
Sepeninggal papinya Sinta, Diandro masih tercengang ditempatnya. Apa yang dia dengar tadi dari papi Yasinta adalah hal yang diluar nalarnya. Dia memang pernah mengejar Yasinta, bahkan sampai sekarang dia masih terobsesi dengan Yasinta setelah bertemu diulang tahun Daniel itu.
Diandro bukanlah cowok baik memang, begitu banyak wanita yang tergila-gila padanya yang bahkan dia manfaatin untuk kepuasannya semata.
Tapi untuk menjebak Yasinta dan papinya, Diandro tidak pernah melakukan itu. Dan apa katanya tadi, menghancurkan proyek di Kalimantan? ini gila, bahkan berurusan sama proyek aja aku malas. Tapi apa benar ini campur tangan mami? Apa betul mami cinta sama pak Yusuf tetapi hanya bertepuk sebelah tangan, sehingga mami dendam?
"huhhhh kenapa masalah malah bertubi-tubi, yang satu belum kelar sudah ada masalah lain" ucapnya sambil meremas rambutnya.
"Aku harus telepon mami, aku harus ngomong dan bertanya sama mami? kalau yang dibilang papinya itu benar, berarti mami memang berkhianat sama Daddy" ucap Diandro untuk dirinya sendiri.
Mami Diandro memang tinggal diluar negri sedangkan daddynya tinggal di Indonesia untuk mengurus twins grup. Kehidupan mami dan daddynya jauh dari kata bahagia. Bahkan Diandro dan abangnya hampir ngga pernah ngumpul bersama.
Kehidupan itu juga yang membuat Diandro terjerumus ke pergaulan bebas. Daddynya jarang dirumah, seharian sibuk diluar, minta uang tinggal telepon langsung transfer. Sedangkan maminya lebih memilih tinggal diluar negri mengurus usaha almarhum Omanya.
dddrrrt dddrrrt
"hallo tuan"
"urus keberangkatan ku ntar sore, aku mau ketemu mami"
"baik tuan"
Diandro menghubungi asisten pribadi ayahnya. Karena hanya dia yang di beri wewenang lebih dirumah dan di kantor terutama penggunaan pesawat pribadi daddynya.
"siapa"
"tuan muda Fariz tuan"
"mau kemana"?
"katanya mau ketemu nyonya"
"hmmmmm, urus dulu"
"baik tuan"
Setelah asistenya keluar tuan Fariza mulai berpikir sedikit.
'kok tumben anak nakal itu mau ketemu maminya, apa dia buat masalah lagi. biasanya juga malas banget',coba aku tanya deh' batin pak Fariza.
dddrrrt dddrrrt
"hallo"
"kamu mau kemana"?
"ketemu mami, kenapa emang"
"apa kamu lagi bikin masalah lagi"
"ngga Daddy tenang aja"
"terus"
Apa aku tanya dulu sama Daddy ya, siapa tahu Daddy juga ada tahu tentang proyek yang dikalimantan itu.
"Daddy dimana"?
"dikantor"
"aku kesana"!
"hmmmm"
'ada apa ya, kok tumben dia mau ketemu, biasanya juga susah banget berkomunikasi' batin daddynya Diandro
Tidak berapa lama sekretarisnya mengetuk pintu.
__ADS_1
tok tok tok
"ya masuk"
"pak, ada tuan muda"
"suruh masuk"
"silahkan tuan muda"
"Daddy" sapa Diandro asal sambil duduk disofa ruangan itu.
"ada masalah apa, perempuan lagi"
"ngga dad, kali ini aku cuma mau tanya" ucapnya kurang semangat.
"tanya apa"?
"apa Daddy pernah bekerjasama dengan pak Yusuf regata"? tanya Diandro serius
"sepertinya saya pernah dengar nama itu, kenapa dia" dia sedikit mengingat-ingat..
"Dia owner PT. Regata dad, Daddy pernah kerjasama kan, Daddy jodohin aku sama putrinya yang gagal",?
"ohhh iya, Daddy ingat, kenapa"?
"kenapa dulu Daddy jodohin aku sama putrinya, apa tujuan Daddy sebenarnya"
"ohhh itu sih saran mamimu, katanya anaknya baik, tapi ternyata ya begitu, bikin malu",
"ohhh jadi saran mami ya"
"iya, kenapa memang, Yusuf dan istrinya itu teman lama mami kamu, kalau Daddy ya kurang tahu tentang dalamnya mereka" jelas pak Fariza
'Berarti ada kemungkinan pak yusuf benar, mami merancang semua ini. dan mami menggunakan aku sebagai alatnya' batin Diandro
"iya, waktu itu sih ada beberapa perusahaan kandidat, tapi karena mamimu cukup mengenal mereka jadi ya adalah sedikit permainan dalam"
"atas saran mami juga"
"iya, dia ingin perusahaan temannya makin maju, tapi ternyata ngga mampu jadi ya begitu. Proyeknya dihentikan oleh warga, jadi dia rugi sangat besar pastinya", pak Fariza diam sejenak.
"Tapi Daddy dan mami masih berusaha membantu dengan menjodohkan kalian, karena dibilang mami anaknya sangat baik, jadi Daddy pikir supaya kamu bisa berubah, ya Daddy setuju, tapi ternyata anaknya sudah hamil sebelum menikah, ngga mungkin cewek baik", lanjutnya mengenang kejadian itu.
Sementara diandro berpikir bahwa apa yang dibilang pak Yusuf itu benar, berarti maminyalah dalang semua ini. Maminya sudah memanfaatkan daddynya juga untuk membalaskan dendam ya.
"Emangnya kenapa, kamu tanya-tanya soal itu"? tanya daddynya membuyarkan lamunan Diandro.
"apa diantara mami dan Daddy dulu saling mencintai" bukanya menjawab Diandro malah bertanya balik sama daddynya.
Pak Fariza mengkerutkan alisnya atas pertanyaan anaknya yang tiba-tiba.
"kok...pertanyaan mu begitu"?
"jawab aja dad" ucap diandro
"ngga, tunggu dulu, pasti ada sesuatu nih"
"Daddy susah banget menjawabnya, dari situ aku tahu Daddy dan mami ngga pernah saling mencintai? iyakan"?
Pak Fariza terdiam mendengar ucapan anaknya.
"kenapa kamu bertanya begitu"
"karena aku merasa tidak pernah berada dikeluarga yang saling mencintai" ucapnya lesu sambil nyender.
"apa Daddy ngga pernah merasa dimanfaatin oleh mami"? lanjutnya
__ADS_1
"apa Daddy pernah merasa dicintai oleh mami" cecarnya lagi karena daddynya masih diam.
"maafkan Daddy" ucapnya sambil menarik nafas yang panjang.
"apa Daddy tahu, proyek pak Yusuf dikalimantan di stop warga atas provokasi mami"? tanya Diandro tanpa menoleh ke daddynya
"dan apa Daddy tahu tujuan mami menjodohkan ku dengan Sinta"
"maksudnya" pak Fariza kaget dan masih sedikit bingung.
"mami hanya memanfaatkan Daddy"
"untuk"
"membalaskan dendam ya"
"dendam"?
"ya, dendam mami ke pak Yusuf dan ibu indah istrinya"
"dendam kenapa"
"cintanya bertepuk sebelah tangan" ucap Diandro santai.
Mengenai cinta pak Fariza tidak terlalu kaget, karena memang kehidupan rumah tangga mereka sangat hambar. Tapi mengenai balas dendam, tunggu dulu, berarti Mirna sudah memakai namanya untuk membalaskan dendam pribadinya.
"ya ampun Mirna" ucapnya asal lepas.
"mami sepertinya sengaja meminta Daddy untuk memberikan proyek itu ke pak regata, lalu dia suruh orang mengacaukannya. Setelah itu dia ingin menghancurkan Yasinta dengan menjodohkannya sama aku, tapi tujuannya bukan membantu tapi untuk menghancurkan Yasinta. Tapi mami lupa akal bulusnya dibalas Tuhan dengan cara lain. Sinta itu ternyata sudah menikah dad sebelum dijodohkan samaku, dia sudah menikah resmi dan diberkati, karena Sinta tidak mau dijodohkan."
"jadi"
"saat dijodohkan itu dia memang lagi hamil anak suaminya"
"ya ampun nak"
"apa mamimu tahu dia sudah menikah"
"sepertinya tahu, karena malah mami yang siapin pesawat untuk menculik Sinta dan membawanya ke Singapura"
"Mirna sudah keterlaluan"
"ya mami keterlaluan, saya ngga nyangka punya mami otak kriminal. kalau hanya sikut-sikut di dunia bisnis masih dimaklumi dad, tapi mami sudah menghalalkan segala cara merusak orang lain"
"huhhh papi memang tidak mencintai mamimu, tapi papi tidak pernah selingkuh. kalau mamimu ingin balas dendam berarti mamimu belum bisa move on, Daddy ngga bisa terima di duakan"
"terserah Daddy aja"ucapnya pasrah
"terus kenapa ingin ketemu mami"
"tadinya aku ingin tanya masalah ini"
"ya sudah, lanjutkan aja nanya ke mami, biar kamu dengar dari kedua belah pihak"
"Daddy ngga apa-apa"
"Daddy berpikir dulu"
"ya sudah, saya jalan ntar sore"
"hmmmm"
Hai hai hai
Selamat idul Fitri buat saudara-saudaraku yang merayakan. Mohon maaf lahir dan bathin๐
Tetap ya kasih like, coment dan votenya.๐๐ค
__ADS_1