CINTA DIBALUT DENDAM

CINTA DIBALUT DENDAM
EPISODE 21 BERTEMU META


__ADS_3

Daniel yang malas meladeni Cyntia pun berlalu keluar dari ruangannya menuju ruangan Dodo.


ceklek


Tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu dia langsung masuk ruangan Dodo.


"pak Daniel" ucap Dodo langsung berdiri melihat bosnya tiba-tiba masuk keruangannya apalagi ada wanita yang dia ngga suka sama sekali mengekor dibelakang bosnya.


'pasti bakal ada kerjaan saya lagi nih, gara-gara nih cewek' batin Dodo


"do cariin dia apartemen" perintahnya langsung sama Dodo sambil melotot. sebenarnya Dodo juga yakin bosnya ngga terlalu suka dengan keberadaan nih cewek. Tapi belum sempat Dodo berargument Cyntia sudah nyahut duluan.


"sayang aku ngga mau sama Dodo, aku maunya sama kamu, kan sekalian kita bisa jalan bareng, kamu kerja terus" ucapnya dibuat sok manja sama Daniel membuat Daniel makin risih.


Itu sangat terlihat oleh Dodo membuat dia mengulum senyum melihat bosnya ngga nyaman. Dia tidak berani mentertawakan bosnya, walaupun dia ingin ketawa ngakak.


"aku tidak ada waktu, kamu pergi sama Dodo atau pergi sendiri" ketus Daniel makin kesal melihat Dodo menahan senyum.


"sayang" Cyntia makin ngga tahu diri malah makin bergelayut di lengan Daniel.


"do, kalian Carikan apartemennya sekarang", perintah Daniel serius


"tapi data yang bos minta tentang pabrik dikota B buru-buru bos" ucap Dodo berusaha menolak karena dia sangat malas dengan wanita ini, dan tadi pagi bosnya juga bilang data itu urgent.


"nanti aja itu, ini lebih urgent" potong Daniel cepat karena ingin Cyntia segera keluar dari kantornya.


"baik pak" ucap Dodo pasrah karena ngga bisa melawan bos.


Sementara Cyntia yang kecewa karena Daniel menyuruh Dodo yang menemaninya jadi ngalah.


"saya ngga usah sekarang cari apartemennya, saya dihotel dulu sampai kamu bisa nemenin aku nyari dan", ucapnya berlalu dari tempat itu dengan cemberut.


"hahaha " Dodo keceplosan ketawa ngakak setelah Cyntia keluar dari ruangannya.


"kenapa kamu ketawa" bentak Daniel membuat Dodo langsung terdiam.


"maaf pak, maaf.. habis bapak lucu, pacarnya ingin bermesraan bapak malah kerja terus" ucap Dodo ketawa ngakak sengaja ngeledek karena dia juga tahu Daniel ngga suka sama Cyntia karena pergaulannya. Gonta ganti pasangan seperti diluar negri.


"kamu sudah bosan kerja ya" bentak Daniel lagi


"belum pak Daniel" ucap Dodo langsung terdiam menahan senyum.


"lain kali kalau dia datang, kasih saya kode dulu, baru bilang ada apa ngga"


"baik pak"


"kerjain laporan pabrik kota B cepat"


"Katanya tadi bisa ditunda pak" goda Dodo senyum

__ADS_1


"gundulmu" ucap Daniel berlalu dari sana menuju ruangannya.


'huhhhh untung aja Cyntia langsung pergi, kalau ngga ngap saya' gumam Daniel.


Lalu Daniel kembali fokus dengan pekerjaannya sampai sore hari.


tok tok tok


"masuk"


"apa bapak lembur" tanya dodo


"ngga saya ingin langsung pulang, mau istirahat tapi kita ke mall bentar, aku ingin beli sesuatu"


"baik pak" ucap dodo melajukan mobil menuju mall M.


Begitu sampai mall Dodo menurunkan Daniel di lobby sementara dia langsung memarkirkan mobilnya.


Daniel yang baru turun dari mobil kurang fokus sehingga dia kurang sadar sedang diperhatikan oleh seorang wanita.


Si wanita langsung senyum dan mendekati Daniel serta teriak.


"danielllll" teriak meta


Daniel yang disebut pun kaget dan heran tapi hanya sekejap, detik berikutnya dia sudah sadar itu meta, teman kuliahnya dulu.


"kamu masih ingat aja" ucap meta agak manja, tadinya dia ragu apa Daniel akan menjawab sapaannya mengingat Daniel dulu ada pacarnya Yasinta, yang sangat cinta sama Yasinta. Sementara meta dan dua temannya sering banget mengisengi Yasinta.


"ya ingatlah, sekarang kamu tambah cantik dan modis" puji Daniel yang membuat meta lupa diri sekejap.


"ahh kamu bisa aja dan, jadi GeEr nih" jawabnya balik.


"tapi benar kok kamu tambah cantik, kamu sedang apa, nunggu jemputan atau mau masuk"


"ohh aku sedang nunggu teman, bentar lagi juga masuk" ucap meta


"ohhh ya sudah ayo masuk, kita tunggu temanmu didalam, kasih tahu aja kita dimana"


"ok sebentar" ucap meta senang apalagi melihat Daniel sekarang sudah sukses, tadi turun dari mobil mewah dan semua yang melekat ditubuhnya juga sudah barang-barang branded tentunya.


"meta kenalin Dodo asisten gua" ucap Daniel memperkenalkan Dodo yang baru bergabung.


"Dodo"


"meta"


"ayo" ucap Daniel lalu masuk kedalam mall.


"pak maaf saya ketoilet bentar" ucap Dodo terpisah dari meta dan Daniel

__ADS_1


"hmmm kita makan direstoran xx" ucap Daniel sambil tetap berjalan.


"iya pak" angguk Dodo.


Daniel membawa meta kesalah satu restoran mewah yang tentu saja tidak semua kalangan bisa makan disana.


'kamu mau pesan apa sambil nunggu teman kamu itu, atau bilang aja kita gabung disini, ngomong-ngomong kamu bukan sedang menunggu pacar kamu kan atau suami kamu"? tanya Daniel setelah mereka duduk diruang VIP restoran itu.


"ngga Daniel, aku belum laku"


"masa,?? masa gadis secantik kamu ini belum laku" ucap Daniel padahal dalam hati Daniel sebenarnya siapa yang mau sama wanita berhati jahat.


"ahhh kamu bisa aja, kamu sama Sinta gimana, kalian katanya sudah menikah ya"


"hahhh jangan bahas dia, kami sudah pisah, dia sudah meninggalkan aku demi seorang laki-laki yang kaya raya"


"masa sih, ternyata matre juga dia, dulu aja sok suci dan sok idealis dan dulu kamu kayaknya cinta mati sama dia" ucap meta tersenyum sinis mencibir Yasinta.


'apa iya dulu Yasinta itu sok suci dan sok idealis. Kalau dulu sih aku yakin dia masih polos, dan aku tahu bahkan dimalam pertama aja, dia sangat kaku bahkan untuk berciuman. mungkin keadaan dan desakan ayahnyalah membuatnya menjadi orang yang mata duitan alias matre' batin daniel


"yah namanya juga manusia pasti akan tergiur disuguhin duit dan kemewahan," ucap Daniel pasrah


"ya iyalah, cuma banyak wanita yang munafik, yaaaa seperti Yasinta itu" ucap meta makin memanaskan hati Daniel


"hehhh kamu benar, ehhh kita pesan dulu nih, kamu mau pesan apa, pesan aja yang kamu mau" ucap Daniel sambil melihat daftar menu yang ada.


"mba, pesan ini BLA BLA BLA BLA " ucap Daniel mewakili mereka bertiga karena Daniel tahu biasanya Dodo pesan makanan kesukaannya.


"baik pak, silahkan ditunggu"


"terus sekarang kamu kerja atau kegiatan lain"


"aku kerja dan"


"ohhh"


"kamu yang langsung sukses ya"


"iya begitulah, pas ada jalan terbuka" ucap Daniel senyum kecil


"kamu sepertinya sudah lama ngga kelihatan, kamu ngga dikota J kali ya"


"iya, aku baru disini. sebulan lebihlah. aku tadinya di kota S, tapi saya lihat ada peluang besar dikota T dan kota B makanya kantorku aku pindah ke kota J" cerita Daniel


"hebat kamu Daniel" ucap meta berusaha menarik perhatian Daniel.


"apa bapak sudah pesan" tiba-tiba Dodo sudah berdiri disamping Daniel.


"sudah, kamu duduk aja" ucap daniel

__ADS_1


__ADS_2