
AUTHOR POV
"Welcome to our Hotel in Turin Mr. and Mrs. Natadipura, may I serve you with our welcome drinks? We've got apple juice for you today, due to the hot weather. Here you are.." Kedatangan Adrian dan Nadine disambut baik oleh 4 orang staff hotel yang sudah menunggui mereka di lobby.
(Selamat datang di Hotel kami di Turin Tuan dan Nyonya Natadipura, izinkan saya untuk menyajikan minuman selamat datang? Kami punya jus apel hari ini karena cuaca panas. Inilah..)
"Thank you for the warm welcome," ucap Adrian datar.
(Terima kasih atas sambutannya)
"With our pleasure, Mr. Natadipura.." keempat orang staf hotel tersebut menundukkan kepalanya.
"Can you tell us which room are we going to stay?" tanya Adrian yang sudah tak sabar untuk merebahkan tubuhnya.
(Bisakah anda memberi tahu, kamar mana yang akan kami tempati)
"Sure, I will walk you there!" para staf tersebut mengarahkan Adrian dan Nadine untuk menaiki private lift untuk menuju kamar khusus mereka.
(Tentu, biarkan saya mengantar anda kesana)
***
Adrian memesan kamar khusus di lantai yang paling tertinggi, yaitu lantai 25. Hanya ada dua kamar tersedia dalam satu lantai ini, karena konsepnya sangat private. Sesuai dengan keinginan Adrian. Orang-orang yang biasa menyewa kamar hotel di lantai ini juga normalnya adalah para pejabat tinggi, para jutawan dan konglomerat.
__ADS_1
Source: Pinterest
"Here's the special suite room for the special people. I hope you enjoy our service!"
(Ini kamar suite khusus untuk orang-orang spesial. Saya harap anda menikmati layanan kami)
Pintu kamar hotel jenis presidential suite telah dibuka sebagai tempat peristirahatan Adrian dan Nadine malam ini.
"Thank you very much," Adrian mengangguk.
"If there's anything you need, you can easily call me. We will excuse ourselves, enjoy the evening Mr. and Mrs. Natadipura."
(Jika ada sesuatu yang anda butuhkan, anda dapat langsung menghubungi kami. Kami permisi dulu, selamat beristirahat Tuan dan Nyonya Natadipura)
***
"Ini kamu hanya pesan satu kamar dengan satu bed ukuran king size?" selidik Nadine yang tubuhnya berputar mengamati kamar tempat mereka menginap yang begitu besar.
"Iya. Koper kita sudah ditaruh di closet. Kamu mau mandi duluan atau saya dulu?"
"Tunggu-tunggu..berarti ini kita akan tidur dalam kamar yang sama dan di satu kasur yang sama juga?" Nadine masih kebingungan.
__ADS_1
Adrian hanya mengangguk seraya memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana.
"Aku pikir kit--"
Adrian memotong ucapan Nadine, "Semua kamar di hotel ini sudah penuh di booking, karena ada event penting di Turin. Saya tidak bisa mendapatkan kamar lain atau request twin bed."
Sebenarnya ini semua hanya akal-akalan Adrian saja. Dia sengaja berkata seperti itu agar Nadine mau tidur bersama dengannya. Entah kenapa Adrian merasa tenang sekaligus nyaman bila dirinya dan Nadine tidur saling berdekapan, seperti saat di yacht kemarin. Mimpi buruk yang biasa menghantui malam-malam Adrian sirna sudah.
"Tumben kamu mau? Biasanya kamu akan memilih hotel lain kalau sudah begitu.."
"Saya sedang malas saja! Lagipula saya memiliki saham di hotel ini, dan pemiliknya adalah teman kuliah saya. Jadi mana mungkin saya menolaknya? Kita berdua juga adalah sepasang suami istri yang sah, maka tidak ada salahnya tidur sekamar selama kita tahu batasan masing-masing."
Statement yang diucapkan Adrian itu benar. Mereka berdua adalah pasangan yang sah. Justru akan semakin aneh bukan apabila mereka tidak tidur sekamar?
Adrian membuka koper miliknya untuk mengambil peralatan mandi pribadi dan handuk. Dia tidak pernah suka memakai peralatan yang disediakan oleh hotel dengan alasan tidak higienis katanya, meski semua barang itu bersih, baru dan masih tersegel.
"Karena kamu terlalu banyak bicara dan cerewet, saya mandi duluan saja!" ucap Adrian meninggalkan Nadine yang masih tergugu.
Bukannya ia tidak mau tidur sekamar dengan Adrian, tapi terakhir kali ketika mereka tidur bersama keadaannya malah berujung pada adegan intiim. Hal itu yang membuat Nadine sedikit ketar-ketir.
Dia takut jika terbuai lagi oleh ciuman maut Adrian. Salah-salah ia tak bisa menahannya, mereka bisa saja melakukan hal diluar batasan dan melanggar kontrak.
***
__ADS_1
Siap-siap sebentar lagi menuju chapter "malam unboxing" nya Adrian dan Nadine 😂
Jangan lupa ya untuk teman-teman agar memberi like, vote dan hadiah sebanyak mungkin..agar author lebih semangat dalam berkarya 😊 Terima kasih.