
Setelah keluarga bosnya berangkat naik wahana kereta, Dodo juga langsung berangkat ke toko handphone seperti yang dipesankan Daniel. Dia langsung keluar dari arena kebun binatang untuk mencari toko handphone. Ternyata tidak ada toko handphone yang lengkap disana, akhirnya dia mengajak supir Daniel untuk mengantarnya ke suatu tempat keluar dari daerah kebun binatang, tapi toko yang berada di pinggir jalan.
"kita masuk ke toko handphone itu pak" ucap Dodo sama pak supir
"baik pak"
Dodo langsung masuk ketoko handphone tersebut dan mencari handphone yang diminta bosnya.
"coba yang ini pak, ini edisi terbatas ya, aku butuh dua buah" tanya Dodo
"ada stocknya dua pak"
"coba saya lihat"
"baik pak"
Lalu Dodo melihat-lihat fitur handphone tersebut, sekali-sekali dia melihat buku panduannya.
Setelah dirasa cocok dia membayar kedua handphone tersebut dan meminta nomor kembar hanya beda angka paling belakang.
Dodo juga menyuruh orang counter handphone itu untuk mensetting beberapa aplikasi yang cocok untuk anak kecil dan membatasi aplikasi yang tidak cocok buat anak kecil.
Setelah dirasa cukup Dodo mengajak supirnya kembali ke kebun binatang tapi mereka tidak masuk lagi. Dodo punya waktu memindahkan foto-foto yang di handphone bosnya ke handphone si kembar. Tidak lupa Dodo juga memasukkan foto-foto bosnya yang dia jepret sendiri ke handphone Daniel.
Saat sibuk melihat-lihat kembali file foto-foto kembar handphone Daniel bunyi dan tertulis disana "Iyasku calling...
dddrrrtt ddrrrt ddrrrt
"halo"
"do, kita sudah mau pulang, kamu sudah dimana"
"sudah diluar gerbang utama pak, baru sampai"
"ok, tunggu disitu"
"baik pak"
'ternyata bos menyimpan nomor ibu Sinta dengan panggilan kesayangan ya' batin dodo
Tidak sampai setengah jam Daniel dan rombongan sudah sampai di pintu gerbang.
"hai anak-anak, sini" teriak Dodo begitu melihat kembar celingukan.
"hai om Dodo, kok om ngga masuk lagi, om ngambek iya" goda mereka
"hehehe bukanlah masa ngambek"
"iya Loan masa udah tua ngambek", celetuk Leon
"tadi om harus beli sesuatu" cerita dodo
"ohhh"
"anak-anak itu ada warung bakso, mau makan bakso ngga" tanya Yasinta yang dari tadi berjalan dibelakang kembar.
__ADS_1
"emang boleh makan bakso juga ma"
"boleh" ucap Yasinta mengangguk
"hore, makan bakso, makan bakso,, " mereka sambil berjoget ria. Kebiasaan kembar kalau keinginan mereka terpenuhi.
"ayo" lalu Yasinta memegang tangan kedua anaknya untuk menyebrang, sementara Daniel Dodo bi Imah menyusul di belakang mereka.
"do, yang saya suruh tadi gimana" tanya Daniel agak berbisik sama Dodo.
"sudah pak, ada dalam mobil"
"ya sudah nanti aja dikasih, handphoneku mana"
"ini pak" Dodo menyodorkan handphone bosnya.
Daniel kembali mengutak Atik handphonenya, ngga bosan-bosan melihat gaya sikembar. Tapi Daniel sedikit kaget saat ada foto mereka berempat dengan kembar yang sedang berjoged dan Yasinta tertawa lepas sementara Daniel sedang jepret kamera handphonenya.
"ini kamu dapat dari mana do"? sambil menyodorkan handphonenya ke Dodo.
"oh itu saya jepret tadi pak, saya liat bagus untuk diabadikan, apa bapak kurang suka, dihapus aja kalau gitu pak"
"ehhh jangan" langsung ucap Daniel
"justru aku berterimakasih sama kamu, kamu mengerti isi hatiku" ucapnya senyum sambil kembali fokus ke handphone mahalnya.
"hehehe sama-sama pak, tapi sepertinya yang satunya lagi lebih bagus pak, bapak berempat gandengan tangan"
"mana"
"ini masih di handphone saya pak, karena takutnya bapak ngga suka"
"baik pak, bentar"
Lalu Dodo mengirimkan foto Daniel dan kembar bersama Yasinta yang hendak naik kereta.
"Bagus do, terimakasih ya" ucap Daniel
"sama-sama pak"
Lalu mereka masuk ke warung bakso yang banyak pengunjungnya itu. Sejujurnya Daniel sedikit kurang nyaman, tapi melihat sikembar yang semangat Daniel jadi ikut semangat.
Setelah selesai makan bakso mereka langsung masuk mobil. Daniel dan Yasinta duduk dijok tengah sedangkan bi Imah dan kembar di belakang. Dodo didepan bersama supir. Sebelum jalan Daniel memberikan hadiah buat kembar berupa handphone.
"Loan Leon, saya punya hadiah buat kalian, tapi janji ya, sekolah harus tetap nomor satu dan harus juara"
"ok bos, kami berjanji"
"mana do hadiahnya" lalu Dodo menyerahkan paper bag yang berisi handphone itu sama Daniel.
"ini buat kalian, masing-masing satu handphone, jangan berantem, tapi ingat kalau sampai lupa belajar saya akan tarik lagi handphonenya" jelas Daniel, sementara Yasinta terdiam ngga nyangka Daniel sudah menyiapkan hadiah handphone yang diimpikan oleh anak-anaknya.
"wahhh Leon, kita punya handphone, asyikkkkk, terimakasih pa.....Daniel" hampir aja Loan keceplosan bilang papa.
"terimakasih ya pak Daniel" Leon ikutan lalu mereka lompat ke jok tengah dan menciumi pipi Daniel. Daniel dan Yasinta sampai terharu mendengar anak-anaknya berterimakasih.
__ADS_1
"terimakasih ya pak, kami sudah lama ingin punya handphone, tapi gaji mama belum cukup, nanti di rumah bapak boleh ambil celengan kami" ucap Loan
"iya, nanti kekurangannya kita celengin lagi uang jajan dari mama" celoteh Leon
"tidak usah, nanti uang celengannya gunakan buat beli yang lain, tapi ingat tadi perjanjian kita jangan lupa belajar dan patuh sama mama" ucap Daniel terharu
"ok bos" ucap mereka kembali ke jok belakang. lalu Loan mulai membuka kotak handphonenya. Dia sangat senang dengan handphone barunya, keren.
"Leon lihat tidak ada kuncinya, bisa langsung buka"
"kuncinya nanti aku bikin sendiri, biar kamu ngga bisa lihat punyaku"
"hehehe aku juga bikin kunci sendiri ntar" Loan ga mau kalah
"ehhhh lihat galerynya, ada foto-foto kita tadi"
"iya ya, ada foto-foto kita, bagus banget, nanti kita bisa Mabar ya"
"apa itu Mabar" tanya Daniel
"main bareng hehehe" ucap mereka tertawa.
"ya sudah nanti dirumah ya, simpan dulu handphonenya" titah Yasinta yang langsung dituruti oleh anak kembarnya.
Hari ini Daniel merasa senang karena bisa melihat tawa lepas anak-anaknya karena senang. Mereka sangat bahagia pergi ke kebun binatang dan dapat hadiah handphone.
Ternyata saking senangnya bermain mereka sudah kecapean dan akhirnya tertidur pulas sepanjang perjalanan menuju pulang. Begitu sampai rumah Yasinta, kembali Daniel dan Dodo menggendong kembar ke dalam rumah.
"terimakasih sudah ajak kembar jalan-jalan, mereka sangat senang hari ini" ucap Yasinta
"tidak usah berterimakasih, itu sudah seharusnya. oh iya kami langsung pulang dulu dari tadi om Riadi sudah telepon"
"iya, hati-hati, pak Dodo terimakasih ya sudah direpotkan kembar seharian ini"
"ITS ok Bu Sinta, mereka sangat lucu dan menggemaskan, siapa pun pasti senang dekat mereka" ucap Dodo tertawa senang
"Pi kami pamit pulang dulu" ucap Daniel sambil menyalami papinya Yasinta yang dari tadi menyambut mereka pulang.
"iya, hati-hati dijalan"
"iya pi" ucap Daniel dan Dodo
Yasinta mengantar mereka sampai ke mobil.
"Iyas kami pulang dulu ya, titip anak-anak"
"hmmm" Yasinta mengangguk
"sampai ketemu hari Senin di kantor Bu Sinta" ucap Dodo
"iya pak Dodo, tapi mungkin aku akan pindah ke pabrik ya pak" ucap Sinta.
"iya Bu, nanti saya akan urus"
"terimakasih"
__ADS_1
Halo pembaca setiaku, jangan lupakan likenya ya. comment dan vote ya. terimakasih.
I LOVE YOU ALL 🙏🤗