
"halooo genggggs" seru Ibel saat tiba dihadapan empat laki-laki itu.
Mou juga ikut tersenyum pada semua laki-laki itu, dan tidak membeda-bedakan seolah kemarin tidak terjadi apa-apa antara ia dan Gemilang.
Namun mata Mou tertuju pada sosok asing yang belum pernah ia jumpai, ia terus tersenyum kearahnya yang membuat Mou tersenyum kikuk.
"dia Exel , sepupunya Gemilang" ucap Ibel menjelaskan.
"Exel" ucap Exel mengulurkan tangannya.
"Mou"
Setelah acara tiup lilin dan pemotongan kue, mereka semua tampak berkumpul di meja bundar dengan banyak makanan yang tersaji disana.
Entah kebetulan atau apa, Mou duduk tepat ditengah-tengah Gemilang dan juga Exel yang terus menatap Mou, membuatnya risih saja.
Mou yang hendak mengambil brownis bersamaan dengan Gemilang hingga tangan Gemilang tepat berada di atasnya.
mereka saling berpandangan sesaat sebelum akhirnya memutus kontak mata itu.
"buat kamu aja" ucap Gemilang cuek.
"kamu aja" sahut Mou.
Tapi malah dengan percaya dirinya Ben mengambil potongan brownies yang memang tinggal satu itu.
"hmm. ... enakk" ucap Ben dengan mulut yang penuh.
"mau lagi?" tanya Mou.
Ben mengangguk dengan bersemangat.
Mou berdiri lalu mengambil piring kosong di depannya, lalu mengambil lagi brownies yang terletak di lantai bawah .
"dia perhatian banget sama gue" celetuk Ben.
"eh , PD banget nih bocah" sahut Ibel "dia itu memang gitu orangnya baik dan perhatian, ke semua orang ya, nggak elo doang. . . dasar baperan".
Semua orang sontak tertawa mendengarnya.
"nenek lampir emang nggak bisa diem ya" ucap Ben kesal.
"jangan berantem mulu, jodoh baru tahu rasa kalian" sahut Exel.
"amit amit" ucap Ibel malas.
"nggak Sudi banget punya jodoh kaya nenek lampir".
"ini" ucap Mou yang baru saja datang , lalu meletakkan brownies itu tepat didepan Gemilang.
__ADS_1
ia bukan orang yang tak tahu terimakasih, atas apa yang Gemilang lakukan padanya bahkan ia tidak rasa tidak bisa membayarnya dengan apapun.
Gemilang mengambil brownis itu lalu meletakkannya pada tissue, tangannya terulur untuk menepuk pelan paha Mou.
Mou sedikit tersentak kaget, Gemilang menyodorkan brownis itu dibawah meja.
Tentu saja agar teman-teman nya yang asik mengobrol tidak melihat hal itu.
Mou menerima brownis itu dengan kikuk, ia tersenyum kecil pada Gemilang, sebelum akhirnya memakan brownis manis itu.
Tapi mengapa Gemilang begitu perduli terhadapnya, atau dirinya saja yang terlalu percaya diri. . . entahlah ia harap bisa berteman baik dengan semuanya.
"oh ya Gem" ucap Ibel setelah meneguk minumannya.
"Hem" sahut Gemilang.
"gimana kalau Mou magang di perusahaan kamu" ucap Ibel membuat Mou membelalakkan matanya tak percaya. Bahkan Ibel tidak pernah mendiskusikan tentang hal ini padanya.
Tapi Mou sudah mulai sedikit paham tentang black card, pakaian branded serta jam tangan mewah tak lupa mobil sport semua yang dipakai Gemilang dan wajar saja jika Gemilang ternyata memiliki perusahaan.
Gemilang tampak terdiam, bukannya berpikir namun ia juga terkejut sebenarnya , apakah takdir sedang berpihak kepada dirinya dan Mou.
"di perusahaan aku juga gapapa Mou kalau mau" ucap Exel terlebih dahulu.
"nggak nggak, apaan" sahut Ben "Gem biar dia di perusahaan aja, kan sebentar lagi mbak Dessy cuti melahirkan" lanjutnya, Dessy adalah assisten Ben selaku wakil direktur di Elang Group.
"iya boleh" ucap Gemilang nampak biasa-biasa saja.
Mou tampak bingung dan berpikir, tapi sudah pasti ia tidak akan memilih perusahaan Exel karena ia bahkan baru saja mengenalnya.
"tapi kalo perusahaan Exel jauh dari hotel kamu" sambung Ibel.
"sama Gemilang aja deh" ucap Mou tersenyum malu.
Gemilang mengangkat bibirnya dengan samar bahkan nyaris tak terlihat , kenapa ia sebegitu senang nya Mou memilih dirinya eh bukan lebih tepatnya perusahaan nya.
"oke Mou, tenang saja kalau kerjanya sama gue aman" ucap Ben.
"hati-hati Mou jangan dekat-dekat dia udah punya janda" sahut Juna.
"mulut loooo!"
.....
"Gem gawat!" ucap Juna yang baru saja datang dari lantai bawah.
"ada apa?" ucap Gemilang santai.
"ada Julia di bawah" ucap Juna yang membuat Gemilang menelan ludahnya kasar.
__ADS_1
Julia adalah keponakan Juna yang tergila-gila dengan Gemilang semenjak dahulu, gadis centil itu selalu saja membuat Gemilang benar-benar risih.
"tenang aja Gem biar gue yang ngadepin" ucap Ibel yang tahu akan perasaan Gemilang.
"yang ada Lo berantem nanti" sahut Juna "jangan buat pesta gue berantakan".
"Lo juga ngapain ngundang dia" sentak Gemilang.
"Eh. . .sorry Gem, gua bener-bener lupa" Juna begitu gugup.
"Lo lompat aja dari sini Gem" ucap Ben dengan ide yang tak masuk akal, biasanya Gemilang selalu berusaha menghindari Julia, tapi ia tidak segila itu untuk lompat dari lantai dua.
Gemilang menatap lekat-lekat Mou yang sedang memainkan ponselnya "giliran kamu, kamu harus membayar hutang mu".
Mou menoleh dengan bingung, karena ia tidak begitu mendengar perkataan mereka tadi "a-apa?"
"good idea" ucap Ben menepuk-nepuk punggung Gemilang.
Dan benar saja, setelah beberapa saat tiga orang perempuan dengan gaya kekiniannya menghampirinya mereka "kak Gem" panggil Julia dengan heboh.
Untungnya sebelum itu Gemilang dan teman-temannya sudah menggeser posisi duduk Mou untuk lebih dekat dengannya.
"siapa?" tanya Mou yang begitu dekat dengan Gemilang, aktingnya baru saja dimulai.
"bukan siapa-siapa sayang" jawab Gemilang, dipanggil dengan sebutan seperti itu dengan lembut membuat jantungnya maraton.
"sa-sayang" ucap Julia tak percaya.
"mendingan Lo pergi deh" sahut Ibel kesal.
"dia siapa kak Gem?".
Mou tampak berdiri lalu mengulurkan tangannya "aku mouresa kekasihnya Gemilang, ada apa ya?"
Julia masih mematung mendengarnya , ia menggelengkan kepalanya "nggak , nggak mungkin kak Gem punya pacar, kak Gem kan mau langsung menikah" ucapnya masih tak percaya.
Gemilang ikut berdiri lalu merengkuh pinggang ramping Mou "kita akan segera menikah" ucap Gem menatap Mou dengan lembut.
"Jul , mendingan pulang dulu aja deh" ucap Juna menghampirinya.
"nggak!" sentak Julia langsung menarik rambut Mou begitu saja "memang siapa kamu berani-beraninya deketin kak Gemilang ku".
"aw" rintih Mou , lalu ia bergantian menjambak rambut Julia .
"Mou" panggil Gemilang mencoba memisahkan mereka berdua.
.
.
__ADS_1
.
LIKE , KOMEN , AND VOTE GAESSS 💋