CINTA DIBALUT DENDAM

CINTA DIBALUT DENDAM
EPISODE 68 JALAN-JALAN


__ADS_3

Dan disinilah mereka sekarang, dikebun binatang sesuai permintaan dari kembar. Setelah puas melihat binatang dari dekat bahkan ada beberapa hewan yang diajak bermain, sekarang kembar sudah lapar.


"anak-anak kita makan dulu atau lanjut lagi ke hewan berikutnya"? tanya Daniel karena terlihat anak-anak masih sangat antusias.


"kita ke hewan berikutnya om"


"Loan Leon kita makan dulu, jangan karena seru lupa makan" tegas Yasinta membuat kedua anaknya langsung menurut.


"kita makan apa ma"


"kita makan seafood lagi, nanti om ganteng akan bawakan kesini" Daniel yang jawab


"asyik-asyik-asyik asyik" nyanyi mereka berdua


"senang banget kayanya" goda Daniel


"senang om, hari ini kita jalan-jalan ke kebun binatang, tadi udah beli ice-cream, sekarang makan seafood lagi, ya enaklah" tutur Loan


Daniel melirik Yasinta sepintas, tapi yang dilirik masih sama datar tanpa ekspresi.


"Anak-anak sebelum kita makan mau ke toilet ngga " tawar bi Imah


"iya bi, dari tadi Loan udah pengen pipis, tapi Loan tahan" ucapnya dengan mimik lucu


"ayo bibi anterin"


"come on bi"


Lalu mereka bertiga berjalan menuju toilet di pojok sebelah kiri.


"Iyas, boleh ngga kalau aku mulai cerita sama anak-anak kalau aku ayah mereka" tanya Daniel hati-hati.


Sejenak Yasinta terdiam dan sepertinya sedang berpikir tentang ucapan Daniel lalu akhirnya dia mengangguk.


"silahkan, tapi jangan tiba-tiba"


"iya, akan step bye step aku jelaskan" ucap Daniel.


"Iyas, apa kamu ngga ingin ziarah ke makam mami, aku ingin pergi kesana, kamu mau ngga nemanin aku" pinta Daniel tapi Iyas terdiam sejenak.


"Mami dikubur dikota J"


"dimana"

__ADS_1


"di TPU XXX"


"Ibu juga di kubur disitu, cuma di blok A nya"


"ohhh ya, kirain ibu kamu bawa ke kota S"


"ngga, waktu ibu meninggalkan aku lagi sangat kacau, kamu pergi aku jadi kayak orang gila, itu yang membuat ibu kepikiran lalu sakit livernya kambuh, dan cuma beberapa hari dirawat dia meninggal" cerita Daniel dengan masa lalunya yang kelam.


"maafkan aku"


"sudah tidak apa-apa, sudah berlalu. Waktu itu berarti kita benar-benar diuji.sama-sama menderita ditempat berbeda. waktu itu aku pikir akulah yang paling menderita, ternyata aku salah, kamu lebih menderita, apalagi dengan kehamilan si kembar", ucap Daniel


"terus terang waktu itu aku tidak merasa kehadiran kembar itu sebagai berkat, apalagi dengan semua keadaan yang ada. Waktu itu aku ngga perduli mereka, ngga pernah periksa ke dokter sampai mereka lima bulan, ngga pernah makan makanan yang bergizi, pokoknya ngga banget deh seperti kehidupan wanita hamil. Sampai dokter bilang mereka kembar aku mulai berpikir apa maksud Tuhan ngasih aku kembar, padahal aku sendiri ngga makan. Mungkin Kalau Tuhan menitipkan mereka kembar berarti berkatku juga akan kembar. Sedih bangetttt deh kalau ingat itu, tapi sekarang kembar adalah berkat yang paling indah dalam hidupku", walau berusaha tenang airmata Yasinta tetap menetes.


"maafkan aku Iyas, maafkan aku,"


"ngga apa-apa, sudah berlalu, suatu saat aku juga ingin jiarah ke makam ibu karena waktu itu aku belum sempat balas kebaikan ibu, ibu sangat sayang sama aku,"


"ibu pasti sudah senang disana Iyas, pasti bahagia melihat kamu. melihat kembar, hanya saja ibu pasti marah sama aku" ucap Daniel


Saat mereka sibuk mengenang masa lalu handphone Daniel berdering.


dddrrrtt ddrrrt ddrrrt


"hallo pak, posisi bapak di mana ya, bisa minta tolong sharelok, kami lagi dipintu utama pak" ucap Dodo


"iya"


Lalu Daniel memutuskan panggilan itu dan share lokasi mereka sekarang. Dodo sedang membawa makanan untuk mereka sekeluarga yang dipesan dari restoran seafood lagi.


Tidak berapa lama Loan dan Leon kembali dari kamar mandi bersama bi Imah.


"mama, kita lihat hewan itu lagi" ucap mereka


"sebentar donk sayang, kita makan dulu" ucap Yasinta lembut.


"kita makan dimana ma, makan bakso itu boleh ngga ma" tanya Leon menatap Yasinta.


Belum Yasinta jawab Loan sudah menimpali saudara kembarnya.


"Leon, terserah mama aja mau makan apa, kan kata mama kita makan seafood, kita kan sudah diajak jalan-jalan kesini, uang mama habis banyak, jangan minta yang lain-lain lagi, nanti mama sedih lho" ucap Loan tegas yang seolah-olah menyadarkan Leon.


"oh iya ya, iya deh ma terserah makan apa, mama kan sudah ajak kita jalan-jalan, kita ngga minta apa-apa lagi, iyakan Loan"

__ADS_1


"hmmmm kita foto disitu yuk biar kita tunjukin ke teman-teman kalau kita jakan-jalan ke kebun binatang"


"iya benar, pinjam handphone mama"


Yasinta masih terdiam bengong mendengar celotehan anaknya, beda lagi dengan Daniel. Hatinya selalu tercubit dengan kesederhanaan anak-anaknya, bahkan kalau sudah jalan-jalan ngga boleh minta makan yang enak dikit. Yasinta memang berhasil mendidik anak-anaknya dengan gaya hidup sederhana.


"Anak-anak mau foto-foto disitu, Ayo saya yang fotoin"


"iya om, ayo" ucap mereka semangat


"ayo sin" ajak Daniel


Lalu mereka mendekati tempat hewan yang ditunjuk kembar, kedua kembar itupun berfose dengan gaya-gaya mereka yang lucu-lucu. Semua terekam di handphone mahal Daniel.


"ma, sini foto sama kita, ngga apa-apa kan om, mama boleh ikut"


"ngga apa-apa, yang penting kalian senang"


Akhirnya mereka berdua menarik Yasinta dengan wajah datarnya, tapi bukan kembar namanya ngga bisa buat mama mereka senyum.


Dengan kekocakan mereka, kembar berjoget didepan Yasinta dengan lagu-lagu mereka sendiri. Akhirnya Yasinta tertawa lepas melihat kekocakan anak-anaknya. Dan itu langsung diabadikan oleh Daniel di handphone kesayangannya. Jadilah galery handphone Daniel penuh dengan foto-foto kembar dan Yasinta.


Sementara Dodo dan waiters restoran yang baru sampai ditempat itu senang melihat keakraban mereka berempat. Dari posisinya Dodo mengabadikan bosnya yang sedang membuat video bersama Yasinta dan kedua anaknya.


Terlihat dikamera Dodo beberapa foto Daniel yang sedang mengambil foto Yasinta dan kedua anak mereka yang sedang tertawa lepas.


"anak-anak om Dodo sudah datang, kita makan dulu ya" ucap Daniel


"ok bos" ucap mereka berlarian dan begitu dekat makanan mata mereka membulat lucu.


"aaas Loan..kita makan udang lagi, yes yes yes" ucapnya lucu seolah baru menang perlombaan.


Tapi beda lagi dengan Loan, dia langsung mendekati mamanya.


"apa mama masih punya uang beli makanan banyak banget" tanyanya melihat Yasinta dengan intens.


"bukan mama yang beli nak, tapi pak Daniel dan om Dodo. Jadi hari ini kalian ditraktir jalan-jalan sama makan seafood sepuasnya.karena kalian anak pintar dan anak-anak yang manis. so tunggu apa lagi segera kita makannnn, nanti sore kita masih bisa kok makan bakso", ucap Yasinta mencairkan suasana hati Loan.


"pak Daniel, terimakasih ya, sudah traktir kami hari ini,sudah lama kami ingin kesini. Nanti kalau saya sudah besar, saya akan gantian traktir bapak" ucap Loan serius.


Daniel sangat terharu dengan kata-kata anaknya, bukannya menjawab dia malah memeluk Loan. Entah perasaan apa yang ada dalam hatinya, yang pasti senang sedih dan terharu.


Jangan lupa like, koment dan votenya ya. terimakasih.

__ADS_1


I LOVE YOU ALL 🙏🤗


__ADS_2