CINTA DIBALUT DENDAM

CINTA DIBALUT DENDAM
EPISODE 14 MENCOBA


__ADS_3

tok tok tok


"masuk"


"selamat pagi pak" sapa Yasinta ramah


"selamat pagi Yasinta, silakan duduk"


"terimakasih pak"


"gimana tadi perjalanannya dari kota T kesini, berangkat pagi donk" basa basi Dodo


"ngga pak, biasa aja berangkatnya jam operasi pabrik"


"syukurlah tidak macet ya"


"iya pak"


"terus gimana, kamu sudah setuju kan untuk menempati posisi sekretaris pak pimpinan seperti yang ditawarkan."


"iya pak"


" Nantinya kamu banyak berhubungan dengan saya sebagai asisten pribadi beliau"


"ohhhh" Sinta ber ohhhh doank


"kira-kira ini nanti job description kamu" ucap Dodo menyodorkan file yang berisi job description ya.


"apa menurut pak Dodo aku bisa menjadi sekretaris yang baik dari pak pimpinan, soalnya maaf pak saya tidak mengerti dengan dunia kerja bagian sekretaris, karena bapak kan tahu dulu saya hanya admin gudang."


"itu tergantung kamunya, mau ngga mempelajari dan memasuki dunia baru. Dunia baru maksudnya kamu masih harus belajar lagi."


"saya mau pak"


"sebenarnya sich kalau mau belajar dan fokus dalam bekerja, kamu pasti bisa kok. Di sini sekretaris pimpinan itu ada dua nantinya kamu dan nana. Ditambah lagi saya sebagai asisten pribadi beliau, jadi nanti kita bertiga akan saling bersinergi"


"Nanti sepertinya kamu cenderung ke kegiatan pribadi bos, sedangkan saya di kegiatan lain dan juga urusan kantor sebagian" lanjut Dodo.


"baik pak saya terima, dan saya akan berusaha memberikan yang terbaik" ucap Sinta yakin. Itulah memang salah satu kelebihan Sinta dari dulu dalam mengambil keputusan apa pun, dia selalu pertimbangkan dengan matang, tapi begitu dia putuskan dia akan bertanggung jawab dengan keputusannya.


"baik kalau kamu sudah terima, maka kita akan buat surat kesepakatan kerja atau kata orang kontrak kerja." jelas pak Dodo sambil mencari sesuatu dilaci kerjanya.


"nah ini coba kamu baca dulu kontrak kerjanya" ucap pak Dodo sambil menyodorkan file yang harus dibaca dan ditandatangani oleh Yasinta.


"Semua karyawan disini merupakan karyawan kontrak jadi semua menandatangani surat perjanjian kontrak, tidak terkecuali kamu"


Melihat Yasinta serius membaca pak Dodo ikut membantu menjelaskan file itu.


"intinya sich kalau kamu melanggar kesepakatan maka akan dikenakan finalty sebesar ini. Dan penghasilan kamu perbulan adalah segini. kita sudah baca data tentang penghasilanmu perbulan dibagian gudang, jadi yang dibayarkan di kantor pusat sekarang tiga kali lipat dari gajimu disana, bahkan nanti bisa lebih kalau kinerjamu bagus" jelas pak Dodo


"baik pak, saya setuju" ucap Yasinta ngga ingin berlama-lama. Sebenarnya dia sudah faham dengan kontrak kerja karena dulu papinya suka menceritakan dan memperlihatkan kontrak kerja karyawannya kalau Yasinta bertanya.

__ADS_1


"kalau begitu silahkan tanda tangan disini" tunjuk Dodo dikolom yang harus ditandatangani.


"baik pak" Lalu Yasinta membubuhkan tanda tangannya dikolom yang disediakan dengan selembar materai.


"ya sudah mba Sinta, mba Sinta sudah setuju dengan kontrak kerja kita, saya mewakili perusahaan berharap mba Sinta dan kita bisa bekerja sama demi kemajuan perusahaan. Jadi saya ucapkan sekali lagi Selamat datang dan selamat bergabung dengan team dikantor pusat" ucap Dodo sambil menyalami Yasinta.


"terimakasih pak, saya masih mohon bimbingannya" ucapnya dengan rendah hati.


"pasti mba, kita disini satu team, jadi kita semua harus kerjasama" ucap Dodo yakin dan dia sangat suka dengan gaya bahasa Yasinta dalam berkomunikasi.


"baik pak, terimakasih sekali lagi"


"terus kapan bisa langsung start kerja" tanya Dodo


"saya usahakan secepatnya pak, tapi saya harus cari kost-kostan dulu untuk sementara" ucap Yasinta


"oh iya, keluargamu didaerah T ya, dan untuk bolak balik juga sepertinya tidak memungkinkan" ucap Dodo juga


"iya pak, jadi saya dan anak-anak sepakat untuk pulang dua kali seminggu sampai saya menemukan tempat tinggal yang pas disini"


"ohhh begitu ya, terus mereka sama siapa"


"mereka nanti sama papi saya pak"


"ohhh sama kakeknya amanlah ya" ucap Dodo lagi


"semoga aja pak"


"yang pasti dekat sinilah pak, supaya irit bensin" ucap Yasinta sambil senyum.


"hahhhh kamu bisa aja, apa perlu bantuan untuk mencari kost-kostannya" Dodo menawarkan bantuan.


"kalau ada referensi boleh juga pak"


"kamu mau yang gimana, perabot lengkap full AC atau apalah kriterianya"


"hahaha ngga usah pak, saya cari tempat berteduh dan istirahat aja. ngga usah mewah-mewah. Saya hanya butuh kasur aja untuk tidur"


"maksud kamu"


"hehehe, maksud saya, saya cari satu kamar kecil aja pak, yang penting malam saya bisa istirahat. karena sekali tiga hari saya juga pulang kok ke daerah T" jelas Yasinta


"ohh kalau begitu coba nanti kamu ajak Nana deh pas makan siang"


"ahhh ngga usah pak, bentar lagi saya cari sendiri ngga apa-apa"


"kamu kan kurang paham daerah sini"


"nanti juga paham sendiri pak" ucapnya sambil senyum


"baiklah terserah kamu aja, yang pasti besok kamu pindah ke Kota J dan lusa harus sudah start kerja"

__ADS_1


"baik pak, kalau begitu saya permisi"


"ayo, saya kenalkan sebentar dengan Nana" ajak Dodo dengan senang hati. Dodo memang sangat terkesan dengan kepribadian Sinta. Seandainya dia belum menikah dan punya anak, mungkin Dodo akan suka sama dia.


"baik pak" lalu Yasinta ikut mengekor dibelakang Dodo menuju meja Nana.


"Nana kenalkan ini Yasinta, sekretaris pribadi pimpinan. Nanti yang berhubungan dengan urusan pribadinya akan ditangani oleh Sinta"


"oh ya, saya Nana"


"Yasinta"


"oh ya Nana, dia kan orang yang ditarik dari pabrik di kota T, jadi disini dia harus ngekost, kamu bisa ngga bantu dia mencari kost-kostan" tanya Dodo


"oh kalau kost-kostan sich disitu banyak kayaknya pak, tapi harus keluar komplek dulu mba, sebelum kita belok kiri tadi"


"ohh pertigaan itu ya mba" tanya Sinta


"iya mba, yang disebrang kampus itu"


"oh iya ya benar, dekat kampus biasanya pasti banyak kost-kostan murah, terimakasih mba Nana" ucap Sinta tulus


"sama-sama mba"


"kalau begitu saya pamit dulu pak Dodo, saya mau lanjut cari dulu kost-kostannya"


"iya oke, kamu sedikit banyak sudah dapat gambaran kan daerahnya, semoga cepat dapat yang cocok"


"iya pak, amin. kalau begitu saya pamit dulu"


"iya mba Sinta sampai jumpa lusa dikantor ini"


"iya pak Dodo" lalu Sinta keluar dari kantor yang megah itu dengan senang hati.


"pak, saya sudah selesai disini, tapi saya ingin mampir dipertigaan itu bentar ya pak, saya ingin cari kost-kostan" ucap Sinta kepada supir pabrik yang setia menunggunya diparkiran sambil ngopi.


"oh mba Sinta mau ngekost disini"


"iya pak, soalnya kalau bolak balik kota T dengan naik motor saya ngga sanggup. jadi mungkin saya nanti pulang tiga hari sekali"


"iya ya mba, benar juga"


"makanya tolong bantu saya cari yang murah ya pak, yang penting aman dan nyaman, kecil tidak apa-apa"


"ya sudah mba, kita cari aja dulu biar tahu keadaan lapangannya"


"terimakasih banyak ya pak"


"sama-sama mba"


Akhirnya mobil pabrik itu keluar dari areal parkir kantor pusat yang megah itu.

__ADS_1


__ADS_2