
6
Rey dan ayahnya menuju parkiran. Supir keluarga Kusuma sudah siap siaga untuk membukakan pintu mobil untuk majikannya. Setelah Rey dan ayahnya masuk ke mobil. Mobil pun berjalan dengan santai.
"Bagaimana menurutmu Rey?
Anisa cantik kan? Dia sopan, baik dan lemah lembut. Ayah yakin dia akan jadi istri yang baik buatmu."
" Iya ayah." Jawab Rey singkat.
Ayah sudah terkena tipu muslihatnya gadis rubah itu. Aku akan membuktikan ke ayah kalau gadis itu memiliki tujuan lain. Aku harus segera menyelidiki ini semua sebelum terlambat.
"Ayah ingin kembali ke mansion. Apa kau juga akan pulang bersama ayah?"
"Tidak ayah. Aku akan ke kantor setelah mengantar ayah pulang."
"Baiklah. Memang seharusnya kau pergi kekantor. Semenjak Angel pergi liburan, kau berdiam saja dirumah. Angel benar-benar membawa pengaruh buruk untukmu."
"Sudahlah ayah. Aku tidak ingin membahasnya." Rey jengah karna ayahnya selalu menjelek-jelekkan Angel.
Rey sudah berada di loby kantor setelah mengantar ayahnya pulang ke mansion.
Rey menuju lift khusus para atasan saja. Semua karyawan menunduk hormat saat berpapasan dengan CEOnya.
Rey menekan tombol lift menuju lantai 30, lantai paling atas yang hanya memiliki 2 ruangan yaitu ruangan CEO dan asistennya. Dilantai itu hanya ada Rey, Bayu, dan Anita sekertaris Rey.
Setelah sampai didepan ruangannya, ada Anita yang sedang duduk di meja kerjanya.
"Selamat siang Pak Rey."
"Siang. Apa Bayu ada diruangannya?
"Ada pak. Apa mau saya panggilkan?"
" Tidak perlu. Saya sendiri yang akan menghubunginya."
Rey langsung masuk keruangannya dan mendudukkan bokongnya ke kursi kebesarannya.
"Huuuhhh... Sudah lama aku tidak berangkat ke kantor. Pasti kerjaanku sudah menumpuk."
Rey mengambil gagang telepon dan menghubungi seseorang.
__ADS_1
"Datang ke ruanganku sekarang."
Tidak lama kemudian seseorang mengetuk pintu.
Tok..tok...tok..
"Masuk."
"Selamat siang bos yang galau di tinggal kekasihnya liburan. Ini semua berkas yang harus kamu tanda tangani. Dan aku akan mengambil cutiku tahun ini sekarang."
Bayu meletakkan tumpukan map yang sangat tinggi di atas meja Rey.
Rey melotot melihat semua tumpukan map. Pekerjaan yang ditinggal selama seminggu benar-benar Amazing.
" Kenapa pekerjaanku sampai sebanyak ini. Aku hanya meninggalkannya seminggu."
" Jika kau ingin bersantai jangan jadi bos besar. Kau jadi Ibu rumah tangga saja yang kerjanya memasak dan membersihkan rumah sambil nonton drakor."
Bayu benar-benar kesal dengan temannya sekaligus sebagai atasannya yang di anggapnya sangat bodoh. Dia kesal karna seminggu ini semua pekerjaan Rey dia yang mengerjakannya. Sedangkan di perusahaan banyak rekan bisnis dari luar negeri ingin bekerja sama.
"Sekarang kau kerjakan tugasmu dan aku akan pulang untuk beristirahat. Selamat lembur bos".
Bayu melangkah dan melambaikan tangan pada bosnya. Namun sebelum tangannya menggapai handle pintu, Rey menghentikan langkahnya.
Aku masih ada kerjaan untukmu."
"Tapi aku mau mengambil jatah cutiku hari ini booss."
"Nah... Karna aku bosnya jadi aku tidak mengizinkanmu cuti hari ini.
Kemarilah.. Aku ada tugas untukmu." Ucap Rey dengan senyum smirknya
"Ya Tuhan.. Aku bisa cepat tua kalau begini." Lirih Bayu.
Bayu kembali menghampiri meja Rey.
"Tugas apa lagi yang harus ku kerjakan?" Ucap bayu dengan malas.
"Tolong bantu aku membuat surat perjanjian pernikahan."
"Apa? Surat perjanjian pernikahan? Dengan siapa?"
__ADS_1
"Ayah menjodohkanku dengan gadis kampung. Entahlah darimana asalnya. Ayah mengancamku akan menghapus namaku dari ahli waris jika aku tidak menikahi gadis itu. Tapi aku curiga dengan gadis itu dan aku yakin dia merayu ayahku agar bisa masuk ke keluarga Kusuma. Aku yakin dia hanya menginginkan harta kami saja."
"Baguslah jika om Kusuma menjodohkanmu. Aku percaya dia akan memilihkan calon istri yang terbaik untukmu. Dari pada kau menikah dengan nenek sihir itu." Sindir Bayu
"Kenapa kau selalu mengatai Angel nenek sihir sih." Sewot Rey
" Kau belum tahu saja apa yang dilakukannya selama liburan. Aku sudah mendapat laporan dari mata-mata kita yang mengikuti dia. Aku ingin langsung menghubungimu setelah dapat laporan tapi tidak pernah kau angkat telponku beberapa hari ini. Dan ini hasilnya. Kau lihat sendiri apa saja yang dilakukan wanita tercintamu."
Bayu menyerahkan handphonenya ke Rey.
Rey menatap handphone itu dengan mata melotot hampir keluar. Dia melihat putaran video yang menayangkan adegan mesra sang kekasih dengan pria bule.
Rey tak kuat membendung emosinya yang meluap-luap. Rey pun melempar handphone yang ada di genggamannya sampai hancur berkeping-keping.
Praang....
"Aaarrgg... Wanita sialan. Berani-beraninya dia menghianatiku. Aku sudah memberikan segalanya hanya untuk menyenangkannya. Malah dia memakai semua uangku hanya untuk berselingkuh."
"Sabar Rey. Dari awal aku sudah mengatakan padamu kalau Angel bukan wanita yang baik. Tenangkan dirimu, masih banyak wanita yang lebih baik daripada Angel."
"Aku akan tetap melanjutkan pernikahan ini. Tolong percepat pernikahannya dan setelah aku menikah, kau tarik semua fasilitas yang aku berikan pada Angel. Aku ingin lihat, apa dia bisa hidup tanpa semua fasilitas dariku."
"Siap laksanakan bos. Dan jangan lupa tolong ganti handphone ku yang sudah kau hancurkan. Kalau tidak ada lagi yang di butuhkan, aku akan pergi mengurus semuanya."
" Hmm... Cepat kerjakan. Lebih cepat lebih baik. Soal handphone kau tenang saja. Aku akan menggantinya dengan yang keluaran terbaru."
Bayu pergi meninggalkan ruangan Rey.
"Sabar,,, sabar,,, setelah urusan selesai nanti aku minta naik gaji. Awas saja kalau sampai dia tidak menaikan gajiku."
Ucap Bayu sambil mengelus dada dan langsung masuk keruangannya sendiri.
Di ruangannya Rey menyisir rambut dengan jarinya dan mencengkram dengan kuat.
Ya Tuhan... Selama ini aku tidak pernah mendengarkan kata-kata ayah. Aku sudah buta sampai- sampai mengabaikan perkataan ayah. Ternyata ayah benar tentang Angel.
Baiklah... Aku akan ikutin keingianan ayah untuk menikah dengan gadis itu. Yang penting ayah tidak menghapus namaku dari daftar ahli warisnya.
"Hhuuuhh... Lebih baik aku selesaikan pekerjaan kantor dulu ,setelah itu baru aku bicarakan ke ayah."
Rey mulai berkutat dengan semua tumpukan berkas yang harus segera di tanda tangani olehnya.
__ADS_1
Walaupun Rey sangat mencintai Angel. Tapi dia tidak akan kehilangan akal sehatnya hanya karna wanita. Rey selalu bisa mengontrol emosinya. Baginya jika Tuhan tidak berkehendak, maka dia dan Angel tidak akan pernah bisa bersama. Walaupun di hati kecilnya masih ada cinta untuk Angel. Selama ini Rey sudah tahu kalau Angel memanfaatkannya sebagai ATM berjalan. Namun karna cintanya kepada Angel, dia tidak masalah selama Angel tidak membuat bangkrut perusahaannya. Tapi satu hal yang paling di benci Rey adalah sebuah penghianatan.