
Sebenarnya Daniel sudah sangat marah mendengar ocehan meta tentang Sinta yang dia anggap sok tahu. Tapi Daniel menahan emosinya, dia ingat ini ulang tahun Bram dan lagi istrinya balik dari toilet.
Malah Bram yang tidak terima Sinta dihina sedemikian sangat emosi sampai dia berdiri dan berbicara dengan menatap tajam meta.
"oh iya, dia itu cowoknya Yasinta dari smu ya. emank masalah buat Lo kalau mereka dulu pacaran. jangan-jangan Lo iri ya, Sinta banyak yang suka, sementara kamu, yang kamu bilang modis dan oke dalam segala hal nggada yang suka"?
"hehe memang susah ya orang kalau sudah suka pasti akan selalu bela" jawab meta lagi sengit, sementara Daniel belum ada niat untuk menengahi pertengkaran mereka.
"Dengar ya meta, cewek sok seksi tapi menjijikkan, kamu tidak usah urusin urusan Yasinta, urus aja dirimu sendiri, takutnya kamu kwalat terus dilabrak istri dari laki-laki yang kamu puasin" ucap Bram penuh ledekan dan hinaan. Tapi dasar meta sudah tidak punya urat malu malah makin menantang.
"huhhhhh sebenarnya aku nggada urusan sama kamu, aku kerjasama sama Daniel, kamu itu hanya kutu" ucapnya lagi
"bugh" Bram meninju meja perlahan takut mengganggu tamu lain.
"dengar ya meta, sebaiknya kamu pergi dari sini sebelum kamu makin malu. dan perlu kamu ketahui untung kamu cewek, karena kalau cowok mulutmu itu pasti sudah tidak berbentuk, ngerti"
"Daniel aja ngga keberatan aku disini" ucap meta lagi santai.
Lalu beberapa pelayan restoran datang mengantarkan pesanan Daniel dan Bram.
Apalagi gurame asam manis pesanan Yasinta terlihat sangat besar dan menggiurkan.
Meta dengan sangat ngga tahu malunya malah bicara seolah-olah itu dipesan buat dia.
"ya ampun dan, ikan gurame ya mantap banget, aku ikut gabung yah" sambil memelototi ikan gurame pesanan Yasinta.
"ya ampun nih cewek benar-benar ya" geram Bram. "atasin dan, stress gue lama-lama" geram Bram tanpa melihat Yasinta.
"mba, tolong panggil security donk, usir wanita gila ini" bisik Daniel ke pelayan restoran itu. Ternyata apa yang terjadi diamati oleh dua bodyguard Daniel.
"baik pak" ucap pelayan itu sambil menatap meta sinis.
Tidak berapa lama dua security mendekati meja Daniel dan Bram.
"selamat siang pak"
"siang" ucap Daniel sementara bram langsung paham
"bawa nih wanita gila, mengganggu selera makan aja" geram Bram
"hei Bram, kamu gila ya, emank saya apaan"
"kamu tuh yang super gila, dan sok kecakepan" teriak Bram, tapi ditahan oleh Daniel dengan tangannya mengatakan Bram duduk. Tidak berapa lama Dodo sudah berada ditempat itu.
"Tolong jangan ganggu bos saya makan nona" peringatan dari Dodo yang di kawal dua bodyguard Daniel. Ternyata dari jauh Daniel tetap dikawal bodyguard mereka dengan pakaian santai. Dan saat melihat meta mendekati bos mereka, dan terindikasi mengganggu, bodyguard itu langsung telepon Dodo.
"ohhh kamu asisten Dodo, ini nih yang bikin malu do, cowok ngga tau diri ini" ucap meta menunjuk Bram. Meta masih berpikir kalau Dodo dan Daniel akan memihak padanya.
__ADS_1
"jangan buat diri anda malu nona" Dodo berkata datar tapi tajam
"hehhh ya ampun aku cuma mau ngobrol sama Daniel kalian sudah seheboh ini" ucap meta belum sadar juga.
"hehhh ada apa ini pak Dodo" ucap Yasinta yang baru pulang dari toilet bersama Nana.
"ehhh sayang, kalian sudah pulang, duduk sini pesanan kamu sudah datang nih" ucap Daniel sambil bangkit berdiri dan menuntun Yasinta duduk.
Yasinta duduk disamping Daniel dengan tatapan tajam dari meta. Dia belum tahu kalau Yasinta dan Daniel sudah bersatu dan sedang bahagia.
"Sayang, sini makan kayaknya pesananmu menggiurkan nih, buruan tadi katanya udah lapar kan, kalian bubar semua, istriku mau makan" ucap Daniel tanpa melihat lagi yang lain.
Bram tersenyum mengejek meta yang tidak dianggap oleh Daniel.
Meta yang campur kaget mendengar ucapan Daniel tentang istrinya, merasa panas hati. berarti Sinta dan Daniel sudah bersatu. bahkan ikan gurame yang menggiurkan itu untuk Yasinta.
Karena terlalu emosi, meta tanpa pikir panjang langsung mengambil ikan gurame dengan kuah saosnya di nampan itu, ingin menyiramkan kepada Yasinta, tapi Dodo dan bodyguard Daniel bisa menghalaunya. jadilah kuahnya berserakan di meja. tapi sial bagi meta kuah itu mengenai sebelah mata Yasinta membuat Daniel berang apa lagi Dodo dan Bram.
"kurang ajar" geram Daniel
Salah satu bodyguard langsung menampar wajah meta dengan emosi.
"maaf tuan, wanita ini sudah keterlaluan, saya yang bertanggung jawab" ucap bodyguardnya sama Daniel.
Nana dengan sigap meminta air es dan washlap sama pegawai restoran dan memberikannya sama Daniel.
"bentar nona" tidak berapa lama karyawan restoran itu datang.
Daniel membersihkan wajah dan mata Yasinta dengan sabar.
"buka matanya coba sayang" ucapnya setelah dibersihkan. Yasinta ngga bergeming, diam tidak bereaksi.
"sayang, sayang, sayang, dodooooo" teriak Daniel saat lihat Yasinta diam ngga bergerak, pingsan
"do, urus aja ja..Ng ini, aku bersama Daniel" Bram bergerak cepat mengambil mobil Daniel membawa Yasinta ke rumah sakit.
Bram dan Daniel beserta nana menuju rumah sakit terdekat, untung ada yang dekat. Daniel langsung menghubungi dokter citra minta rekomendasi dokter di rumah sakit ini.
"silahkan pak, ibunya ditidurkan disini" ucap dokternya
"tolong dokter, istri saya hamil muda" teriak Daniel.
Tidak berapa lama dokter citra dan dokter Cyntia tiba di rumah sakit ini.
"tenang pak Daniel, doakan aja ibunya tidak apa-apa, yang penting tadi ibunya tidak kena benturan kan"?
"Lakukan yang terbaik" teriak Daniel frustasi.
__ADS_1
'Maafkan aku sin, aku bahkan tidak bisa melindungi kamu, didepan mataku kamu mendapat masalah. kalian harus bertahan, harus bertahan' gumam daniel
Bram dan Nana juga sangat prihatin dengan kejadian ini, dan Bram sangat geram dengan ulah meta. itu sudah sangat keterlaluan, dia salah menilai Daniel.
dddrrrt dddrrrt
"halo"
"do, hancurkan wanita itu, ini sudah sangat keterlaluan"
"bagaimana nyonya"
"dia sedang ditangani dokter, Daniel sangat frustasi"
"aku tahu, bos akan lemah kalau tentang nyonya" ucap dodo
"yahhhhh, aku takutnya dia yang akan mencari meta"
"saya akan bereskan wanita ini, tenang aja"
"pastikan dia tidak berulah"
"iya pak, titip nyonya sama bos"
"hmmmm, mungkin kamu bisa gunakan istri pak R, dia pria yang sering tidur sama meta. dan perangai istrinya kasar, hancurkan lewat dia aja" ucap Bram
"Lo tau banyak tentang dia"
"selama ini aku pikir bukan urusanku, tapi sekarang dia sudah menyakiti Yasinta, aku ngga bisa toleransi, dia sudah berapa kali menyakiti Yasinta"
"baik, aku ngerti. Aku akan hancurkan dia"
"R itu pemilik hotel RT didaerah selatan"
"iya bro"
Sambungan telepon itu putus.
Terimakasih
like
coment
votenya
happy reading
__ADS_1