CINTA DIBALUT DENDAM

CINTA DIBALUT DENDAM
EPISODE 142 KELUARGA BAHAGIA


__ADS_3

Yasinta sudah kembali bekerja dengan Daniel sebagai sekretaris. Daniel tidak pernah membiarkan siapa pun mengganggu atau menatap Yasinta dengan intens. Dia hanya ingin Yasinta selalu didekatnya, katakanlah Daniel lebay atau egois, tapi itulah yang dia lakukan.


"pa, sekarang anak-anak sudah remaja, mereka perlu perhatian ekstra, aku sepertinya mengundurkan diri aja dulu untuk sementara ya" saat mereka berdua sudah ingin tidur


"kok tiba-tiba ingin mundur sayang, sudah bosan nemanin saya"


"bukan bosan pa, tapi sekarang anak-anak butuh perhatian ekstra" jawab yasinta


"kamu sudah pikirkan matang-matang" tanya daniel masih memeluk Yasinta


"makanya aku tanya papa, menurut papa gimana, karena kasihan anak-anak pa"


"Kalau aku sih dukung pendapat kamu aja, bukanya karena apa-apa tapi biasanya kamu itu mengambil keputusan sudah penuh dengan pertimbangan" ucap Daniel mengusap lengan Sinta.


"iya soalnya aku dengar-dengar obrolan Loan dan Leon itu kadang sudah mengenal lawan jenisnya, sudah mulai tertarik dengan wanita pa"


"masa"


"iya, kalau mereka lagi becanda tentang teman-temannya, saya tidak ingin mereka tidak terarah pa, walau sebenarnya aku juga takut papa macam-macam di kantor"


"maksudnya"


"kalau aku ngga di kantor takutnya papa cari sekretaris baru yang masih seksi" keluh Sinta asal.


"bhahahaha " Daniel ketawa ngakak dan menarik hidung mancung Yasinta.


"ternyata istriku ini takut juga kehilangan aku ya, kirain aku doank yang takut kehilangan kamu sayang", ucapnya disela-sela tawanya.


"ya iyalah, namanya juga papa laki-laki, masih ganteng, kalau digoda terus bisa jadi luluh" ucap Sinta serius membuat Daniel juga serius.


"sayang, kamu tahu ngga, diluar sana banyak banget cewek cantik dan sexy yang ingin mendekati aku, mungkin ya? Tapi aku juga ngga tahu kenapa aku tidak pernah tertarik dengan mereka. mungkin karena kamu adalah istriku yang paling aku cinta, jadi aku tidak pernah membuka hati untuk hal lain termasuk melihat kelebihan wanita lain" tutur Daniel serius


"Aku juga takut dimarah Tuhan sayang, dulu aku sampai merengek-rengek biar kamu kembali samaku dan kita saling mencintai, tapi begitu aku dapatkan aku sia-siakan, apa aku tidak berdosa coba" ucap Daniel serius.


"iya kakak benar, kita sebenarnya yang utama harus takut sama yang mengikat janji kita" ucap Sinta


"nah itu istri cantikku ini tahu" cubit Daniel dihidung Yasinta.


"apa masih cantik ya pa, udah anak empat" candanya sambil mengubah posisi tidurannya menghadap Daniel.

__ADS_1


"sangat cantik sayang" goda Daniel


"oh ya sayang, aku sudah kangen banget berduaan sama kamu seharian di kamar aja. besok kita nginap di hotel ya, ntar aku izin ke papi sama om Riadi"


"apa ngga malu pa, ihhh" ucap sinta


"mereka justru sangat senang kalau kita bahagia"


"iya sih, tapi kita sudah punya empat anak pa, bukan waktunya lagi berdua-duaan"


"siapa bilang tidak boleh berdua-duaan? justru karena sekarang anak kita sudah banyak sayang, kita harus ada quality time berdua, anggap aja honeymoon lagi"


"ihhhh papa tuh ya, udah tua, malu sama umur pa, bentar lagi mantu" ucap Yasinta lagi


"pokoknya besok kita nginap dihotel, anggap aja aku minta hadiah karena perusahaan papi kemarin dapat tender gede dari klienku" ucap Daniel sambil mengedipkan sebelah matanya kearah Yasinta.


"ihhh pamrih"


"terserah apa namanya, yang pasti aku ingin berduaan dengan istriku selama dua hari" tegas Daniel


"dua hari" Yasinta melongo


"kenapa kita harus kehotel sih pa, kamar kita juga sudah seperti kamar hotel"


"kita aekali-sekali perlu suasana baru sayang, tanpa keempat bocah itu dan kedua orang tua kita. only you and me"? ucap Daniel lagi.


"Nanti anak-anak gimana"?


"tenang aja, anak-anak nanti ada opanya dan kakeknya, mereka malah senang pasti dititipin",


"papa bisa aja deh"


"apa kamu ingin ke suatu tempat, dalam dan luar negri"?


"ngga ah kak, memang sih aku ingin jalan-jalan keluar negri, tapi itu harus sama opa dan kakek juga anak-anak"


"berarti lain waktu kita rencanakan deh"


"oke papah, kamu memang yang terbaik, tahu aja memanjakan anak dan istri" ucap Sinta

__ADS_1


"tapi sekarang aku minta depenya dulu"


"maksudnya" ucap Sinta


"aku mau ini.." bibir Daniel sudah menempel dibibir yasinta dan tubuh mereka sudah semakin rapat. Yasinta akan dengan senang hati melayani suaminya, karena Sinta memang tahu membahagiakan suami adalah salah satu kewajibannya.


Dan salah hubungan suami istri yang terutama harus ada rasa, karena kalau tidak ada rasa maka hubungan itu akan hambar. Jadi kita harus selalu refresh lagi rasa itu jangan sampai berlalu begitu aja.


Daniel yang selalu merasakan cinta dan kepuasan dari yasinta, bahkan tidak tertarik dengan hal-hal lain seperti selingkuh. Bagi Daniel cinta Yasinta sudah menutupi semua kekurangannya dan cinta Daniel sudah bisa menutupi semua kekurangan Yasinta.


Setelah keduanya terpu..kan dengan hubungan diranjang Daniel selalu membisikkan kata i love you serta mencium kening Yasinta. Hal yang tak pernah ketinggalan Daniel lakukan sepanjang mereka berumah tangga.


"sayang ngga usah mandi, bersih-bersih aja" ucap Daniel saat mereka sudah di kamar mandi.


"iya, takut sakit udah malam"


"makanya sini cepatan," ucap Daniel dengan handuk ditangan sementara dia sudah menggunakan celana kolornya.


Yasinta langsung menerima handuknya dan langsung keruang ganti. Dia menggunakan daster untuk tidur dan langsung naik ke tempat tidur.


"sayang besok jangan salahkan aku kalau dasterku sudah dimana-mana ya"? ucap Daniel yang sudah ada dibalik selimut.


"emangnya kenapa pa"


"kamu tahu ngga, setiap kamu tidur pake daster kita akan berakhir di kamar mandi besok. aku ngga kuat sayang dengan godaanmu"


"godaan" Yasinta melongo


"iya, begitu kamu tidur dastermu ini akan naik keatas tanpa kamu sadari dan itu membuat kepalaku nyut-nyutan" ucap Daniel membuat Yasinta tersipu. Yasinta memang bukan cewek yang sangat anggun apa lagi dalam tidurnya.


"ahhh papa ih, mesum terus, baru juga"


"aku kan hanya mengingatkan sayang, takutnya aku ngga kuat"


"udah ah, mau tidur, ngantuk" ucap Sinta. Dan Daniel akan memeluknya posesive sampai mereka berdua terlelap.


Dan Seperti biasa Daniel selalu bersyukur atas keluarga kecilnya yang saling mencintai. Cukup diawal-awal mereka menghadapi cobaan yang super berat bahkan sampai berpisah bertahun-tahun. Mungkin itulah yang dibilang orang ujian pernikahan dan mereka telah berhasil melewati itu. Sehingga rasa cinta dihati mereka masing-masing sudah teruji. Dan yang ada sekarang adalah rasa cinta dan bahagia.


Terimakasih ya, sudah like, coment dan votenya.

__ADS_1


I LOVE YOU ALL🙏🤗


__ADS_2