CINTA DIBALUT DENDAM

CINTA DIBALUT DENDAM
EPISODE 83 BELANJA


__ADS_3

Daniel dan Yasinta menuju plaza z yang direkomendasikan oleh Dodo sang asisten pribadi.


Hampir tiga puluh menit baru mereka memasuki pelataran parkir mall tersebut. Daniel langsung menggandeng tangan Yasinta dengan sangat yakin dan memasuki mall itu dengan senyum yang tidak ketinggalan. Dia sudah membayangkan akan membelikan Yasinta banyak pakaian tanpa Yasinta bisa menolak dengan cara Daniel sendiri.


"Selamat datang di toko kami" ucap karyawan boutiqe yang membukakan pintu untuk Daniel dan Yasinta.


"Saya mau ke pakaian anak laki-laki, sebelah mana" tanya Daniel


"oh mari pak, sebelah sana" ucap karyawan tersebut sambil mengarahkan Daniel dan Yasinta


"terimakasih" ucap Yasinta sementara Daniel hanya diam aja.


"wah itu lucu kak, keknya kembar cocok deh" tunjuk Yasinta ke salah satu pajangan anak cowok.


"iya, kamu benar" Daniel langsung antusias


"mba, coba yang ini kembar ya, size-nya juga sama" ucap Daniel. Yasinta membisikka sesuatu sama Daniel yang membuat Daniel makin semangat.


"kak, kalau ada pilihan warnanya itu aja beda warna dua stel boleh ngga" bisiknya karena dia melihat pakaian ini sangat lucu.


"boleh dong sayang" ucap Daniel yakin


cup


Dikening Yasinta, " gada yang gratis atas suatu permintaan sayang" ucap Daniel nyengir sementara Yasinta jadi cemberut.


"baik pak, akan saya siapkan" ucap karyawan toko itu sedikit malu atas perlakuan Daniel ke Yasinta.


"mba, ada warna apa aja"


"warnanya biru, hitam sama kuning Bu"


"saya ambil biru, sama kuning ya. sizenya sepuluh" ucap Yasinta kikuk.


"ini juga lucu sayang" tunjuk Daniel.


"benar juga" gumam Yasinta.


"apa yang tadi satu aja ya kak, ini aja satu lagi" ucap Yasinta


"kenapa, ambil aja semua"


"nanti kebanyakan ga"


"hehehehe istriku ini benar-benar ya" ucap Daniel nengacap rambut Yasinta dipucuk kepalanya.


"Sinta sayang hari ini aku khusus mengajakmu belanja, ambil semua yang kamu suka, apa untukmu, untuk papi, untuk kembar atau untuk siapa kek, yang penting jangan buat pacarmu, oke" ucap Daniel sangat jelas


"tapi kak"


"kalau kamu membantah disini, aku akan langsung mencium bibir monyong kamu didepan semua orang, aku tidak becanda. Jadi kalau kamu kangen sama ciumanku lakukan bantahan sebanyak-banyaknya" jelas Daniel.


"iya iya, saya akan patuh," ucap Yasinta akhirnya harus mengalah.

__ADS_1


"nah begitu donk, mba ambil yang ini juga ya," ucap Daniel sama SPG nya.


Yasinta juga membeli topi untuk kembar dan juga beberapa potong kaos warna warni.


Selesai belanja banyak buat kembar Daniel membawa Yasinta ke arah baju orang tua. Daniel ingin membelikan untuk mertuanya. Yasinta tidak dapat menolak karena Daniel bisa nekad menciumnya ditempat umum, dia cukup tahu Daniel kalau sudah bicara. Akhirnya dia pilih dua buah kaos yang bagus untuk papinya.


Sekarang mereka menuju pakaian wanita. Daniel sudah ultimatum Yasinta minimal lima stel atau lebih.


Akhirnya Yasinta mendapatkan pakaian yang sangat indah tapi harganya selangit.


"kak, ini boleh, tapi harganya segini" tunjuk Yasinta ke barcode pakaian tersebut. Harganya sangat mahal menurut Yasinta, karena barangnya memang bagus.


"kamu beli sepuluh juga boleh sayang, kamu belum menghabiskan omzetku sehari" goda Daniel mendekatkan wajahnya kepada Yasinta.


"sombong" ungkap Yasinta tapi senyum. Dia sebenarnya sudah tidak pernah lagi bermimpi untuk memakai pakaian merk ini, karena gajinya setengah tahun akan langsung terkuras habis.


"sekarang memang aku boleh sombong, bisa jalan sama cewek cerewet kayak kamu, untungnya sudah istriku dan ibunya kembar, jadi cintaku pasti akan terbalaskan, tinggal press confrence nya" ucap Daniel pede, dan membuat Yasinta sebenarnya sangat senang.


"ayo belanja apa lagi"? tanya Daniel


"sudah ini sudah lima stel kok"


"sepatunya ngga"?


Yasinta bengong sekejap, masih mikir perlu ngga beli sepatu baru.


"ambil dua pasang" paksa Daniel


"tapi kak"


"iya iya iya, aku beli dua pasang," ucapnya menjauh dari Daniel


Daniel senyum-senyum sendiri melihat tingkah Yasinta, Sedikit tidaknya hati Yasinta mulai dia buka, tidak dia tutup rapat lagi untuk Daniel.


"Ini kak bagus ngga"


"bagus, satu lagi"


"boleh tas itu aja ngga ganti sepatu"? sambil menunjuk satu tas yang ada di etalase toko tersebut.


"ohhh kamu suka itu, boleh" ucap Daniel sambil menarik tangan Yasinta mendekati tas tersebut.


Setelah merasa cukup Yasinta mengajak Daniel ke kasir untuk melakukan pembayaran.


Akhirnya SPG toko itu mengumpulkan semua belanjaann Daniel yang sangat banyak. Yasinta sampai tidak percaya, ternyata mereka belanja sudah ratusan juta.


Setelah mereka melakukan pembayaran karyawan toko tersebut menawarkan diri untuk mengantarkan belanjaan Daniel ke mobil, karena lumayan banyak.


"kak, belanjanya pasti kebanyakan ya"? tanya Yasinta ragu


" haaa apanya yang kebanyakan, kamu mau belanja segitu lagi juga ngga apa-apa, aku senang"


"ngga ngga kak, kapan-kapan lagi aja bareng sikembar"

__ADS_1


"ohh iya ya, oke ayo" ucap Daniel menuju mobil sambil menggandeng tangan Yasinta.


"Sekarang kita makan apa, mau makan dimana"? tanya Daniel begitu mereka ada dalam mobil karena tadi Yasinta ngga setuju makan direstoran yang ada di mall itu.


"kak Daniel ingin makan apa, aku ingin makan ayam goreng aja" ucap Yasinta


"oke, kita makan di jalan x aja, tempat kita dulu sering makan bersama"


"terserah kak Daniel, aku ngikut"


"oke, jalan sekarang" ucap Daniel melajukan mobilnya kearah kampus mereka jaman dahulu.


Saat mereka tiba ditempat mereka sering makan dulu, ternyata tempatnya sedikit berubah. Sekarang sudah lebih indah, dan lebih luas.


"kamu makan apa"


"ayam goreng, minumnya jeruk hangat" jawab Yasinta.


"saya samain aja mba" ucap Daniel kepada pelayan rumah makan itu.


"Seleramu belum berubah sin" setelah pelayan rumah makan itu berlalu dan menyiapkan pesanan mereka.


"karena itu enak" jawabnya asal


"jawabmu juga belum berubah" ucap Daniel


"maksudnya"


"kamu ingat dulu, saya tanya kamu kenapa suka ayam goreng dan jeruk hangat? jawabanmu adalah karena itu enak" kenang Daniel


"aku sudah lupa kak" jawab Sinta


"ya, mungkin kamu sudah lupa, tapi aku tidak sin, semua tentang kita selalu aku ingat walaupun aku sangat marah dan benci sama kamu. Aku selalu marah saat ingat kamu padahal aku sangat marah dan benci sama kamu" ucap daniel


"dulu kak Daniel pasti sangat benci samaku dan papi" ucap Yasinta menatap Daniel


"ya, aku sangat benci kamu sin. yang paling aku benci saat hatiku tak pernah bisa diajak kerja sama karena aku selalu merindukanmu, dan kamu tahu begitu aku tahu ternyata keluargaku di kota S juga pengusaha, aku berniat untuk balas dendam sama papi."


"sekarang kak Daniel sudah lihat papi begitu"


"Itu dia sin, saat aku melihatmu dulu di jalan saat motormu mogok dengan temanmu, aku mengira kamu kerja dipabrikku hanya untuk iseng, makanya aku ingin membuatmu tersiksa dengan bekerja sebagai bawahanku dalam ruangan yang sama, makanya aku ingin menarikmu menjadi sekretarisku"


"jadi Kaka sudah merencanakan semuannya sebelum aku ke pusat"


"iya, tapi kamu percaya ngga sin, saat aku melihat kamu hanya menerima semua tuduhan saya tanpa melakukan pembelaan, saya sangat sakit sin melihat kamu sangat sedih"


"Dan puncaknya adalah dipesta ulang tahunku dulu, aku bersyukur Bram datang menolongmu saat meta mempermalukan mu, ingin rasanya aku langsung memelukmu dan melindungimu, sayangnya cintaku masih terbalut dendamku sampai Bram mengatakan, ' bahwa hewanpun akan melindungi anak-anaknya, dan kamu akan menyesal'.


"Malam itu juga aku menyuruh orang untuk mencari tahu semuanya, dan mataku mulai terbuka" ucap Daniel sedih.


Terimakasih untuk setia membaca tulisan ini.


Terimakasih untuk like dan commentnya

__ADS_1


Terimakasih untuk semuannya.


I LOVE YOU ALL🙏🤗


__ADS_2