
Sepulang dari makam kedua orang tua mereka, Daniel dan Yasinta sampai rumah sudah malam. kembar sedang bermain dengan om Riadi.
"mama papa pulang, asyikkk" teriak kembar
"kalian baru pulang" ucap pak riadi
"iya om" ucap Sinta sambil Salim sama pak Riadi
"mama papa, kami sudah belajar tadi, sekarang kami lagi bermain" cerita kembar sambil menyalami mama papanya.
"oh iya, main apa? tadi pintar ngga disekolah" tanya Yasinta seperti biasa
"pintar ma"
"oke sekarang lanjut dulu main, mama sama papa mandi dulu"
"oke mama papa"
Keduanya kembali fokus dengan mainan baru mereka merangkai kereta dan relnya.
"kamu mandi dulu gih, saya bicara bentar sama om" ucap Daniel sambil mengelus kepala Yasinta. Yasinta terlihat masih agak sedih memang sepulang dari makam tadi.
"iya kak, saya naik dulu ya, om"
"iya sayang"
Sepeninggal Yasinta Daniel mengajak omnya duduk di teras.
"aku ingin ngobrol bentar om, tapi kita diteras aja, boleh"
"bolehlah, kamu itu, kayak sama siapa aja. apa ada yang penting"?
"iya, aku ingin ngobrol sama om, tapi anak-anak ngga usah dengar"
"ohhh ya sudah ayo"!
"ada apa" tanya pak Riadi serius saat mereka sudah duduk berdua diteras.
"tadi kami mampir ke makam ibu dan makam mami Sinta" awal ceritanya
"terus"
"Gimana yah, tadi Yasinta terlihat sangat sedih di makam mamanya.Sambil menangis dia mengingat kesusahan dan kesedihan mereka dulu om. Sampai maminya meninggal dan mereka terusir dari rumah itu saat dia hamil hampir lima bulan. aku sampai ngga tega om. Saya hanya ingin om bantu aku, aku ingin mengungkap kembali sebab kebangkrutan papi"
"kenapa kamu ingin itu"
"karena feeling aku mengatakan, mereka pasti menggunakan sedikit kecurangan om. Rumah mereka jatuh ke tangan keluarga fariza, perusahaan papi jatuh ke twins grup keluarga Fariza",
"memangnya kenapa"?
"karena ini semua seperti ada hubungannya om. papi bangkrut karena proyeknya di demo warga di Kalimantan, terus keluarga Fariza mau meminjamkan uang dalam jumlah besar asal Yasinta jadi menantunya. Dan saat papi menculik Yasinta dan dibawa ke Singapura ternyata Yasinta sudah hamil kembar om. Mereka menuduh Yasinta menjebak mereka padahal Yasinta sendiri ngga tahu kalau dia sedang hamil. Dan om tahu siapa yang mau dijodohin ke Yasinta, dialah Diandro Fariza yang kalau di rumah sering dipanggil Fariz. Cowok yang mengejar Yasinta waktu SMU."
"ohhhh" pak Riadi manggut-manggut walau sedikit kaget.
"apa menurut om, ada kecurangan disitu" tanya Daniel serius.
"Daniel di dunia bisnis memang sering terjadi kecurangan, saling sikut, itu wajar. Yang jadi pertanyaan kita dan ingin kamu ketahui, kalau benar mereka berbuat curang, apa motifnya, apa tujuannya. Karena ngga mungkin mereka melakukan itu tanpa tujuan"
__ADS_1
" iya benar om, apa mereka dendam sama Yasinta"
"Sebenarnya om sudah suruh orang untuk menyelidiki ini, kamu tenang aja, tapi twins grup itu bukan perusahaan abal-abal, jadi data mereka sudah terprotek dengan baik. Tapi om yakin akan ada celah untuk menyelidikinya"
"Daniel juga udah suruh orang waktu menyelidiki Yasinta om, tapi mereka juga kesusahan untuk menembus twins grup"
"iya sudah, om janji, om akan bantu pak Yusuf untuk menyelidiki kasusnya dulu. Om sangat menyayangi Yasinta seperti anak om dan Yasinta sangat menyayangi pak Yusuf, jadi om akan mewujudkan keinginanmu dan Yasinta. Tapi kita tidak usah sesumbar, tenang aja, kamu kembangkan pabrik dulu aja, ini biarkan jadi urusan om"
"baik om"
"oh iya dan, sepertinya kembar sangat merindukan kakeknya. tolonglah kalian bujuk pak Yusuf untuk tinggal disini. Rumah sebesar ini akan lebih rame kalau ada pak Yusuf. dan yang paling utama, aku ingin kembar senang dan bahagia"
"iya om, aku tahu. aku akan coba ngomong sama Yasinta"
"ya sudah, mandi dulu gih, aku masih mau main sama sikembar."
"iya, saya naik dulu ya om" Daniel bangkit berdiri
"hmmmm sana"
Daniel melangkah masuk dan langsung naik menuju kamarnya.
Seminggu sudah berlalu setelah obrolan itu. Daniel dan Yasinta masih bekerja dan kadang jalan-jalan berdua setelah kerja. Daniel dan anak-anaknya sangat menikmati waktu untuk bersama.
Pak Riadi apalagi, dia sangat antusias dengan kedua cucunya. Saat mereka bermain handphonenya bergetar karena memang sengaja volumenya dikecilin.
dddrrrt dddrrrt dddrrrt
"Halo"
"di resto M jam satu siang"
"baik pak"
Tut Tut Tut
'apa dia sudah menemukan sesuatu' batin pak riadi
Sebelum jam satu siang pak Riadi sudah keluar dari rumah bersama pak Amir.
"opa mau kemana" tanya kembar yang sedang sibuk dengan merangkai pesawatnya saat pak Riadi keluar dari kamarnya dengan pakaian rapi.
"opa pergi sebentar, mau ketemu teman opa, nanti kita main lagi ya"
"oke opa" keduanya menyalami pak Riadi dan ini selalu membuat pak Riadi tersentuh.
"hati-hati ya opa"
"iya sayang" ucapnya mengusap kepala keduanya.
Tepat jam satu siang pak Riadi sudah tiba ditempat janjian.
"selamat siang tuan"
"siang"
"duduk, kamu minum apa"
__ADS_1
"nanti saja tuan, saya juga tidak mau lama-lama" seperti biasa memang, saat ngasih laporan hanya butuh waktu yang pendek.
"hmmmm"
"twins grup, keluarga Fariza. istrinya Mirna Fariza, teman satu SMU pak Yusuf regata. pernah cinta terpendam sama pak Yusuf, tapi pak Yusuf memilih indah istri pak Yusuf yang telah meninggal. Ibu Mirna masih dendam sama pak Yusuf dan Bu indah. Sehingga saat dia tahu suaminya ada kerjasama dengan pak Yusuf dia langsung berusaha menghancurkan keduannya. "
"dengan"
"menyuruh warga sabotase proyek di Kalimantan"
"terus"
"proyek itu mangkrak dan pak Yusuf hancur, karena semuanya sudah dia habiskan untuk proyek besar itu, proyek itu bernilai trilyunan"
"apa rumah tangga mereka bahagia"
"maksudnya Fariza atau pak Yusuf"
"Fariza"
"Keluarga Fariza bukan keluarga yang hangat bahkan bisa dibilang hanya tiang tanpa isi. karena mereka tidak pernah harmonis, hanya sekedar menjalani. oh iya satu lagi Diandro Fariza pernah tergila-gila dengan non Yasinta".
"Diandro Fariza"
"Diandro anak kedua mereka yang hidupnya juga hanya berfoya-foya, bermain wanita"
"Sekarang ikut bekerja dikantor Fariza grup, karena bapaknya ingin dia mandiri, dan jangan buat ulah lagi"
"terus, pasangannya"
"Dia pernah menikah, tapi hanya tiga bulan lalu mereka berpisah. Katanya dia sangat terobsesi dengan nona Yasinta."
"untuk penghasutan warga, tolong tuntaskan, "
"baik tuan"
"tentang perasaan ibu Mirna coba cari sedikit aja bukti"
"baik tuan"
"pergilah, nanti aku transfer"
"baik tuan, saya permisi"
"hmmmmm"
'Mirna dendam sama Yusuf, Diandro dendam sama Yasinta, benar-benar keluarga yang penuh luka cinta' batin pak Riadi agak lucu.
Pak Riadi memang belum dan tidak mengenal ibunya Yasinta, tapi dia yakin pasti wanita yang baik dan lembut, itu tergambar dari menantunya Yasinta.
'Kalian memang pantas diperebutkan, untunglah Daniel beruntung mendapatkanmu yasinta' batin pak Riadi
Hai readers, jangan lupa like dan coment donk.
Terimakasih ya
I LOVE YOU ALL🙏🤗
__ADS_1