CINTA DIBALUT DENDAM

CINTA DIBALUT DENDAM
EPISODE 81 KELUARGA BESAR


__ADS_3

Setelah selesai belanja di supermarket, Yasinta dan Daniel melaju menuju sekola sikembar. Ternyata belum bell pulang, kurang beberapa menit lagi.


Yasinta dan Daniel menunggu kembar diluar gerbang sekolah. Tapi tunggu, bell belum bunyi, tapi Dari jauh mereka bisa melihat kembar keluar menuju pintu gerbang.


"Loan Leon" panggil Yasinta


"mama" gumam mereka bersamaan karena tidak percaya mama mereka ada disekolah.


"mama" teriak mereka berbarengan akhirnya.


"jangan lari" ucap Yasinta sambil merentangkan kedua tangannya terhadap anak kembarnya.


"kok kalian sudah keluar belum bell" tanya Yasinta sambil memeluk kedua anaknya.


"kan kita pintar mama, ITS eazy mama, sangat gampang" ucap Loan.


"jadi kalian dibolehin pulang karena sudah bisa menjawab pertanyaan Bu guru"


"jelas donk ma" Daniel sangat terharu dan bangga dengan interaksi kedua anaknya dengan Yasinta.


"kalian hebat ya, pintar" ucap Daniel ikut bergabung mendekat.


"papa" ucap mereka saling tatap satu sama lain lalu kembali menatap Daniel.


"apa" Daniel dan Yasinta kaget dengan pernyataan anak-anaknya. Kembar tahu dari mana tentang Daniel.


"apa ngga boleh kami panggil papa, anda ngga suka" tanya Loan lesu


Daniel dan Yasinta saling tatap karena bingung siapa yang sudah memberitahu mereka tentang Daniel.


Akhirnya Daniel menghambur memeluk kedua anaknya.


"saya senang, saya sangat senang kalian memanggilku papa" ucap Daniel sambil memeluk keduannya dan menciumi pucuk kepala mereka satu persatu.


'Sepertinya Tuhan sedang berpihak padaku, padahal aku sedang bingung mencari cara untuk cerita kepada kembar yang sebenarnya tapi malah kembar sudah tahu, siapa pun yang memberitahu itu Daniel sangat berterimakasih' batin daniel


"Kalian tahu ngga papa sudah sangat merindukan kalian, papa rindu memeluk kalian seperti ini, papa sangat rindu kalian memanggilku papa" ucap Daniel sudah meneteskan air mata.


"apa nanti papa mau pergi kerja jauh lagi" tanya Leon


"ngga, ngga akan lagi, kita akan selalu hidup bersama. papa tidak akan kemana-mana, kita akan berkumpul bersama dalam keluarga besar"


"benaran ya pa, kita nanti bisa jalan-jalan lagi ke pantai, bisa ngga"


"iya sayang, pasti bisa, papa akan bawa kemanapun kalian mau. Untuk menebus kesalahan papa selama ini" janji Daniel


"Sin, kamu mau kan kita bawa anak-anak sama-sama" tanya Daniel memanfaatkan kesempatan supaya Yasinta tidak bisa menolak.


Mau tidak mau Yasinta mengangguk, karena dia juga tidak ingin mengecewakan anak-anaknya.


"hore kita resmi punya papa" teriak Loan dan disambut juga oleh Leon.


"Berarti sekarang kita bisa pergi bersama..." Leon sengaja menggantung ucapannya dan dilanjutjan oleh Loan.


"papa" teriak Loan sambil berjoged ria.


"sekarang kita sudah punya papa" prok prok prok


"sekarang kita sudah punya papa" prok prok prok


"sekarang papa kita sudah bersama kita"


"sekarang papa kita sudah pulang" nyanyian mereka sambil berjoget ria dengan nada kalau kau senang hati tepuk tangan.


Daniel dan Yasinta jadi sangat terharu dengan tingkah sikembar. Daniel merasa seperti baru lahir kembali terutama setelah mendapat pengakuan dari sikembar.


"oke anak-anak, sekarang kita cari makan siang dulu atau jalan-jalan dulu"? tanya Daniel sama kembar


"makan dulu" jawab kembar berbarengan seperti dikomando.

__ADS_1


"hehehe kalian lucu banget ya"


"haaaa lucu, badut kaliiii" ucap mereka barengan sambil saling tatap dan ketawa.


"sudah, sudah ayo kita naik dulu, itu sudah bell pulang sekolah"


"oke mama papa" ucap mereka mengikuti Daniel dan Yasinta.


"kalian mau duduk dimana, depan apa di belakang"


Kembali mereka saling tatap lalu menjawab bareng.


"belakang aja, mama didepan"


"seppp ayo" ucap Daniel membuka pintu mobil untuk anak-anaknya.


"sin, gimana kalau kita jemput papi dulu baru kita makan siang bareng" ucap Daniel


"ohhh coba saya telepon papi dulu ya, biar dia siap-siap."


"hmmmm"


"kakek ikut juga ma" tanya Loan


"belum tahu sayang, mama coba telepon dulu ya"


"iya ma, bilang aja kembar juga ikut, biar kakek mau" ucap Loan dengan percaya diri.


"iya" Yasinta langsung hubungi pak Yusuf.


dddrrrtt ddrrrt ddrrrt


"hallo"


"hallo Pi"


"papi kita jemput ya, saya sama kak Daniel lagi jemput kembar, kita makan siang diluar ya Pi"


"ohhh ajak kembar aja, papi dirumah aja, nanti papi dibungkusin aja"


"oh gitu Pi"


"hmmmm, berarti kembar sudah bersama kalian kan"


"iya pi'


"ya sudah, kalau begitu buat kembar senang"


"oke Pi, daaaa"


" hmmmm" sambungan telepon itu terputus.


"papi ngga ikut katanya, dia nanti dibungkus aja"


"ohhh berarti kita kemana sekarang"


"terserah kak Daniel sama anak-anak aja"


"oke, anak-anak kita makan apa, seafood lagi"?


"iya pa, kita makan seafood lagi sepuasnya" ucap Loan sambil memperagakan tangannya bulat.


Daniel dan Yasinta sangat senang mendengar dan melihat kedua anak mereka.


Sambil melajukan mobilnya Daniel dan Yasinta sangat bahagia dengan anak kembar mereka.


Tidak tanggung-tanggung Daniel membawa keluarga kecilnya(dalam harapan Daniel) makan direstoran yang sangat mahal. Mereka harus keluar dulu dari komplek itu kearah perkotaan sekitar tiga puluh menit.


"kita mau ke mall pa, mau main t.mezone" tanya Loan saat mobil Daniel memasuki parkiran mall besar.

__ADS_1


"kalian mau main t.mezone"?


"maulah pa, emang boleh" tanya Leon


"kita makan dulu ya" ucap Daniel tegas


"Setelah itu boleh ya pa"


"boleh, sampai kalian puas"


"haaaaa asyikkkkkk" seru keduannya. Daniel dan Yasinta benar-benar dibuat ketawa oleh ulah sikembar yang kocak.


Daniel menggandeng Loan dan Leon memasuki mall besar tersebut.


"ayo sin" ucapnya lalu Yasinta berjalan disamping Leon yang digandeng Daniel


"wowwww mallnya besar sekali pa"


"hehehe kalian ingin mutar-mutar dulu"? tawar Daniel


"iya pa, sebelum makan kita putar-putar bentar"


"oke, ayo jalan" ucap Daniel masih menggandeng kedua anaknya.


Setelah membawa anaknya satu putaran Daniel ingin mereka makan dulu.


"oke, sekarang kita makan dulu, setelah itu terserah kalian" ucap Daniel


"ok pa, setuju" ucap Loan.


Daniel membawa kembar ke restoran Jepang yang ada di mall itu.


Daniel langsung memilih menu seafood kesenangan putra kembarnya.


"pa udangnya besar-besar sekali" tanya Loan polos


"itu namanya lobster nak" ucap Yasinta


"kok mama tahu, kita kan ngga pernah makan ini" jawab Leon lagi membuat Yasinta terdiam. Tidak mungkin dia jawab dulu kakek mereka kaya.


"ayo dimakan dulu sekarang, nikmatin, oke, nanti berdebatnya" Daniel menengahi.


Setelah selesai makan, Daniel menepati janjinya. Dia membawa kembar bermain sampai puas bahkan sampai mereka menyerah sendiri dan minta pulang.


"pa,.papa uangnya banyak, itu gaji papa selama kerja jauh ya"? tanya Loan serius Saat mereka dimobil jalan pulang.


"ohh iya," jawab Daniel asal


" apa duit papa bisa beli mobil buat mama, soalnya selama mama kerja kami yang menghabiskan uangnya" ucap Loan


"Loan"? teriak yasinta


"apa" Daniel kaget atas cara berpikir anaknya yang masih kecil


"papa ngga mau ya, ya sudahlah kami aja nanti yang beli kalau kami sudah besar dan bekerja"


"ehhhh bukan-bukan papa bisa kok beliin mama mobil" jawab Daniel antusias.


"jadi beliin nih" tanya mereka


"hmmmmm" Daniel manggut-manggut.


"horeeeee"


Terimakasih untuk like, coment dan votenya.


Terimakasih masih setia membaca.


I LOVE YOU ALL 🙏🤗

__ADS_1


__ADS_2