Gemilang Ku

Gemilang Ku
09 ~ Menyebalkan!


__ADS_3

"Eh. . ., i-iya makan aja yang banyak" ucap Gemilang gelagapan.


"kamu tuh kenapa sih selalu nyelametin aku" ucap Mou menatap Gemilang dengan begitu serius.


"kebetulan kok, jangan berpikir macam-macam" ucap Gemilang takut Mou salah paham.


Mou tampak mengangguk "lain kali kamu boleh kok nggak bantu aku, kamu boleh pura-pura nggak tahu kalo aku lagi kena masalah".


Mendengar hal itu hati Gemilang menjadi terenyuh, sebenarnya sepahit apa kehidupan gadis ini, sudah gagal menikah lalu diperlakukan seperti tadi oleh Papa nya.


"makannya jangan kena masalah terus biar aku nggak perlu repot-repot bantuin kamu" ucap Gemilang.


"oh jadi aku ngerepotin kamu" ucap Mou yang mulai kesal.


"lah , tadi bukti nya".


"tapi kan aku nggak minta kamu nolongin aku" jawab Mou ketus.


"udah di tolongin nggak tau terima kasih".


Mou sungguh kesal sekali pada laki-laki yang saat ini berada di hadapannya, ia berdiri begitu saja.


"mau kemana?" tanya Gemilang tak santai.


"aku nggak mau ngerepotin kamu lagi" ucap Mou hendak beranjak.


"bu-bukan gitu maksud aku" ucap Gemilang menahan tangan Mou, kenapa ia menjadi bodoh seperti ini, ia tidak bermaksud menyinggung perasaan Mou.


"Gem!" panggilan dari seorang wanita paruh baya membuatnya menoleh.


"Mamii" ucap Gemilang seolah tak percaya melihat wanita yang melahirkan nya itu juga berada disini, ia cepat-cepat melepaskan tangannya pada lengan Mou agar Mamii nya tidak salah paham.


"Mamii cari kemana-mana, kamu ada disini ternyata" ucap Mila tersenyum melihat kearah gadis cantik itu.


"Eh, i iya Mam".


"ini siapa?" tanya Mila begitu bahagia melihat anaknya akhirnya keluar bersama seorang wanita.


Mou mengulurkan tangannya "saya Mou Tante" ucapnya kemudian mencium tangan Mila.


"pacar nya dia?" tanya Mila menunjuk kearah Gemilang.


"bu-bukan kok Tante, saya temennya" ucap Mou tersenyum kikuk pada Mila.


"duduk dulu, Tante mau kenalan" ucap Mila kemudian mengajak Mou duduk kembali lalu duduk disamping Mou.


Mila meneliti setiap lekuk wajah Mou, selera Gemilang memang tidak main-main pantas saja selama ini susah sekali mendapatkan dambaan hati.


"Mam" ucap Gemilang yang khawatir Mamii nya akan berpikir yang tidak-tidak.


Namun Mila tidak menghiraukan anak nya itu "umur kamu berapa cantik?" tanya nya tersenyum pada Mou.

__ADS_1


"dua puluh dua Tante" jawab Mou, begitu sungkan, kenapa juga ia harus bertemu dengan Mamii nya Gemilang.


"masih muda ya".


"iya Tante saya masih kuliah, semester akhir" ucap Mou menjelaskan.


"udah ada keinginan untuk menikah?" tanya Mila berterus terang.


"Mamii!" ucap Gemilang gelagapan mendengar pertanyaan konyol Mamii nya.


Mou nampak tersenyum "kemarin baru gagal nikah Tan" jawabnya begitu jujur, sangat jujur sekali gadis ini Gemilang sungguh tak habis pikir.


Mila mengangguk "udah kenal sama Gemilang berapa lama?"


Mou menoleh pada Gemilang, Gemilang hanya menggelengkan kepalanya dan Mou tidak paham maksudnya.


"udah nggak usah perduliin dia" ucap Mila memegang tangan Mou.


"kami kenal tiga bulan yang lalu Tante" ucap Mou tersenyum kecil kearah Gemilang, niatnya ingin mengerjai pria menyebalkan itu, tapi kan memang benar adanya ia mengenal Gemilang tiga bulan yang lalu saat berada di Bali.


Gemilang mendengus kesal melihat Mou , pasti setelah ini Mamii nya akan tersenyum penuh kemenangan.


"asli mana sayang?" tanya Mila begitu lembut.


duh, lama kelamaan Mou seperti diwawancarai oleh Mamii Gemilang, ia harus bagaimana?


"saya tinggal di Bali tan, tapi lahirnya di Jakarta kok".


"kamu tadi abis bikin keributan apa di mall" tanya Mila santai , karena alasannya mencari Gemilang disini adalah mendengar keributan anaknya dan sosok pria paruh baya.


"nanti aku jelasin Mam"


"Mou nanti kamu WA Tante ya, Tante mau kenal lebih dekat sama kamu" ucap Mila memberikan kartu namanya.


"i-iya Tan".


"Gem, Mamii masih mau ketemu sama temen Mamii dulu , nanti Mamii dijemput sama Papii kamu. . . kamu anterin Mou pulang aja".


"tapi Mam-".


"mau Mamii aduin Papii kamu tentang keributan di mall" ancam Mamii nya.


Gemilang hanya mendengus kesal, jika paduka raja nya tahu bisa habis dia, Papii nya memang jarang mengamuk tapi jika sekali nya marah sungguh menakutkan sekali.


"iya deh" ucap Gemilang pasrah.


"nggak usah Tante, Mou bisa pulang sendiri kok" ucap Mou yang tidak enak hati, apa lagi Gemilang terlihat tidak ikhlas.


"nggak sayang, biar Gem anterin kamu pulang. . . anak gadis nggak baik pulang sendiri udah sore" ucap Mila.


Mou hanya mengangguk pasrah karena tidak mungkin ia beradu argument dengan Mamii nya Gemilang.

__ADS_1


.


.


.


"Kamu turunin aku di depan aja" ucap Mou yang kini sudah berada di mobil bersama Gemilang. hanya keheningan yang melingkupi mereka semenjak tadi.


"biar aku anter aja" ucap Gemilang tetap fokus mengemudi.


"aku nggak mau ngerepotin kamu lagi" ucap Mou menatap Gemilang.


Gemilang sungguh tidak habis pikir dengan gadis ini , padahal ia sungguh sangat berbaik hati mau mengantarnya.


"aku nggak mau nyusahin kamu lagi" ucap Mou lagi.


"bisa diem nggak sih!" seru Gemilang menatap Mou sekilas.


"kenapa harus bentak-bentak sih" ucap Mou jengkel, entah mengapa hatinya yang begitu lembut dibentak sedikit saja sudah begitu perih rasanya.


"alamat kamu dimana?"


"turunin!"


Jengkel sungguh jengkel sekali tidak ada wanita yang memperlakukan Gemilang seperti ini, wanita-wanita diluar sana akan mencari perhatian nya dan bertingkah malu-malu pada Gemilang.


Tapi ada apa dengan wanita aneh ini?


"oke" seru Gemilang seraya menepikan mobilnya di pinggir jalan yang lumayan sepi ini.


Brak!. . .


Mou membanting pintu mobil Gemilang begitu keras.


"santai dong!"


Mou mengeluarkan selembar uang seratus ribuan dari dompetnya, lalu melemparkannya pada Gemilang "aku udah nggak utang Budi kan" ucap Mou lalu pergi begitu saja meninggalkan Gemilang.


Menyebalkan, huh!


Mou terus menyusuri trotoar jalanan sepi ini, langit nampak menghitam semoga saja tidak turun hujan sore ini.


Takdir kapan engkau berpihak kepada ku. . . .


.


.


.


LIKE LIKE DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KOMENTAR GAESSS 💋

__ADS_1


__ADS_2