CINTA DIBALUT DENDAM

CINTA DIBALUT DENDAM
EPISODE 32 TEMAN LAMAKU


__ADS_3

Hai, hai hai redaers, masih setia kan, jangan lupa ya like dan comentnya. terimakasih.


I LOVE YOU ALL🙏🤗


Melihat Rio mengagumi dan memuji Yasinta hati Daniel gusar, tapi dia sangat malu untuk mengakuinya.


Dilihat dari sisi mana pun Yasinta memang wanita yang pantas untuk di kagumi. cara kerjanya tenang, tapi hampir tidak pernah Daniel menemukan kesalahan Yasinta. Daniel perhatiin berinteraksi dengan karyawan cowok juga dia sangat sopan, tapi dia penghianat, hanya itu yang membuat Daniel membenci Yasinta sampai saat ini.


Tapi bagaimana seandainya Rio serius mendekati Yasinta, dia kan tidak tahu Yasinta itu mantan istriku, dia tahunya Yasinta adalah janda.


Bahkan Rio mengatakan sama Daniel kalau janda lebih terhormat dibanding gadis tapi sudah sering mereka pakai.


Setelah Rio pulang Daniel bersandar di kursi kebesarannya.


tok tok tok


"masuk"


"siang pak"


"siang"


"Minggu depan ulang tahun bapa, apakah ada rencana khusus, mau liburan keluar atau sama teman-teman bapa atau bersama keluarga doank"


"ohhh ya, aku belum kepikiran, nanti aku pikirin dulu baru aku kasih tahu"


"baik pak"


Sejenak Daniel berpikir, sebentar lagi ulang tahunku, aku akan buat apa dihari ulang tahunku.


'apa aku ngumpul sama teman-teman lamaku aja ya, aku sudah lama ngga ketemu mereka, ingin tahu juga sekarang keadaan mereka kayak gimana' batin Daniel


'aku suruh aja Sinta menghubungi mereka satu persatu, tapi apa Sinta masih berhubungan dengan mereka semua ya'? batin Daniel lagi.


'oh ya kenapa aku ngga hubungi meta aja dia pasti bisa handle ini' batin Daniel lagi.


dddrrrtt ddrrrt ddrrrt


"hallo dan"


"halo met, kamu lagi sibuk ngga"


"biasa, Napa dan"


"ntar sore bisa ketemu"


"bisa dan, dimana"


"ntar aku kasih tahu lokasinya, ok"


"ok dan"


"bye bye" sambungan itupun terputus.


Meta disebrang sana serasa mendapat rezeki nomplok saat Daniel mengajak dia ketemuan nanti sore.


'mimpi apa semalam ya' batin meta senyum-senyum sendiri.


'apa Daniel benar-benar tertarik dengan aku ya, mungkin dia baru sadar kalau aku sangat cantik, apalagi Sinta yang terlihat baik itu ternyata bisa berkhianat' batin meta.

__ADS_1


'pokoknya nanti sore aku harus tampil cantik banget' gumamnya.


Sementara Daniel yang menghubungi meta berasa biasa aja, dia hanya merasa berhubungan baik dengan teman sekampusnya walaupun jujur dari dulu Daniel kurang suka dengan meta. cantik sih, bodynya juga benar-benar sexy tapi entah kenapa terkesan sangat murahan.


Bahkan Sinta yang sudah janda dengan dua anak jauh lebih enak dilihat karena sangat alami. Daniel hanya tidak mau menyingkirkan rasa dendamnya ditinggal Yasinta dulu, sehingga dia malu mengakui kelebihan Yasinta.


Setelah menyelesaikan pekerjaannya Daniel memanggil Dodo keruangannya.


tutttttt


"kamu keruangan saya sekarang"


"baik pak"


tok tok tok


"masuk"


"ada apa ya pak"


"ulang tahun saya nanti booking aja cafe Rio, aku ingin undang teman-teman lamaku dikota J. sudah lama tidak ketemu, acaranya santai aja ngga usah formil-formil" ucap Daniel


"oh iya, ini kan urusan pribadi, harusnya Sinta yang urus, tapi aku mau ini kamu aja yang handle semua" tegas Daniel


"baik pak"


"mengenai undangannya nanti ada temanku yang urus, kamu urus konsumsi dan tempat aja"


"ok pak"


"nanti sore kita ketemu dengan temanku itu dicafe xx"


"saya ikut pak"


"baik pak"


Sore harinya Daniel dan Dodo meluncur menuju cafe xx yang dekat dengan kantor meta. Daniel memilih disini supaya meta jangan kejauhan.


Daniel memilih restoran mewah supaya sekalian mereka makan malam.


"hai meta" ucap Daniel melihat meta memasuki restoran tersebut.


"hai, sory ya, lama ya menunggu" ucap meta sok ramah dengan tampilan yang sangat wahhh. parfumnya aja wanginya mungkin sudah bisa untuk mewakili satu ruangan.


"belum, kami baru sampai juga"


"do, tolong pesanin, tanya meta" ucap daniel


" baik pak"


"ibu meta mau pesan apa"


Sebenarnya meta sedikit kecewa, kenapa bukan Daniel yang menanyai dia mau pesan apa, malah suruh asistenya, padahal aku sudah dandan habis-habisan tadi, pikir meta.


"saya ngikut aja deh pak"


"baik pak Bu, berarti kita pesan ini, ini dan ini" ucap Dodo


"hmmmm" ucap Daniel asal

__ADS_1


Saat Dodo sibuk memberitahu pelayan pesanan mereka Daniel Langsung bicara to the point sama meta.


"begini met, aku mau minta tolong sama kamu, aku ingin ketemu teman-teman kuliah kita dulu, soalnya saya kan baru lagi disini, sudah lama di kota S. bisa ngga kamu menghubungi mereka, aku ingin kita bersantai sejenak nanti di cafe xx di jalan km. ngga ada acara apa-apa hanya santai," ucap Daniel


"tapi dalam rangka apa dan" tanya meta. Dodo melihat bosnya agak berat menjawab, akhirnya dia minta persetujuan Daniel lewat tatapan mereka dan Daniel mengangguk.


"ah begini nona, mungkin pak Daniel sebenarnya sudah kangen sama kota ini dan teman-teman lamanya. nah kebetulan pak Daniel hari Jumat ini ulang tahun, cuma beliau sebenarnya tidak begitu suka juga dengan acara ulang tahun, tapi mungkin ini hanya alasan untuk bisa mengumpulkan teman lama beliau" tutur Dodo sopan


"ohhh kamu ultah dan" tanya meta semangat


"hehhh sebenarnya aku ngga fokus ke ultahnya, aku fokus ke ketemu teman-teman lama kita, karena saya akan menetap disini"


"ohhh ok, itu gampang" ucap meta bangga karena Daniel mempercayakan hal ini kepadanya.


"nona meta, karena nantinya saya yang handle semua acara ini, jadi kalau ada apa-apa nona bisa infokan ke saya" ucap Dodo lagi.


'hahhh ngapain hubungin kamu, mending aku hubungi Daniel langsung, sekalian biar aku ada alasan untuk ngobrol' batin meta.


"baiklah"


"oh ya dan, kenapa acara begini tidak kamu percayakan sama Sinta sekretaris kamu"? tanya meta memancing jawaban Daniel.


"dia lagi repot urus kantor, lagian ini banyak keluar kantor jadi Dodo aja biar jangan mengganggu makin banyak orang, seperti supir mengantar kesana kemari"


"ohhh"


"ayo pesanan kita sudah datang, kita makan dulu" ucap Daniel.


"okey" jawab meta sangat sumringah.


Setelah selesai makan mereka bertiga langsung pulang.


"oh ya dan, gimana hubunganmu dengan Sinta setelah dia kerja dikantormu" pancing meta lagi saat Dodo sedang membereskan pembayaran.


"aku tidak ingin membahas dia sebagai masa lalu, sekarang dia hanya karyawan gue"


"iya sih, sory"


"ngga apa-apa"


"sudah selesai pak, apa kita langsung pulang" Dodo sudah berada dekat mereka lagi


"iya, meta kamu bawa kendaraan ngga"


"ngga" meta menggelengkan kepala


"kalau begitu kita drop meta dulu baru kita langsung pulang"


"ok baik pak"


Mereka akhirnya keluar dari restoran itu menuju mobil Daniel, tepat saat itu Bram melihat dari samping saat Daniel dan meta duduk satu mobil.


'apa sekarang Daniel sama meta, ah bukan urusan aku' batin bram


"meta tolong kasih tahu supir dimana alamatmu" ucap Dodo begitu mereka sudah duduk dimobil


"jalan xx pak"


"baik Bu"

__ADS_1


"kita langsung jalan pak ke jalan xx baru setelah itu langsung pulang ke rumah"


"baik pak"


__ADS_2