CINTA DIBALUT DENDAM

CINTA DIBALUT DENDAM
EPISODE 69 JALAN-JALAN 2


__ADS_3

Jadilah mereka makan dengan lahap siang itu, apalagi sikembar selalu bercerita bersama Dodo.


Setelah selesai makan waiters dari restoran itu pamit undur diri. Sementara Dodo bergabung bersama keluarga Daniel meneruskan jalan-jalan dikebun binatang itu.


"Do, setelah dari sini kamu langsung ke toko handphone, Carikan dua handphone terbaik, dan tolong setting untuk anak kecil. biar nanti pas pulang dari sini kembar tinggal ambil. tolong juga masukkan semua foto-foto yang ada di galery handphoneku ini, kebersamaan mereka hari ini"


"baik pak"


"sekarang tolong temani mereka bermain sebentar, dari tadi mereka nyari kamu"


"baik pak"


Dodo langsung mengajak mereka naik wahana yang ada disitu. Mereka mulai dengan baik kereta gantung.


Dodo ternyata gampang mengambil hati anak kecil. Dodo mengajak kembar dan bi Imah naik beberapa wahana.


"om ganteng, om kok baik banget sih sama kami" tanya Loan saat mereka mau naik wahana kereta gantung, tapi masih menunggu petugasnya.


"apa kalian tidak suka"? tanya Dodo


"bukan tidak suka, tapi kenapa om sangat baik sama kami, apa om suka sama mama"


"hehehe bukan sayang, om tidak suka sama mama kalian"


"kenapa om ngga suka sama mama, mama cantik, baik lagi, apa karena om kaya, om takut kami merepotkan"


"bukan sayang, bukan"


"terus kenapa om ngga suka mama, om sudah punya istri"


"ngga juga, tapi ..karena.."


"karena apa om"


"karena aku hanya disuruh papa kalian"


"papa, emang om kenal papa kami"


"hmmm" Dodo mengangguk


"dimana papa, kenapa dia tinggalin mama, apa papa punya istri lagi" Loan yang lebih gencar


"bukan..bukan sayang, papa kalian orang baik, hanya saja dia tidak tahu tentang kalian"


"ahhh om berbelit-belit, papa kita dimana om"? tanya Loan ga sabar lagi


'Maafkan aku pak Daniel, anak-anakmu terlalu ingin tahu, aku jadi bingung, maaf kalau aku kasih tahu duluan' batin dodo


"maaf ya anak-anak, bolehkah kita punya rahasia" tanya Dodo sok serius


"rahasia apa om"


"setuju dulu ngga"?


"setuju om" ucap Loan setelah berpikir sejenak


"ayo katakan rahasia apa" Leon makin penasaran

__ADS_1


"sebenarnya pak bos Daniel itu adalah papa kalian" bisik Dodo mendekat ke mereka.


"haaaaa benaran om"


"benar, kalian kalau ngga percaya boleh tanya kakek Yusuf, tapi tolong jangan bilang pak bos sama mama saya yang bilang ya" ucap Dodo


"kenapa om"


"itu harusnya urusan orang tua kalian"


"iya om, tapi kata mama pak Daniel itu bosnya mama om"


"iya setelah mama dan papa kalian dulu berpisah, mama pergi bersama kakek, jadi papa ngga tahu keberadaan kalian. Dan papa kalian tahu tentang kalian setelah mama bekerja di kantor papa"


"apa selama ini papa jahat sama mama om"


"ngga, papa sangat sayang sama mama kalian"


"benaran om"


"iya benar"


"oh iya, kini giliran kita naik ayo, ntar keburu orang lain lagi" karena kereta gantung baru tiba.


Akhirnya mereka naik kereta gantung sambil menikmati daerah yang dilewati. Sepanjang naik wahana itu kembar sangat antusias. Dodo juga mengabadikan setiap momen lucu mereka.


Sementara Daniel dan Yasinta kembali duduk menunggu sikembar bersama Dodo lagi naik wahana dan bi Imah sibuk melihat atraksi hewan.


"oh ya sin, hari Senin kamu sudah putuskan untuk kembali ke pabrik atau tetap di kantor pusat"?


"kayaknya aku dipabrik aja, kasihan kembar kalau aku dikantor pusat, mereka jadi terabaikan"


"Hari Senin mungkin aku masih harus ke kantor, barang-barangku masih ada disana, motorku juga masih di kota J. Aku juga belum kasih tahu kak Bram, ngga enak"


"apa kamu sama Bram ada hubungan spesial"?


"ya spesial lah, dia teman yang banyak membantu aku kemarin pas kerja dikantor pusat"


"apa kalian pacaran" tanya Daniel to the point


"ngga lah, kasihan kak Bram pacaran sama aku, janda dengan dua anak satu papi dan bi Imah. terlalu paket komplit, dia pantas dapat yang single"


"tapi bagaimana kalau Bram cinta sama kamu"


"hehe ngga lah, aku udah jodohin dia sama Nana, mereka sama-sama orang baik"


"Nana"? sekretarisku"?


"iya pak, mereka sangat cocok, ganteng cantik dan sama-sama baik" ucapnya enteng


"kok kamu ngga pernah cerita sama aku"?


"emank selama aku dikantor pusat kita sedekat itu ya, sampai tentang temanku aku ceritakan. Selama disana aku hanya tawananmu pak Daniel" ucapnya tersenyum kecut


"maafkan aku"


"sudah aku maafkan"

__ADS_1


"Iyas, boleh ngga kalau aku sering mengunjungimu nantinya", tanya Daniel hati-hati


"bukan mengunjungiku tapi mengunjungi kembar"


"maaf Iyas, aku jadi sedikit serakah. aku ingin mengunjungimu juga kembar. Aku ingin kita bersatu dan memulai dari awal"


"huhhhh saya ngga tahu pak, terlalu tiba-tiba semua kejadian ini. Dalam dua bulan ini hidupku seperti naik roalcoaster, memacu detak jantung dan dan kadang juga menjatuhkan ku ketitik paling bawah, kadang dititik paling atas yang membuat aku takut jatuh dari ketinggian, semua kadang seperti mimpi", ucap yasinta


"aku tidak berjanji Iyas, tapi aku serius ingin kita memulai dari awal. apalagi sudah ada sikembar yang harus kita besarkan bersama"


"kita jalani aja kedepan, saya ngga bisa ngomong apa-apa", ucap Yasinta


Sementara kembar, Selesai naik kereta gantung Dodo kembali mewanti-wanti kembar untuk bersikap biasa seolah-olah belum tahu kalau Daniel itu papa mereka.


"ingat rahasia kita ya, hanya boleh bilang sama kakek"


"iya om, tenang aja, janji" ucap mereka berdua barengan.


"jika kalian ingin papa sama Mama bersatu berdoalah supaya terbuka hati mereka untuk bersatu dan menjadi satu keluarga yang utuh", jelas Dodo


"iya om, kami setuju"


"ok, kalau begitu kita temui mama sama papa",


"ok bos" ucap mereka berbarengan


"mama" teriak mereka begitu melihat Yasinta dan Daniel duduk dikarpet itu.


"seru ngga"? tanya Yasinta


"seru banget ma, om ganteng memang the best, tapi pa...." Loan hampir bilang papa Daniel tapi langsung ingat." pak Daniel juga the best kasih kita makan enak" ucap Loan akhirnya.


"sudah puas belum mainnya, masih mau main ngga"? tanya daniel


"sudahlah ya, kita pulang, takutnya om ganteng sama pak Daniel kemaleman pulang ke kota J" malah Sinta yang jawab.


"kalau kemaleman nginap aja om ganteng kayak tadi malam, pasti seru kita"


"ya sudah kalian main satu wahana lagi, setelah itu kita makan bakso terus terserah kalian" ucap Daniel akhirnya


"ok, kita naik kereta ya om ganteng" ucap mereka


"ok bos, come on" jawab Dodo tapi langsung disanggah Daniel.


"kita aja ya yang naik kali ini, sama mama juga, om Dodo mau mengerjakan sesuatu, bi Imah jaga barang kita ya bi", ucap Daniel


"iya den"


"horeeeee naik kereta sama mama sama pak Daniel" ucap mereka


"om ganteng tidak sedih kan tidak ikut naik kereta"? tanya Loan takut Dodo jadi sedih


"ngga om ngga sedih, soalnya om juga harus ngerjain sesuatu"


"ok bye om ganteng" ucap mereka menarik tangan Daniel dan mamanya. Mereka berjalan beriringan berempat seperti keluarga bahagia dan Dodo pasti mengabadikan moment ini walaupun dari belakang. malah terlihat sangat bagus.


Jangan lupa like dan comentnya ya, terimakasih.

__ADS_1


I LOVE YOU ALL 🙏🤗


__ADS_2