CINTA DIBALUT DENDAM

CINTA DIBALUT DENDAM
EPISODE 49 KAMU MENGHINDARIKU


__ADS_3

Hai hai hai readersku tersayang, tidak bosan-bosan aku minta like dan comentnya ya. terimakasih.


I LOVE YOU ALLπŸ™πŸ€—πŸ€—


Setelah bujuk rayu Yasinta, apa lagi alasan anak-anak dan dokter sudah periksa, akhirnya dia dibolehkan pulang.


"tapi di rumah ibu Yasinta harus benar-benar istirahat ya Bu, jangan karena sudah bersama anak jadi lupa istirahat" ucap dokter itu sambil tersenyum.


"ok dokter" jawab Yasinta semangat.


"apa perlu dibuatkan surat istirahat untuk kantor Bu" tanya sang dokter


"ohh iya pak, saya ingin istirahat dua tiga hari"


"ok Bu, akan saya siapkan" perawat yang menjawab.


Sepeninggal dokter dan perawat Bram membantu menyusun semua barang milik Yasinta, termasuk buah dan Snack yang tadi siang disiapkan oleh Dodo.


"terus kapan rencanamu akan ke daerah T" tanya Bram sambil menunggu administrasinya kelar.


"mungkin besok pagi, lihat nanti berapa lama dokter kasih istirahat"


"ya sudah besok saya antar kamu pake mobil rongsokan saya, mau ngga"


"ngga usah kak, saya ngga mau mengganggu kerjaan kamu kak"


"ngga, masa mengantar doank mengganggu, daripada kamu nanti pingsan di jalan" ucap Bram.


"hehehe emank aku selemah itu apa"


"hehehe selama ini sih ngga selemah itu, cuma sekarang kamu sangat lemah, karena kelemahanmu adalah Daniel hahahah" Bram tertawa ngakak membuat Yasinta melotot kepadanya.


"Enak aja" ucapnya membela diri, sementara Bram masih ketawa ngakak sampai seorang perawat masuk ruangan itu.


"maaf Bu sudah lama menunggu, karena sebenarnya ini dadakan, harusnya kepulangan pasien sebelumnya harus konfirmasi dulu ke Bagian administrasi. tapi ini sudah Bu, dan masih ada sisa depositnya karena pak Dodo sudah deposit kamar ini untuk tiga hari"


"ohhh gitu ya sus"


"iya mba, oh iya mba Yasinta ini surat dokter untuk istirahat, dokter menyarankan mba istirahat selama lima hari"


"iya mba" jawab Yasinta sambil menerima surat dokter itu.


"mengenai depositnya besok pak Dodo aja yang ambil sus, soalnya itu duit kantor"


"oh begitu, baik mba, akan kami konfirmasi nanti"


"terimakasih sus"


"sama-sama mba"


Bram dan Yasinta berlalu keluar menuju parkiran. Tidak lama mereka sudah keluar dari komplek rumah sakit menuju kostan yasinta.


Tidak sampai setengah jam mereka sudah sampai di kostan yasinta. Bram hanya mengantar Yasinta sampai teras atau ruang tamu untuk para anak kost, karena Yasinta langsung ingin istirahat.

__ADS_1


"kalau begitu aku langsung cabut ya, biar kamu bisa langsung istirahat. besok pagi saya antar kamu ke kota T, jangan lupa uang bensinnya bayar berribu kali lipat" canda Bram saat Yasinta sudah mau masuk kamarnya.


"oke" jawab Yasinta sambil mengacungkan jempolnya. Bram langsung masuk ke mobilnya dan berlalu dari tempat itu karena hari juga sudah gelap.


Sementara ditempat lain Daniel yang baru selesai meeting dengan suplier bahan untuk pabriknya di kota B, melangkah menuju ruangannya diiringi oleh Dodo.


"gimana keadaannya do"


"sudah baikan pak"


"siapa yang jaga dirumah sakit"


"tidak ada pak, karena dia bilang ngga usah dijaga disana banyak perawat"


"tapi bagaimana kalau dia butuh sesuatu diluar rumah sakit"? tanya Daniel mulai terpancing.


"nanti saya akan mampir kesana pak"


"hmmmm" Daniel langsung duduk dikursi kebesarannya saat mereka sudah sampai ruangannya.


"ini hasil meeting tadi pak" jelas dodo


"besok aja, saya lagi ngga mood"


"baik pak. kalau begitu saya keluar dulu, apa bapak sudah mau pulang"


"hmmmmm" sebenarnya Daniel bukan ingin cepat pulang tapi hari ini dia juga tidak bisa bekerja. Semua kerjanya hari ini gada yang tuntas.Makanya dia pikir keluar dulu dari kantor cari angin.


Dodo langsung hubungi supir untuk siapin mobil. Daniel dan Dodo langsung turun ke lobby dan naik ke mobil mewah Daniel.


"baik pak"


Baru aja mereka keluar dari areal kantor itu handphone Dodo ada panggilan dari rumah sakit.


"dari rumah sakit pak, saya angkat dulu"


"angkat cepat" todong Daniel takut terjadi apa-apa dengan Yasinta.


"baik pak, hallo "


"malam pak Dodo"


"malam, ada apa ya"


"begini pak, tadi ibu Yasinta sudah pulang, karena kata ibunya sudah sehat dan dokter cek juga sudah tidak ada yang serius, hanya perlu istirahat. Tapi deposit pak Dodo masih banyak dan ibu Yasinta ngga ngerti, katanya ini uang kantor. Jadi kalau boleh pak besok mampir bentar ke rumah sakit."


"jadi sekarang ibu yasintanya sudah siap pulang"? tanya Dodo,


kebetulan lagi dijalan biar sekalian antar Yasinta dulu, batin dodo


"sudah pak, ibu yasintanya sudah pulang dari setengah jam yang lalu"


"apa, kalian biarkan dia pulang sendiri sudah malam begini, bagaimana kalau dia pingsan lagi, kalian tanggung jawab" cecar Dodo yang kaget Yasinta sudah keluar dari rumah sakit.

__ADS_1


"tidak pak, ibu Yasinta tidak pulang sendiri, tapi dijemput kakaknya"


"kakaknya" tanya Dodo seperti untuk diri sendiri


"baiklah besok saya mampir, terimakasih"


"sama-sama pak" Dodo langsung mematikan sambungan teleponnya.


"siapa yang pulang, Yasinta" tanya Daniel to the point.


"iya pak, katanya Yasinta terus memohon untuk pulang, akhirnya dokter juga bolehin setelah tidak ada yang serius katanya, hanya perlu istirahat"


"bukanya aku suruh kamu handle semua, ini pasti Yasinta takut uangnya habis bayar rumah sakit, itu akan menghabiskan gajinya" ucap Daniel


"tapi saya sudah deposit untuk tiga hari kedepan pak, makanya saya disuruh ambil lagi sisa depositnya" jelas dodo


"terus tadi dia pulang sama siapa? siapa yang menjemputnya" cecar Daniel penasaran


"katanya kakaknya pak, seorang laki-laki"


"pasti Bram" gumam Daniel masih didengar oleh Dodo


"sepertinya iya pak, dia dijemput oleh Bram, coba saya hubungi Yasinta dulu deh"


"hmmmm aktifin loudspeakernya"


"iya pak"


dddrrrtt ddrrrt ddrrrt


"halo"


"halo Sinta, rumah sakit hubungi saya, katanya kamu dah balik pulang"


"iya pak, tadi saya bilang dokter saya istirahat di rumah aja. terus katanya ngga apa-apa yang penting istirahat. Niatnya besok pagi saya baru hubungi pak Dodo, tapi keburu pak Dodo telepon saya, mungkin besok pagi saya pulang ke kota T pak, biar saya istirahat disana aja, disana ada anak-anakku yang rawat saya" ucap Yasinta.


"memangnya kamu sudah kuat" tanya dodo


'hahh dia mau pulang dengan keadaan begitu', gimana kalau dia pingsan di jalan,' batin Daniel khawatir.


"saya akan diantar sama kak Bram pak Dodo. Saya akan antar surat dokter saya dulu ke kantor sekalian ambil motor, baru kami berangkat"


'hahhh benarkan, pasti Bram yang selalu menemani dia, apa Bram benaran suka sama dia lagi ya' batin Daniel


"ohhh baiklah, kamu hati-hati ya"


"iya pak, terimakasih ya pak Dodo untuk semuannya."


"sama-sama,semoga kamu cepat pulih"


"amin"


Sambungan telepon itu sudah ditutup oleh Dodo.

__ADS_1


"kenapa aku merasa kalau Yasinta itu menghindari ku ya do"


Dodo hanya mengangkat bahunya pertanda ngga tahu, walaupun dia juga menebak begitu.


__ADS_2