Cinta CEO Untuk Gadis Butik

Cinta CEO Untuk Gadis Butik
93.Babak baru kehidupan Riccy.


__ADS_3

***


Esok harinya.Disebuah tempat disalah satu kota dijawa barat.Seorang pria tampan menemani seorang gadis yang tengah hamil diruang pemeriksaan disebuah klinik khusus ibu hamil dan anak.Hari ini jadwal pemeriksaan kandungannya yang sudah memasuki usia 2 bulan.


"Kondisi janinnya sehat dan tumbuh dengan baik.Tapi pola makannya harus dijaga dan harus yang bergizi demi lancarnya perkembangan calon buah hati anda.".Ucap seorang Dokter kandungan.


"Baik Dokter!.".Sahut gadis yang ada dihadapan Dokter berambut ikal panjang itu.


"Ini diminum vitamin nya sampai habis sesuai resep.".Dokter memberikan beberapa kaplet vitamin didalam bungkus plastik dimeja.


"Mas,tolong jaga dan rawat istri anda supaya makannya teratur.Jangan terlalu banyak melakukan aktivitas fisik dan ga boleh stress juga ya.".


"Baik Dok',saya mengerti!.Terima kasih untuk semuanya.".Ucap pria itu sambil menyalami Dokter.


"Kalau begitu kami permisi dulu Dokter!.".Ucap pria itu sembari meraih bungkusan plastik itu.


"Ya,silahkan!.".


Secara bersamaan,pasangan suami istri itu keluar dari ruangan menyusuri lorong klinik menuju tempat parkir dimana mobilnya berada.


"Mas Riccy,makasih buat perhatianmu selama ini!.Aku berhutang budi sama mas.Kalo ga ada mas entah bagaimana nasibku sekarang!.".Ucap Aulia pelan dengan wajah tertunduk memandangi ponselnya tak berani memandang kearah Riccy yang berstatus sebagai suaminya.


Ada rasa bersalah dalam hatinya karena telah melibatkan Riccy yang tak berdosa dalam hidupnya.Sekilas Riccy melirik gadis yang duduk disamping kirinya.


"Sudahlah,ga perlu bahas soal itu.Aku melakukannya demi permintaan ibuku yang saking pedulinya pada kedua orang tua mu sampai harus mengorbankan kebahagiaan ku.Juga karena kasian pada nasib anak yang ada didalam rahimmu itu yang ditinggal pergi oleh ayahnya!.".Ucap Riccy sembari mengemudikan setir mobilnya.


Amanah mendiang ibunya membuat Riccy terpaksa menikahinya dan pasrah menjadi terikat kuat hubungannya dengan Aulia yang tak dikenalnya.Gadis yang harus diselamatkan nama baiknya,harkat dan martabat keluarganya serta bayi yang ada didalam kandungannya.


Dalam kebisuan selama perjalanan hingga akhirnya tiba ditujuan.Sesampainya dihalaman rumah,bergegas Riccy keluar terlebih dahulu tanpa menoleh pada gadis berparas manis yang duduk disampingnya tadi.Secepatnya la masuk kedalam dan langsung menuju kamarnya.


Sedangkan Aulia tak bergeming duduk dikursinya sembari mengelus perutnya yang mulai membuncit.Namun la tetap bersabar dan tak memusingkan sikap Riccy walaupun hatinya terpikat padanya.Aulia bisa memahami sikap Riccy padanya meski terkadang perasaannya merasa tersakiti jika la sedang sensitif.


"Bagaimana pun kamu ga salah dan berdosa nak!.Papa mu lah yang salah karena pergi tanpa pesan dan ga mau bertanggung jawab pada kehidupan kita berdua!.".


Diusianya yang masih terbilang muda,Ia harus memikul beban berat.Padahal banyak mimpi yang ingin diraihnya.


Beberapa Minggu yang lalu,Aulia shock karena tak mendapatkan haid bulanannya.Dengan inisiatif sendiri la menggunakan 'testpack' yang baru pertama kali dilihatnya.Nafasnya tercekat saat melihat garis dua tanda 'Positif' sesuai anjuran cara pakai yang dibacanya dibalik kemasan benda itu.


Sudah terbersit dalam pikirannya akan begini jadinya karena sadar diri pernah melakukan hal yang diperingatkan keras oleh kedua orang tuanya untuk tak pernah melakukannya sebelum terikat tali pernikahan.Namun entah 'setan' apa yang merasukinya hingga terjadi lah peristiwa itu saat menyerahkan aset berharga miliknya.


"Maafkan aku mas Riccy!,karena aku kamu harus mengorbankan masa depanmu dan kebahagiaan mu mas!.Seandainya saja ibumu ga berpesan untuk menjagaku sebelum beliau menghembuskan nafas terakhirnya.Mungkin saat ini mas udah pergi ninggalin aku dalam keadaan begini.Hamil di luar nikah!.".Lirih Aulia terisak-isak menahan tangisnya sambil memandangi cincin yang melingkar dijari manisnya.


Cincin kawin yang disematkan oleh Riccy saat akad pernikahannya yang seharusnya disematkan oleh ayah si jabang bayi.Terasa pedih dan perih perasaannya saat ditinggal pergi oleh ayah calon buah hatinya dan malah Riccy yang menanggung beban dosanya.


Gadis berusia 21 tahun itu berpikir dalam lamunannya.Masih terekam dalam memorinya saat kesuciannya direnggut oleh kekasihnya setelah berhasil membujuk dan merayunya dengan alasan akan segera menikahinya.Namun tanpa alasan yang jelas tiba-tiba saja pergi melarikan diri saat acara akad pernikahan mereka akan berlangsung.

__ADS_1


Dengan berat hati Riccy menikahi Aulia Izzatunissa atas permintaan sang ibu yang bersahabat dengan ibu Aulia.Kedatangannya kekota asalnya untuk mengunjungi dan menjenguk ibunya yang sering sakit-sakitan malah harus berakhir di pelaminan setelah baru beberapa hari sampai disana.


Saat acara akad pernikahan Aulia berlangsung,Riccy dan ibunya datang sebagai tamu undangan untuk menghadiri acara itu.Namun sebelum ijab kabul dilaksanakan,calon mempelai pengantin pria tiba-tiba menghilang dihari tersebut.


Setelah mendengar kabar itu.Tubuh Aulia langsung ambruk jatuh pingsan dan tak sadarkan diri dikamarnya karena shock.Suasana berubah menjadi ricuh dan berantakan seketika.


Seperti malaikat yang tak bersayap.Ibu Riccy menawarkan pertolongan pada keluarga Aulia untuk menyelamatkan kehormatan mereka dan mengajukan diri untuk membantunya dengan cara menikahkan anak-anak mereka tanpa kompromi dan diskusi dulu dengan Riccy dan Aulia.


Setelah menimbang-nimbang,akhirnya keluarga Aulia menyetujui usulannya itu.Dan tanpa mengulur waktu lagi akhirnya dilaksanakan hal tersebut.


Setelah mendengar permintaan ibunya,Riccy luar biasa kagetnya dan shock.Namun karena ibunya terus menerus menghiba dan memohon akhirnya la luluh juga dan mau menggantikan posisi mempelai pengantin pria walaupun terpaksa melakukannya.Belum lagi karena melihat kondisi sang ibu yang sudah semakin lemah karena sakit diabetesnya yang dideritanya sejak lama.


Mimpi dan harapan Riccy untuk bersanding dengan Alma kelak harus dikorbankan.Kandas dan sirna saat itu juga tanpa sepengetahuan Alma.


Didalam kamarnya Riccy merenung sembari duduk diatas karpet.Punggungnya bersandar pada tempat tidurnya.Asap rokok mengepul dimana-mana memenuhi seisi ruangan yang tertutup rapat pintunya.Jendelanya dibiarkan terbuka untuk sirkulasi udara yang terasa gerah dan panas.Keringat muncul dibalik celah pori-pori kulitnya.


Dengan tatapan kosong dan pikiran menerawang jauh.Riccy memandangi wajah Alma yang terpampang di galeri ponselnya.


"Apa yang kamu lakukan sekarang Al'?.Aku merindukan mu,rindu memandang wajahmu,candamu dan tawamu.Rindu memelukmu,rindu suaramu dan kata-kata mu yang lucu.Kamu sadar ga Al' kalau kamu itu bawel dan cerewet.Tapi itu yang paling ku rindukan darimu sekarang ini.".


Sungguh sakit hatinya karena hanya bisa memandangi foto Alma.Keinginannya saat ini ialah merengkuh tubuh Alma yang selalu terendus aroma wangi parfumnya.Dia masih ingat dengan bau harum Alma hingga sekarang.


"Maafkan aku sebab ga bisa memenuhi janjiku padamu,sayang.Kumohon lupakan aku dan kenangan tentang kita!.Anggap lah aku ga pernah masuk kedalam kehidupanmu.".


"Maafkan aku sebab impian kita untuk menikah ga akan pernah terlaksana.Aku harus memikul beban dan tanggung jawab orang lain untuk perbuatannya karena sudah menodai gadis yang kunikahi.Sekarang dia sedang mengandung benih pria itu.".


"Maafkan aku karena pergi tanpa memberi kabar.Terserah kamu mau menganggapku seorang bajingan atau pria brengsek.Menurutku itu lebih baik supaya kamu bisa cepat melupakanku.".Sembari mengusap butiran air bening dipipinya.


"Ibu,kenapa ibu harus pergi meninggalkanku setelah menitipkan Aulia padaku.Apa ibu ga peduli dengan kebahagiaanku?.Harusnya ibu tetap disini menyaksikan rumah tangga kami yang seperti panggung sandiwara.Kami dekat dan tinggal didalam satu atap tapi kami seperti dua orang asing.".Sembari memandang bingkai foto mendiang ibunya yang terpajang diatas nakas.


Setelah beberapa hari pernikahannya.Kondisi ibunya semakin kritis dan memburuk.Walaupun sudah berjuang keras dan berusaha untuk kesembuhan ibunya namun penyakit yang menggerogoti tubuh ibunya telah menyertai hingga akhir hayatnya.


"Aulia,maafkan karena aku belum bisa membuka hatiku untuk mu.Aku akan mendampingi mu sampai bayi itu lahir.Setelah itu tanggung jawabku selesai sudah dan aku akan mencari Alma kembali.".


Dibalik pintu,Aulia mendengar semua yang dikatakan Riccy.Tanpa disadarinya pipinya telah basah oleh aliran air matanya.


"Beginikah rasanya menjadi orang yang ga pernah diharapkan hadir dalam hidupnya.Hancur lah sudah hidupku ini.Dia atau pun mas Riccy ga pernah menginginkanku.".Lirihnya pelan sambil dengan kerasnya memukuli dadanya sendiri yang terasa sesak dan berat.


Hidupnya seperti terombang-ambing ditengah lautan lalu terdampar di pulau yang asing saat ini.Sekarang hanya bisa menelan ludah pahitnya sendiri tanpa seorang pun yang mencintainya dengan tulus.Hidupnya seperti sebatang kara walaupun telah bersuami.


Dengan pelan tubuhnya merosot kebawah dan bersandar dipintu kamar Riccy.Menahan suara isak tangisnya dengan menutup mulutnya sembari sesenggukan terduduk dilantai.


Bahtera kehidupan rumah tangganya dengan Riccy sangat hambar dan tawar.Bahkan mereka tidur dikamar yang terpisah.Tak ada sinyal cinta dari Riccy dan tatapan kasih sayangnya walaupun peduli dan perhatian padanya.Meski sikapnya dan auranya dingin saat berhadapan dengannya tetapi hati Aulia cukup senang.


Sekuat tenaganya Aulia berusaha keras untuk bangkit berdiri karena tulang kakinya terasa lemas dan bergetar.Dengan gontai la menuju kamar mandi saat perutnya mual dan terasa diaduk-aduk.

__ADS_1


Hoekkk,hoekkk...


Memuntahkan cairan didalam perutnya yang kosong karena tak bisa masuk makanan pada trimester pertama kehamilannya.Sembari meraba-raba dinding berjalan menuju kamarnya.Kepalanya terasa berputar-putar sampai langkahnya limbung.


Brugggh.


Sebelum sampai kekamarnya,penglihatannya kabur dan gelap.Kakinya tak mampu lagi menahan bobot tubuhnya.Didepan pintu kamarnya Aulia ambruk.


"Apa itu yang jatuh?.".Gumam Riccy saat mendengar suara terjatuh.


Untuk memastikannya la bergegas keluar dari kamarnya dengan tergesa-gesa setelah meletakkan ponselnya diatas nakas.


"Auliaaa...".Pekik Riccy ketika melihatnya terkapar dilantai.


Dengan pelan Riccy memangku dan menggendong tubuhnya yang ringan masuk kedalam kamar.Perlahan dibaringkan tubuhnya ditempat tidur lalu menyelimutinya.


"Kamu benar-benar merepotkan ku Aulia.Aku seperti merawat orang yang sakit saja.".Gumam Riccy saat melihat wajahnya yang pucat pasi dan agak kurusan.


Walaupun ucapan Riccy terdengar menyakitkan hati Aulia jika sadar.Namun matanya selalu menatap wajah Aulia dengan iba.Riccy benar-benar menjalankan amanah mendiang ibunya untuk merawat dan menjaganya.


Sembari tersenyum miring."Hemh,dasar gadis ringkih dan lemah.Kamu kayak anak kucing yang terlantar dijalan lalu kupungut dan kubawa pulang.".Sambungnya sembari mengamati tubuh kurus Aulia yang terbungkus selimut.


Kendati demikian tetapi hati Riccy mengakui jika Aulia gadis berparas manis dengan lesung pipit dipipinya.Matanya bulat dan berhidung mancung serta bulu alis yang tebal.


Sebenarnya Aulia gadis yang pintar dan berbakat serta mandiri dan kuat.Namun karena peristiwa yang dialaminya menjadikannya lemah dan tak berdaya.Dia merupakan putri pertama dari keluarga yang cukup berada karena profesi ayahnya sebagai Dosen disalah satu universitas ternama disana.


Karena hobinya menari tradisional daerah,sehingga menjadi penari profesional.Saat remaja la kerap mengikuti kontes dan mengisi acara di pesta pernikahan atau pembukaan event-event tertentu.Bahkan banyak piala dan piagam penghargaan yang didapatkannya.


Sebelumnya badan Aulia padat dan berisi saat menikah dengan Riccy.Namun efek mual dan muntahnya menyebabkan badannya menyusut dan berat badannya turun.Ditambah lagi tak bisa mencerna makanan sehingga kurang asupan nutrisi pada tubuhnya.


Riccy dan Aulia tinggal disebuah rumah minimalis yang dibelikan oleh mertuanya sebagai hadiah pernikahan mereka.Dan mobil dibeli Riccy dari sisa hasil bagi waris harta orang tuanya.Sebab rumah Riccy sebelumnya kini telah berpindah tangan pada orang lain karena rumah itu menjadi rebutan sanak saudaranya dari keluarga mendiang ayahnya.Maka mau tak mau harus dijualnya untuk dibagikan harta warisan itu demi menutup mulut mereka.


Mobil yang selalu digunakan Riccy saat bekerja kini berpindah tangan pada kakaknya untuk menghilangkan jejaknya.Dia tak mau keberadaannya diketahui oleh Khaffa dan orang-orang disekitarnya.Untungnya jauh-jauh hari sebelum pergi,Riccy mengembalikan mobil inventaris kantor dan membeli sendiri mobilnya itu agar lebih nyaman dan leluasa menggunakannya.


Sedangkan rumah yang dibelikan oleh Ayah Khaffa yaitu Andika atas nama Riccy kini tak berpenghuni lagi.Namun masih banyak barang-barang pribadi miliknya yang tertinggal dirumah itu.Sementara pekerjaannya sekarang,Riccy menjadi kepala toko disebuah toko bakery salah satu toko cabang milik ibu mertuanya dikota itu.


Layaknya wanita yang sedang hamil muda.Aulia selalu memuntahkan kembali yang dimakannya.Tetapi walaupun tanpa asupan makanan pun selalu saja muntah sebab sulit untuk menelan makanannya karena lidahnya terasa pahit dan asam.Belum lagi setiap tercium aroma makanan pasti mengundang mual perutnya.


Sembari menunggu Aulia dari pingsannya yang sering terjadi.Riccy menyiapkan makanan untuk mereka didapur.


Dirumah sakit dikota lainnya.Ibu Alma menemani putrinya yang terbaring ditempat tidur dengan selang infus,oksigen dan jarum infus.Selama seharian penuh ada disana tanpa mau beranjak meninggalkan tempat itu.


"Kapan kamu bangun Ama?.Maafin ibu karena sering maksa kamu supaya mau dijodohin dan nuntut kamu supaya cepat nikah!.".Sembari duduk disamping ranjang Alma,la menangis sampai berderai air matanya dengan perasaan menyesal dan bersalah.


Teringat sikapnya yang selalu keras dan kasar pada putrinya.Selalu mencaci makinya dengan alasan yang sama dan menghujaninya dengan cibiran dan sindiran.

__ADS_1


Penyesalan memang tiada artinya saat ini karena nasi sudah menjadi bubur dan waktu pun tak bisa diputar ulang kembali.Namun tak ada kata terlambat untuk sadar,intropeksi diri dan memperbaiki semuanya.


__ADS_2