CINTA DIBALUT DENDAM

CINTA DIBALUT DENDAM
EPISODE 144 HAPPY ENDING


__ADS_3

Dua bulan berlalu tiba saatnya pernikahan Diandro dan Cyntia yang digelar sangat mewah. keluarga Cyntia dan keluarga Fariza sangat mendambakan pernikahan anak-anak mereka.


Keluarga Daniel arganta juga kecipratan kebahagiaan karena keluarga Fariza banyak melibatkan keluarga mereka. baik dalam hal perencanaan dan juga sampai pada pelaksanaan pernikahan ini.


Keempat anak Daniel dan Sinta tampil cantik dan ganteng, begitu juga Daniel dan juga Yasinta.


Bahkan Yasinta yang tampil dengan dress warna biru muda terlihat sangat anggun dan cantik.Apalagi dengan sedikit sentuhan dari Mua membuat Dia terlihat lebih muda dibanding dengan usiannya.


Daniel sampai sangat terpesona pertama melihat penampilan Yasinta. Daniel semakin takut kalau sampai banyak yang melirik-lirik Yasinta.


Daniel sangat posesif sama Yasinta, bahkan sejak berangkat dari rumah tadi Daniel sudah wanti-wanti, jangan jauh-jauh dari Daniel, jangan suka sok akrab sama laki-laki lain.


Yasinta yang pada dasarnya tidak ingin membuat masalah memilih berada disamping Daniel dan juga anak-anaknya, sementara om Riadi dan papinya berbincang dengan beberapa kolega mereka.


Setelah hampir setengah hari berada di acara itu Daniel dan Yasinta sudah ingin pamit, apa lagi melihat putri kembarnya yang sudah cape.


"Sayang, kita pulang aja ya, kasian putri kembar nih sudah cape, ingin tidur kayaknya" bisik Yasinta ke Daniel.


"ohh ya sudah ayo, aku juga tidak ingin banyak laki-laki yang melihat kecantikanmu" uca Daniel pelan.


"itu lagi deh papa"


"emank iya" ucap Daniel serius


"ya sudah, kita pamit dulu sama Cyntia dan Diandro" ajak sinta


"ya sudah ayo" ucap Daniel mengajak keempat anaknya.


"anak-anak pulang Yo, kasian nih adik-adik kalian, sudah ingin tidur nih" bujuk Daniel


"ohh iya pa" jawab loan dan Leon


"ayo kita pamit sama om Diandro dan Tante Cyntia" ucap Yasinta mengajak anaknya mendekat ke pelaminan.


"ndro, cyn, kita duluan ya, anak-anak sudah ngantuk nih, sekali lagi selamat menempuh hidup baru ya, semoga cepat dapat momongan, biar merasakan gimana direcoki dengan berbagai kemauan anak" ucap Yasinta


"iya sin, makasih ya" ucap Cyntia


"om selamat ya" gantian ucap Siena dan sieni


"aduh pintar banget sih kamu" ucap Cyntia mencubit pipi Siena


"selamat ya bro, segera tancap gas" bisik Daniel setelah anak-anaknya selesai bersalaman.

__ADS_1


"thanks bro, bagi resep kembarnya aja, biar dua kali cetak dapat empat" ucap Diandro


"ohhh itu ngga bisa dibagi bro, itu resep turun temurun" ucap Daniel tenang dan berlalu dari kedua mempelai.


"Daniel, Yasinta, kalian kok langsung pulang sih" ucap ibu Mirna ibunya Diandro.


"ini bocah Tante, sudah pada ngantuk" tunjuk Yasinta ke arah kedua putri kembarnya.


"ah masa iya, yang cantik-cantik ini sudah ngantuk" ucap ibu Mirna


"iya nek, kami sudah ingin tidur, cape" jawab Siena yang sudah bosan.


"aduh sin, aku sudah nenek-nenek ya, senangnya" ujar ibu Mirna senang disapa nenek membuat suaminya ikut ketawa.


"oh iya lho Daniel sama Yasinta, Tante nggada habis-habisnya berterimakasih sama kalian, kalian sudah membawa keluarga kami kearah jalan yang cerah" ucap ibu Mirna.


"ahhh Tante bisa aja, ngga segitunya kali Tante" ucap Sinta.


"Tante Mirna benar Sinta, mungkin Tuhan sudah pakai kehadiranmu ditengah-tengah kami akan membawa kebaikan" ucap pak Fariza.


"dan tolong doakan Diandro dan Cyntia ya, agar langgeng dan cepat dapat momongan" pinta ibu Mirna lagi.


"iya Tante pasti kita doakan kok, mereka juga sangat klop kok" ucap Yasinta tulus


"iya sih, semoga nantinya dia setegar dan sekuat Sinta istrimu dan" tutur pak Fariza berharap.


"ahh om berlebihan menilainya, biasa aja kali om"? ucap yasinta


"Tapi memang iya sin, kesabaran dan kebaikan kamu sama papimu membuat kami sekeluarga sadar, bahwa cinta tidak bisa dipaksa. Karena sejatinya cinta itu tidak memiliki alasan untuk mencintai dan dicintai" jelas ibu Mirna terkenang masa lalu.


"Karena obsesiku membuatku memupuk rasa dendam kepada papi mamimu, membuat mata hatiku tertutup terhadap cinta yang sesungguhnya, yang menerima dan memberiku cinta tanpa syarat, yaitu ayahnya Diandro. Tapi saya bersyukur, Tuhan masih memberiku kesempatan untuk berubah, aku sangat bersyukur"


"iya Bu, bukankah khilaf itu masih sifat manusia, sedangkan memaafkan itu adalah sifat Tuhan. Kita tidak tahu sama sekali rencana Tuhan, termasuk hubungan Tante dan papi mami, begitu juga saya dan Diandro. jadi semua itu masih wajar aja" ucap Yasinta merendah.


"terimakasih nak, hatimu sangat lapang" ucap ibu Mirna memeluk Yasinta lagi


"iya Bu, sama-sama" balas Yasinta


Setelah Yasinta Daniel juga ngga lepas dari pelukan ibu Mirna.


"Terimakasih ya nak, untuk semua yang terjadi selama ini tapi kamu masih memaafkan keluarga kami"


"sama-sama Bu" ucap Daniel

__ADS_1


"Semoga kedepannya kita tetap sebagai keluarga" ucap pak Fariza Daddy Diandro


"iya om, saya juga berharap begitu" ucap Daniel


"doain Fariz juga biar cepat dapat kembar" ucap daddynya lagi.


"pasti om, om sudah ingin menimang cucu ya" goda Daniel


"iya betul, biar hidupku lengkap, aku suka iri sama pak Riadi dan pak yusuf" ucap pak Fariza lagi.


"hahaha, oke deh om, kita jalan dulu ya"


"baiklah nak Daniel" Daniel bersama Yasinta dan keempat anaknya mendekati om Riadi dan pak Yusuf.


"Pi, om, kami dah mau pulang, mau bareng apa masih mau tinggal" tanya Yasinta


"pulang aja nak" ucap mereka hampir bersamaan.


Akhirnya keluarga Daniel pulang dengan dua mobil yang berjalan konvoi. Karena sekarang mereka tidak muat hanya menggunakan satu mobil. Personel tetap keluarga mereka yaitu opa dan kakek, Daniel dan Yasinta beserta keempat anaknya, ditambah lagi Dodo yang biasanya selalu bersama Daniel.


Sungguh keluarganya sekarang sangat bahagia.


**


Kebahagiaan itu sejatinya tidak kita peroleh ditempat yang jauh, kita hanya perlu menerima segala sesuatu dengan ikhlas. Ketika tangga pertama kehidupan kita sudah dikasih beban yang berat, mungkin itu untuk melatih lahir dan bathin kita untuk menaiki tangga kedua dan kesekian sampai kita tiba ditangga terakhir.


Jadi nikmatilah tantangan ditiap tangga kehidupanmu, semoga kebahagiaan akan kamu raih disetiap akhir tangga itu, sampai ke akhir tangga itu.


Jangan ada hal yang membuat kita putus asa.


THE END


Hai readers, terimakasih sudah mengikuti tulisan ini dari awal sampai akhir ya.


Mohon maaf jika terdapat kata atau perkataan yang author tulis yang kurang berkenan dihati para readersku.


Jika berkenan tetap dukung author ya, karya berikutnya" AROGANKU DAN CINTAMU".


TUNGGUIN YA🙏


AKHIR KATA AUTHOR


I LOVE YOU ALL 🙏🤗

__ADS_1


__ADS_2