
Pak Yusuf termangu mendengar penjelasan putrinya.
Jadi selama ini Mirna dendam sama indah dan dirinya?
Jadi Mirna itu ibu dari laki-laki yang ingin melecehkan anaknya!
Jadi proyeknya hancur dan dia jadi mengalami semua ini gara-gara ulah Mirna?
Banyak pertanyaan dihati pak Yusuf yang dia sendiri ngga nyangka.
Sepertinya aku harus bertanya langsung sama pak Fariza, walaupun pahit tapi aku harus tahu kejelasan motivasi mereka. Jangan sampai diwaktu yang akan datang mereka mengganggu keluarga Sinta, batin pak Yusuf.
Sementara ditempat lain Diandro Fariza yang baru tahu dan melihat videonya dan meta dari nyonya R sedikit pusing, karena dia tahu nyonya R bukan orang sembarangan. Dia takut sampai video itu dikirim ke daddynya dan dilihat daddynya, sudah pasti Diandro akan dihukum dengan mencabut semua fasilitas.
dddrrrt dddrrrt dddrrrt
"hallo bro"
"hallo, dimana Lo"
"lagi ditempat teman gue, kenapa"?
"gua mau ketemu Lo"
"boleh, kapan dan dimana"
"bentar lagi dicafe gua yang di K"
"oke, setengah jam saya disana"
"hmmmmm"
Diandro langsung bersiap untuk berangkat ke cafe milik keluarganya. Tidak sampai setengah jam dia sudah sampai.
"hai bro" saat Diandro melihat temannya di pintu masuk
"ohhh, oke" ucap temanya dari jauh sambil mengangkat tangan.
"lumayan cepat juga Lo" sapa Diandro setelah temannya mau duduk
"kebetulan ngga macet, tumben nih, ada apa",?
"gua butuh bantuan Lo, gua tahu Lo pintar IT"!
"Terus, apa yang bisa gua bantu, gua ngga bisa lama-lama karena ada kerjaan urgent juga"
"aku lagi dalam masalah, seseorang menjebak aku"
"menjebak gimana"
"video saat kita bercinta"
"terus"
"gimana cara menghapus video itu"
"coba gua lihat"
"aku kirim ke handphone Lo"
"iya"
__ADS_1
Temannya melihat video itu sebentar, lalu mengutak atiknya, entah apa yang pasti hanya ahli IT yang tahu.
"bisa ngga" cecar Fariz ngga sabaran.
"sabar bro, karena video ini sudah dikirim berkali-kali dan terakhir buat Lo"
"terus," ucap Fariz ngga sabar
"sabar dulu"
"coba cek di handphonemu"? tanya temannya.
Sudah tidak ada bro, berarti semuannya sudah kehapus bro.
"belum tahu"
"lho kok belum tahu"
"kalau mereka simpan di tempat lain akan sangat susah menghapusnya"
"maksudnya"
"bisa aja mereka-mereka sudah simpan di gadgetnya begitu mereka dapat kiriman, itu ngga bisa kita hapus harus yang bersangkutan",
"sial"
"tapi belum terlalu banyak penyebarannya, baru lima orang doank, apa kamu tahu",
"tidak, aku dikirimin nyonya R pemilik hotel R" jelas Fariz
"ohh orang pengaruh nih, makanya sangat diprotec, lihat aja acces handphonenya sangat ketat" jelas temannya.
"mungkin kamu harus datangi orangnya"
"nggada, ya harus berdamai, minta dia hapus semua"
"apa hubungan kalian sama nyonya R"
"nggada, aku juga baru kenal. hanya saja kemarin dia sedang mencari wanita dalam video itu yang jadi simpanan suaminya"
"berarti kamu korban juga donk sama seperti lakinya"
"iya"
"cobalah bicara baik-baik, toh kalian sama-sama korban hitungannya"
"nanti aku coba deh"
"kalau begitu aku pamit dulu, ada temanku juga yang lagi butuh aku"
"oke bro, nanti aku hubungi lagi"
'Setidaknya mulai sekarang aku tahu harus lebih hati-hati' batin Fariz.
Baru aja ingin beranjak pulang Diandro atau Fariz melihat papi Yasinta baru aja memasuki cafe itu.
'itukan bokapnya sinta' batinnya
'ngapain dia kesini, apa mampir doank'? batin Diandro
"selamat siang Fariz, apa kabar, kamu masih ingat saya" sapa pak Yusuf tersenyum tipis tapi susah diartikan.
__ADS_1
"tentu saja saya ingat, andakan yang ingin menjebak saya waktu itu dengan anak anda yang telah hamil" jawab Diandro ketus
"hmmmmm" papi Yasinta tersenyum kecil, jiwa pemimpinnya yang dulu sedikit bangkit. tenang.
"ngomong-ngomong apa kabar Daddy dan mamimu, apa mereka baik-baik aja",?
"tentu saja baik, keluarga kami sangat baik-baik aja"
"syukurlah, oh iya tolong sampaikan salam ku kepada daddymu, terutama nyonya Mirna. katakan padanya bahwa aku titip salam dan katakan juga kalau orang yang dia suruh menghancurkan proyek di Kalimantan sudah tertangkap, jadi dia siap-siap aja menunggu"
"maksudnya menunggu apa" tanya Diandro bingung dan ngga mudeng
"dan apa hubungan proyek Kalimantan dengan mamiku" Diandro makin gusar
"menunggu apa ya, saya rasa mamimu yang lebih tahu", ucapnya penuh teka teki.
"anda mau jebak mami saya" Diandro mulai marah
"hahhh jebak apaanya dan untuk apa"? tanya pak Yusuf seperti meledek.
"yahhhh anda merencanakan sesuatu lalu menjebak mamiku, seperti anda melempar putri anda samaku" jawab Diandro pedas
"kamu salah anak muda, kamu belum mengerti, kamu besar badan doank. oh ..iya mengenai putriku, syukurlah dia tidak jadi sama kamu, saya bersyukur banget. kalau sampai dia menikah dengan pria sepertimu mau jadi apa dia? Tapi sekarang lihatlah mereka sangat bahagia sekali", ucapnya senyum tulus kalau ingat anaknya.
"hahahah, punya cucu haram aja bangga, hanya menunggu suaminya bosan" diandro ketawa penuh percaya diri.
"lagi-lagi kamu salah, cucuku lahir dari pernikahan yang sah. Dulu aku yang salah memisahkan suami istri yang sah. Tapi Tuhan tidak mengizinkan usahaku, sekarang Tuhan mempersatukan mereka kembali bahkan lebih bahagia lagi karena bentar lagi mereka akan memiliki anak lagi"
"apahhh" Diandro cukup kaget Yasinta mau punya anak lagi.
"kenapa Fariz kamu kaget, bukankah setiap perbuatan baik akan mendapatkan hasil yang baik. Selama ini Yasinta sudah menderita dan sekarang Tuhan memulihkannya, apanya yang salah,"
"tidak mungkin"
"tidak mungkin apanya, tidak mungkin rencanamu gagal karena kamu dan mamimu sudah merencanakan matang gitu. ingat Fariz setiap rencana jahat pasti ada celah untuk gagal"
"jangan bawa-bawa mami"
"kenapa, apa mamimu mengatakan kalau kebongkar jangan bawa-bawa nama mami? atau mamimu ngga bilang kalau dia dendam sama maminya Sinta? apa mamimu pernah bilang merencanakan menghancurkan rumah tanggaku? apa mamimu pernah bilang kalau dia pernah mencintaiku tapi bertepuk sebelah tangan"?
"apahhhh"
"kalian sangat menyedihkan, memaksakan cinta dengan cara apapun, karena tidak mendapatkannya kalian memupuk dendam. Tapi kalian lupa ngga selamanya kalian lolos dengan mulus, karena hati kalian penuh dendam. Kalian pikir dengan membuat kami miskin cinta dan kasih sayang akan hilang, sayangnya kalian salah, kasih sayang kami makin kuat",
"kurang ajar, kamu belum tahu berhadapan dengan siapa pak Yusuf" geram Diandro berang. masalah video aja belum kelar ini tambah lagi masalah lain.
"apanya yang kurang ajar Fariz, kamu yang mengaku bernama Fariz saat dijodohkan dengan Yasinta atau Diandro anak kurang ajar yang ingin melecehkan Yasinta. kamu ingin dihadapi sebagai siapa, yang mana sekarang, Fariz atau Diandro." pak Yusuf diam sejenak
" Menurut rencana kalian apa yang akan kalian lakukan, merusak masa depan Sinta, setelah menghancurkan rumah tanggaku, begitu? kalian salah Sinta itu sudah tahan banting, makanya aku berterimakasih juga SH sama kalian, karena kalian Sinta menjadi gadis yang sangat kuat." ucap pak Yusuf lagi yakin.
"ohhh iya bukannya kamu sudah menikah, jaga istrimu, jangan sampai istrimu nanti diambil orang, hati-hati" sindir pak Yusuf karena sedikit pernah dia dengar istrinya meninggalkannya.
"saya pamit dulu, ingat sampaikan salam ku buat mamimu, dari pak Yusuf yang sudah bangkrut dan hancur"
TERIMAKASIH
LIKE
COMENT
VOTE
__ADS_1
I LOVE YOU ALL🙏🤗