CINTA DIBALUT DENDAM

CINTA DIBALUT DENDAM
RPISODE 11 INGAT KAMU LAGI


__ADS_3

Halo readersku yang setia, dukung terus tulisanku yang kedua ini ya. like, coment n vote ya. terimakasih.🙏🤗


Daniel tersenyum puas membaca pesan dari Jack, yang bilang paling lama dua hari.


'hehhh dalam dua hari aku akan tahu semuannya Yasinta dengan sangat jelas' batin Daniel


"kenapa Lo senyum-senyum begitu" tanya Rio yang masih disebelahnya. Dia lupa sama Rio saking fokus dengan handphonenya.


"kepo aja Lo" ucap Daniel asal


Tidak berapa lama mereka memasuki parkiran cafe Rio.


"kita langsung lanjut bro ya, lain kali main lagi" ucap Daniel serius


"ok, gua juga ngga suka Lo mampir lagi" ceplos Rio sambil membuka pintu mobil.


"bay the way thanks bro bantuannya" ucap Daniel sambil menurunkan kaca mobilnya


"ok sama-sama bro" ucap Rio sambil melambaikan tangannya.


Lalu mobil Daniel keluar dari area parkiran itu dan bergabung dengan mobil lain.


"kita ke kantor bentar do, ada yang mau saya bicarakan sama kamu" perintah Daniel


"baik pak"


"pak Ahmad, kita ke kantor" perintah Dodo


"baik pak"


Begitu mereka sampai kantor banyak karyawan yang telah bubar, karena memang sudah jam pulang kantor.


Nana yang baru aja bersiap ingin pulang kaget melihat bosnya sesore ini masih ke kantor lagi.


"sore pak"


"sore, kamu kalau sudah mau pulang, pulang aja. Saya sama Dodo aja" ucap Daniel berlalu keruanganya.


"baik pak"


Daniel dan Dodo masuk keruangan Daniel.


"ada apa pak" tanya Dodo disebrang meja Daniel, sementara Daniel sudah duduk dikursi kebesarannya.


"begini do, gimana menurutmu kalau admin gudang bernama Yasinta itu saya tarik ke kantor pusat" tanya Daniel


"ngga buruk pak, mengingat prestasi kerjanya juga cukup bagus" dukung Dodo yang belum tahu sama sekali ada apa dibalik niat bosnya itu.


"menurutmu dia cocok dibagian apa, bagaimana kalau jadi sekretarisku, jadi nana khusus menangani pabrik" pancing Daniel


"dari sisi kecakapan kayaknya ok sih pak, tapi saya ngga tahu dia punya keahlian dasar ngga tentang dunia sekretaris" tutur Dodo


"maksudmu"? tanya Daniel tentang dunia sekretaris.


"Begini pak, seorang sekretariskan biasanya harus bisa menguasai semua bidang yang berhubungan dengan bos, walaupun hanya kulitnya. belum lagi umumnya jam kerjanya sering ngga tepat waktu seperti karyawan lain, sementara dia punya anak" tutur Dodo


"tapi saya rasa dia bisa, yang penting gajinya lumayan yang kita tawarkan. berikan dia tiga kali lipat dibanding di gudang" ucap Daniel


"baik bos, besok saya akan coba hubungi pak agung" jawab Dodo

__ADS_1


"iya, coba kamu urus secepatnya"


"baik pak"


"satu lagi do, coba kamu cari mintra kita disini berhubungan dengan IT, itu pasti akan selalu kita perlukan kalau ada masalah serius "


"mitra tetap atau part time bos"


"kamu aturlah seperti dikota S"


"baik bos" ucap Dodo


Lalu setelah Daniel melihat-lihat laptopnya sebentar akhirnya dia menyelesaikan satu pekerjaannya baru pulang.


Ngga terasa sudah jam delapan malam, barulah Daniel pulang kerumah.


**


Keesokan harinya saat Daniel turun dari kamarnya dengan pakaian rapi ternyata Dodo sudah sedang ngobrol dengan omnya.


"pagi pak"


"hmmmm" jawab Daniel sambil berjalan kearah omnya untuk pamit


"kamu ngga sarapan" tanya omnya


"ngga om, saya ada janji, sarapan di kantor aja nanti"


"ya sudah, jangan lupa sarapan, cari duit tapi badan disiksa, nanti kamu nyesal kayak om nih sekarang, sakit-sakitan" ucapnya bijak


"ok bos" ucapnya lalu mereka berdua berlalu menuju mobilnya.


"bagus"


"Sebenarnya kenapa bapa ingin menariknya ke kantor pusat, apa bapak kasihan dengan kehidupannya yang harus menghidupi dua anak, atau ingin membantu dia dalam karirnya" tanya Dodo


"kalau berpotensi harus didukung" jawabnya singkat


" iya pak, setuju" jawab Dodo


Saat mereka sedang berbincang handphone Dodo berbunyi.


"halo"


"halo, selamat pagi pak Dodo"


"pagi"


"ini pak agung pak, dari pabrik"


"oh pak agung, gimana pak" tanya Dodo sambil melirik Daniel yang juga sedang menatapnya.


"saya sudah sampaikan sama Yasinta pak, dan dia bilang dia pikir-pikir dulu. Soalnya kedua anaknya juga sudah sekolah disini. Mungkin besok baru dia kasih jawaban katanya" tutur pak agung.


"ok terimakasih pak agung, tapi tolong sampaikan padanya ini demi kemajuan karirnya. disini gajinya nanti tiga kali lipat dari biasanya."


"saya sudah sampaikan pak, dan sebenarnya kata dia, dia juga belum yakin bisa jadi sekretaris, dia belum ada pengalaman"


"itu tinggal belajar sambil praktek pak" ucap Dodo.

__ADS_1


"baik pak, itu saja yang mau saya sampaikan" ucap pak agung


"baik pak terimakasih"


"sama-sama pak"


"gimana katanya, dia mau pindah ke kantor pusat" tanya Daniel makin penasaran.


"katanya dia pikirin dulu pak, soalnya kedua anaknya sudah sekolah disana, mungkin besok dia kasih kepastian, mungkin dia pertimbangkan dulu kali pak" jelas Dodo


"kamu sudah bilang tentang gajinya yang naik tiga kali lipat kan"? ucap Daniel


"sudah pak, kata pak agung tadi dia hanya berat di anaknya dan juga pengalamannya sebagai sekretaris yang belum ada"


"itu dia bisa belajar seperti Nana"


"iya pak"


"nanti kamu atur aja kerjaanya hanya langsung berhubungan dengan kamu dan saya" ucap Daniel


"maksudnya pak"? tanya Dodo bingung


"dia mitra kamu aja, lebih banyak berhubungan dengan urusan pribadi daripada kantor"


"ohhh baik pak" ucap Dodo heran, kayaknya bosnya ini sangat perduli dengan tuh cewek.


ddrrrt ddrrrt ddrrrt


Saat bersamaan handphone Daniel bergetar.


om calling..


"halo om"


"halo dan, tadi papanya Cyntia telepon om, katanya Cyntia lagi di kota J sekarang. Dia minta kamu Carikan dia apartemen yang bagus." jelasnya


"saya lagi sibuk banget om, om kan tahu masih banyak yang harus aku lakukan"


"iya tapi om juga bingung mau jawab apa, papanya minta tolong tuh, nanti luangkanlah sedikit waktumu untuk cari apartemennya"


"ya sudah coba lihat nanti om"


"ya sudah, kerja lagi gih"


"iya om" ucap Daniel dengan wajah lesu


"kenapa pak, ada masalah" tanya Dodo hati-hati


"itu do, Cyntia lagi di kota J, bapaknya minta tolong Carikan apartemen yang bagus, tolong kamu bantu cari do, saya lagi banyak kerjaan" ucap Daniel


"ohh itu pak, nona Cyntia belum nyerah ya mengejar bapak" ucap Dodo tertawa


"iya do, aku jadi bingung, gimana coba cara menghindarinya. Kamu tahu kan orangnya agresif abis, sampai buat aku enekkk" ucap Daniel seolah jijik


"enekkk apa enak pak" canda Dodo memberanikan diri. Karena Cyntia itu adalah anak seorang pengusaha mitra dari grup arganta, orangnya cantik, bodynya kayak model hanya saja pergaulan bebas sudah sangat melekat dihidupnya, apalagi dulu dia sekolah diluar negri.


"hahaha yang kayak gitu enakkkk, yang enak itu...." Daniel terdiam karena dia jadi ingat Yasinta lagi, Yasinta yang sederhana walaupun anak orang kaya, dan tidak pernah berciuman bibir selama pacaran,sun dikeningnya juga hanya pas ulang tahun.


'pasti kamu berpikir aku kampungan kan, tapi itu adalah prinsip ku, semua untuk suamiku' ucap Yasinta kala itu.

__ADS_1


'kenapa aku harus selalu ingat kamu iyas' gumam Daniel sendu


__ADS_2