Sontak hal itu membuatnya lebih bersemangat untuk kembali dan untuk mengejar gadis yang dicintainya.
"Mmh...Ok,sekarang kita bahas masalah bisnis.Za,kita akan menangani proyek STAR group untuk pembangunan hotel diBogor.Mereka suka hasil rancangan gue Za.Apa lu mau bantu gue Za?.".Ucap Lefrand mengalihkan topik pembicaraan sambil meletakkan cangkirnya dimeja setelah menyeruput kopinya.
Baru beberapa hari menginjakkan kakinya dikantor,la sudah mendapatkan beberapa proyek besar.Namun saat ini pembangunan gedung Hotel yang dikerjakannya.
"Off course,why not Jo?!.Wahhh,gue salut lu emang hebat dan lebih handal dari gue.Tentu gue ga mungkin nolak proyek kelas kakap ini Jo.Lu tau kan selama lu pergi,gue cuma dapat proyek kecil saja,tapi baru beberapa hari lu datang dan memimpin dikantor ini,lu sudah dapat umpan yang besar.Hahaha...".Ucap Reza sambil tertawa senang dan bertepuk tangan sebagai penghargaan untuknya.
Reza mengakui kemampuan Lefrand jauh diatasnya meski la terjun didalam bidang yang sama,namun bakat Lefrand melebihi dirinya.Ketika la menempati posisi Lefrand hanya beberapa proyek kecil yang dikerjakannya dan itupun hanya membuat rancangan bangunan Restoran dan Ruko saja.
"Tapi Za...Kayaknya waktu bulan madu lu bakal tertunda.Sebab kita akan mulai pekerjaannya 3 hari kedepan!?.".Ucap Lefrand tertahan sambil meremas-remas jarinya.
Lefrand tampak ragu karena takut Reza menolak dan cemas jika Reza akan memilih pergi berbulan madu daripada membantunya.
"I'ts ok Jo!,itu bisa diatur!.wanita itu cuma butuh sentuhan kasih sayang dan perhatian,bukan sekedar Honey Moon.Dan jangan lupa manjakan mereka dengan uang!,hahaha...".Ucap Reza sambil tertawa terbahak-bahak dan menyandarkan punggungnya dibahu sofa.
Lefrand bernafas nafas lega karena Reza tidak menolak dan mau membantunya.
"Lu memang lebih hebat soal wanita dibandingkan gue Za,dan lu lebih pintar cara naklukin wanita daripada gue!.".Lirih Lefrand dengan raut wajah sedih dan mata menerawang mengakui kekurangannya tanpa merasa malu didepan Reza.
Lefrand sudah tahu watak Reza dan menyadari kelebihan Reza yang tidak ada pada dirinya.Reza memang lebih tahu kelemahan wanita dibandingkan dengannya dan lebih paham cara menaklukkan hati wanita serta paham dengan keinginan wanita daripada dirinya.
Mendengar hal itu,Reza terhenyak sampai beringsrut duduk tegak disofa karena ucapannya telah menyinggung perasaan Lefrand.Namun bukan maksud menyinggungnya berkata seperti itu.
"Sorry Jo!,gue ga maksud gitu!.".Ucap Reza sambil menepuk lengan Lefrand dengan perasaan menyesal.
"I'ts ok!,gue paham!.Gue cuma kecewa dan sedih sebab belum bisa merebut hatinya lagi.".Ucap Lefrand sambil bersandar dan menyilangkan kedua tangannya dengan kaki berselonjor kebawah meja.
Dia tahu dan mengerti sahabatnya itu tidak bermaksud demikian.Saat ini perasaannya memang sedang sensitif sekali karena usahanya belum membuahkan hasil dan malah harus mendapati Anayra menjalin cinta dengan Khaffa.
Hancur lebur lah perasaannya setelah tahu hal itu.Padahal selama ini la belum pernah mendengar kabar berita dan pengakuan dari Anayra ataupun orang lain jika Anayra memiliki kekasih.Namun secara tiba-tiba tanpa diduganya Rena memproklamirkan jika Anayra calon istri Khaffa,pria yang tidak dikenalnya dan tidak pernah ditemuinya sebelumnya.
"Lu jangan mudah nyerah dan patah semangat Jo!.Gue yakin kalian bisa bersama lagi kalo lu terus berjuang dengan keras!.".Ucap Reza sambil menepuk lengan Lefrand untuk menyemangatinya.
Reza paham dan mengetahui suasana hatinya saat ini.Lefrand sedang berjuang untuk mendapatkan hati gadis yang dicintainya kembali.
__ADS_1
"Yaaah,gue harap begitu!.Tapi dia- ...".
'Sebaiknya Reza ga perlu tau kalau Anayra sekarang punya kekasih...Batin Lefrand mengurungkan niatnya untuk memberi tahu Reza jika Anayra sudah memiliki kekasih.
Dia ingin menanggung beban pikirannya sendiri dan menyimpan kegundahannya didalam benaknya tanpa harus membebani orang lain.
"Ekhm....Oiya Za,nanti hubungi Pak Heri dan Pak Beni,atur jadwal pertemuan gue sama mereka!.".Ucap Lefrand sambil beringsrut meraih kunci mobil dan ponselnya dimeja.
Demi kelancaran pekerjaannya,Lefrand menyuruh Reza menghubungi dua orang yang sudah dipercayanya.Heri seorang kepala proyek dan Beni seorang seorang pelaksana.Mereka berdua sudah sering diajak kerjasama untuk ikut terlibat disetiap proyek yang ditangani Lefrand.
"Siap Boss!.".Ucap Reza sambil menggerakkan tangannya memberi hormat.
Dengan senang hati Reza selalu melaksanakan titahnya tanpa berani membantah atau menolaknya.Sebab Lefrand sosok rekan kerja yang pengertian dan tidak pernah perhitungan soal materi.
"Za,lu standby disini dan cek gambar cetak biru itu!.".Ucap Lefrand sambil menunjuk gulungan kertas dimeja kerjanya.
Gambar Hotel hasil rancangannya yang sudah siap untuk direalisasikan.
"Kalo ada kekurangan,lu diskusikan sama gue!.".Sambungnya.
"Ok,Boss!.".Ucap Reza sambil mengangguk.
Inilah saatnya bagi Lefrand untuk mengalihkan pikirannya pada pekerjaan setelah melewati hari kemarin yang membuat hatinya sakit dan pikirannya kacau balau.
Sejak saat itu Lefrand menjadi kurang tidur semalam karena memikirkan kejadian diRestoran.Dia gelisah dan gundah ditempat tidurnya.Badannya bolak-balik untuk mencari posisi yang nyaman supaya bisa tertidur pulas.Tetapi tetap saja tidak bisa membuat matanya terpejam dan terlelap karena setiap kata yang didengarnya kala itu terus terngiang-ngiang ditelinganya dan kejadian itu terus berputar-putar di otaknya.
"Ok,gue pergi cari angin segar dulu buat merefresh mata dan otak gue!.".Ucap Lefrand sambil beranjak berdiri disusul Reza ikut berdiri juga.
"Hati-hati Jo!.".Ucap Reza sambil menepuk pundak Lefrand.
Disepanjang perjalanan Lefrand merenung disela-sela mengemudikan mobilnya.Apakah la akan terus berjuang atau harus menyerah untuk mendapatkan cinta Anayra kembali.
"Apa benar mereka itu sedang dekat sekarang?.Tapi kenapa gue baru tau soal itu?.".
"Hubungan mereka benar-benar nyata atau cuma rekayasa?.Darimana awal ceritanya dan sejak kapan mereka dekatnya?.".
Lefrand menggeleng-gelengkan kepalanya.Tidak habis pikir karena secara tiba-tiba saja tanpa ada angin dan hujan Anayra memiliki kekasih dan menjadi calon istri dari pria yang tidak dikenalnya.
Lefrand menggeleng-gelengkan kepalanya karena merasa tidak percaya.Dia merasa harus menyelidikinya sendiri soal itu.Benar atau tidaknya.
"Ana',aku janji.Kalau memang benar hubunganmu dengannya maka aku akan menyerah,tapi kalau salah maka aku akan terus memperjuangkanmu!.".Ucap Lefrand tegas dengan niat yang bulat dalam hatinya sambil mengetuk-ngetuk setir mobilnya.
Tanpa Lefrand melaju dengan cepat membelah jalan tol dan jembatan layang memasuki kawasan keluar dari perkotaan.Dia ingin pergi ke suatu tempat yang pernah la datangi dulu dengan Anayra.Saat ini hatinya terdorong untuk ketempat itu.
Setelah menempuh perjalanan cukup jauh dan lebih dari 1 jam akhirnya sampai ditujuannya.Dia menepikan mobilnya diarea parkir lalu keluar dengan langkah panjang ketepi pantai.
Setibanya dipesisir pantai,Lefrand menginjakkan kakinya menyusuri hamparan pasir putih dengan mata menerawang jauh memandang luasnya pantai yang tidak terlihat ujungnya.
Lefrand POV.
Mataku menerawang jauh menatap pemandangan didepanku yang indah dan sejuk.Kuhirup sejuknya semilir angin yang menerpa wajahku dan menyibak rambutku.Kulihat deburan ombak menari-nari dan saling mendorong menghantam batu karang lalu berpencar menyapu hamparan pasir putih ditepian pantai.Kudengar kicauan burung-burung yang berterbangan diatas sana yang samar-samar.
Kupandang cahaya Matahari yang kian meredup karena hari menjelang sore.Kutatap lembayung senja yang masih malu-malu menampakkan sinarnya,namun tetap indah dan memanjakan mata.Kususuri hamparan pasir putih ditepi pantai.Dan kupeluk tubuhku dengan kedua tanganku,karena merasa kedinginan.
Aku kedinginan sedingin hatiku yang sunyi.Aku kesepian sesepi hidupku yang sendirian dan tanpa cinta.Dan aku kesakitan sesakit hatiku karena patah hati.
__ADS_1
Kuperhatikan sepasang kekasih yang sedang tertawa dan bercanda ria disudut sana.Kurasakan iri melihat mereka berlarian ditepi pantai saling melempar pasir dan saling menyiramkan air.
Seketika membuat hatiku merasa rindu.
Rindu akan wajahnya,senyumnya dan juga tawanya.Rindu akan tempat ini dan lembayung senja ini yang menjadi saksi pernyataan cintaku padanya.Dan rindu akan momen indah dan hari-hari yang penuh kasih sayang saat bersamanya.
Hatiku bertanya-tanya.
Mungkinkah hari itu akan kualami kembali?.Mampukah aku untuk mendapatkan cintanya kembali?.Bisakah aku melepas dan merelakannya pergi?.Dan sanggupkah aku hidup tanpanya.
Seketika air mataku menetes karena tak kuasa membendungnya lagi.Tetesan yang mengiringi hatiku yang meratap sedih.
Sedih karena ditinggal kekasih tercintaku.Sedih karena tidak bisa mendapatkan cintanya kembali.Sedih karena tidak bisa mengungkapkan rasa rinduku.Dan sedih karena harus melihatnya dengan dia.
Dia yang terlihat sempurna dariku.Dia yang jauh diatasku.Dia yang menjadi sainganku dan merebut posisiku.Dia yang bisa menerobos masuk kedalam hatinya.Dan dia yang berhasil memilikinya.
"Huuuhhh...
Kumenarik nafasku dalam-dalam untuk menghimpun kekuatan,kekuatan agar bisa melihatnya duduk bersanding dengan dia.Kuhembuskan nafasku untuk membuang kegalauan dan kesakitan.Galau karena tidak bisa mewujudkan impian dan harapanku.Dan sakit karena harus kehilangannya.
Seketika aku berpikir.
Apakah yang kurasakan saat ini sama dengan yang pernah dirasakannya ketika melihatku bersama gadis itu?.Apakah ini karma untukku?.
"Ana'...Benarkah cintamu sudah berpaling padanya?.Apa ga ada lagi tempat untukku dihatimu,Ana'?.".Gumamku pelan dengan perasaan sedih.
Hatiku terasa kosong dan hampa tanpamu disisiku.Hidupku terasa gelap dan sunyi tanpa kehadiranmu dihatiku.Dan semua yang kumiliki tiada artinya lagi karena tidak mampu menarikmu kembali kedalam pelukanku.
"Anaaa,aku rindu,cinta dan sayang kamu!.".Teriakku sekerasnya.
Berteriak pada angin,pada pasir dan pada air.Kuteriakkan kata-kata yang tidak bisa kuucapkan lagi padanya karena la telah menjadi milik orang lain.
Dalam kegalauanku,aku tersenyum getir meratapi nasibku yang miris ditinggal pergi olehnya.Terbahak-bahak aku tertawa menertawakan kebodohanku dulu hingga harus menghapus mimpi-mimpiku bersamanya.Kujambaki rambutku karena menyesali perbuatanku atas kejadian dulu yang sampai memisahkanku dengannya.
Dengan kerasnya ku menendang pasir dan air untuk melampiaskan semua beban yang ada dihatiku sembari berlarian.
Ana'...Ternyata apa yang kumiliki saat ini tiada artinya tanpamu disisiku.Dan semua yang kumiliki tidak mampu menarikmu kembali kedalam pelukanku.
Hatiku terasa hampa tanpamu.Kumerasa sakit dan perih saat ini.Haruskah aku kehilanganmu tuk yang kedua kalinya?...
"Seandainya waktu bisa diputar ulang kembali!.".
*End.
Author POV.
Secara perlahan Lefrand mengatur nafasnya yang tersengal-sengal setelah berlarian ditepian pantai sambil meluapkan perasaannya.la kemudian menghempaskan dirinya duduk diatas hamparan pasir putih.Hatinya tergerak dan tangannya bergerak untuk menulis namanya dan nama Anayra dipasir itu didalam sebuah lingkaran yang berbentuk hati.
Kemudian beranjak sambil menepuk-nepuk butiran pasir yang menempel dipakaiannya.Lefrand mengedarkan pandangannya menatap sekelilingnya dengan tatapan nanar.Seolah la mengucapkan selamat tinggal karena tidak akan menginjakkan kakinya lagi ditempat ini.
Setelah puas disana,Lefrand kemudian berjalan dengan langkah gontai kembali menuju mobilnya.Dia menstarter dan melajukan mobilnya kearah berlawanan untuk kembali kekota dengan perasaan hampa.
Suasana hati Lefrand sedikit terobati setelah mendatangi tempat itu.Tempat bersejarah baginya dan paling berkesan dihatinya karena ditempat itu kisah cintanya dengan Anayra dimulai.Tapi la tidak tahu apakah la akan kembali ketempat ini?.
Sebenarnya banyak tempat yang menjadi singgahannya dengan Anayra.Namun tempat itu adalah tempat yang pertama kalinya la datangi bersama Anayra.
__ADS_1