
Gemilang mencoba menahan Mou yang terbawa emosi oleh perlakuan Julia, sedangkan Juna mencoba menahan Julia yang seperti kesetanan.
"Lo pasti cewek jalangg yang udah godain kak Gemilang kan!" teriak Julia meronta-ronta di pelukan Juna.
"bngsd!" umpat Mou "ngaca dong mana mau Gemilang mau sama cewe kaya Lo".
Gemilang sungguh terkejut sekali Mou tidak pernah berkata sekasar itu seingatnya.
Mereka semua mencoba memisahkan Mou dan Julia, namun Ibel malah maju dan bergantian mendorong tubuh Julia.
"bel!" sentak Juna.
Ben pun ikut memegangi Ibel yang emosinya meledak-ledak "lepasin Ben, emangnya dia siapa sampai segitunya sama Gemilang" ucap Ibel.
Julia berdiri, namun ia berpikir musuhnya sekarang bukanlah Ibel melainkan wanita cantik yang sedari tadi terus di peluk oleh Gemilang, lebih tepatnya Gemilang menahan Mou agar tidak meladeni Julia.
Tiba-tiba saja Julia menarik ujung dress Mou hingga robek.
Srekk!
Paha mulus Mou terpampang begitu nyata, Gemilang dengan sigap melepaskan jaketnya lalu menutupi paha Mou, ia menali jaketnya pada pinggang Mou.
"sialan!" umpat Mou yang hendak mendekat lagi.
"xel bantu gue" ucap Gemilang pada Exel yang hanya tampak menonton saja.
Exel mendekati Julia bersamaan dengan Juna. "lihat aja apa yang bakalan gue lakuin sama Lo!" teriak Julia meronta-ronta karena Exel dan Juna menahannya.
"bawa temen kalian pergi" ucap Exel pada dua wanita yang hanya terdiam saat Julia bertengkar, karena mereka adalah karyawan Gemilang, jadi mereka tidak berani membantu Julia.
"temen anjg semua!" ucap Julia, dan semua orang disana nampak tertawa karena itu.
"berarti Lo juga anjg dong, kan Lo temenan sama anjg hahaha" ucap Ibel yang mendapat sikutan dari Ben.
"udah bel jangan mancing mancing lagi" ucap Gemilang yang sebenarnya khawatir dengan Mou, ia sungguh merasa bersalah karena telah membuat Mou tersakiti.
"kepala kamu nggak papa?" tanya Gemilang merapikan rambut Mou yang berantakan, lalu mengusap-usap nya.
Mou mengangguk, dada nya naik turun masih saja emosi "ada ya cewek yang nggak punya harga diri kayak gitu" gerutu Mou.
Ibel mendekati mereka, sedikit rasa nyeri ketika Gemilang memperlakukan Mou seperti itu.
Tapi di hatinya ia meyakini bahwa Mou bukanlah type Gemilang yang selama ini ia cari.
"Mou, kamu nggak papa?" tanya Ibel.
Mou mengangguk "it's okay bel, don't worry".
__ADS_1
"Minum dulu" ucap Ben menyerahkan air mineral pada Mou.
"gue juga haus dari tadi teriak-teriak" ucap Ibel pada Ben.
"ambil sendiri sono".
Ibel hanya mendengus kesal "dasar temen nggak ada akhlak ya" sentaknya.
"udah ini minum" ucap Mou memberikan minuman itu setelah ia meminumnya.
.....
Mou dan Ibel kini nampak berada di parkiran untuk pulang . . .
"bel kamu bawa motor?" tanya Mou karena biasanya Ibel membawa sepeda motor nya.
"nggak mau naik ojek online saja" jawab Ibel.
"pulang bareng aku aja, atau kamu mau nginep di hotel sekalian?" tawar Mou.
Ibel nampak menimbang-nimbang sejenak "boleh deh" lanjutnya.
Mou tersenyum "yaudah ayo udah ditungguin sama pak Ji" pak Ji adalah supir sekaligus bodyguard Mou yang sudah disiapkan oleh Roman.
"tapi gue kebelet pipis Mou, gue ke toilet sebentar aja ya".
"Mou" panggil seseorang yang membuat Mou menoleh.
"ada apa Gem?" tanya Mou "oh jaket kamu ya" ucap Mou yang hendak melepaskan jaket itu.
"Eh nggak Mou, simpen aja itu" ucap Gemilang.
"maaf ya jaket kamu jadi kebawa aku semua, nanti aku balikin deh" ucap Mou begitu sungkan.
"udah nggak usah , aku mau terima kasih sama kamu sekaligus mau minta maaf soal yang tadi"
Mou tersenyum "aku baru nolongin kamu satu kali loh Gem, kamu nolongin aku udah beberapa kali. . . nggak usah sungkan".
"iya Mou, eh ngomong-ngomong kamu nggak wa Mamii aku ya" ucap Gemilang menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"ya ampun Gem, aku lupa sumpah" ucap Mou merasa bersalah.
"dia nanyain terus abisnya" ucap Gemilang yang jelas-jelas berbohong, ini hanya modusnya saja sebenarnya "dia minta aku buat mintain nomor wa kamu".
"iya-iya, soalnya aku juga lupa taruh dimana kartu nama mamah kamu" sahut Mou mengambil hp Gemilang yang sudah disodorkan oleh nya.
"makasih" ucap Gemilang tersenyum "kamu mau pulang?" tanya nya kemudian.
__ADS_1
"iya lagi nungguin Ibel" jawab Mou.
"naik apa?" tanya Gemilang.
"mobil, ini udah dijemput sama supir aku" Gemilang tampak memperhatikan mobil itu, Mou cukup kaya ternyata jika dilihat dari mobilnya.
Gemilang nampak melihat teman-teman nya yang keluar dari kafe itu "aku duluan ya".
"iya Gem".
"kalo mau ke perusahaan wa aku aja".
"makasih Gem"
Gemilang lalu meninggalkan Mou dan menghampiri teman-temannya.
"abis ngapain Lo ?" tanya Exel menyidik.
"bukan urusan Lo" sahut Gemilang.
Exel hanya menggeleng kepalanya melihat tingkah Gemilang yang kadang menyebalkan kadang galak.
.....
"Gem" panggil Ben yang sedang mengemudi.
"apa?" jawab Gemilang cuek.
"Lo ada hubungan apa sama Mou?" tanya Ben yang membuat Gemilang menoleh.
"nggak ada!"
"tuh kan, Lo itu nggak pinter kalo mau ngibulin gue" ucap Ben.
Gemilang hanya terdiam. . .
"tadi gue lihat lo kasih brownis ke Mouresa" ucap Ben yang membuat Gemilang membelalakkan matanya, sungguh terkejut mendengar hal itu.
.
.
.
SELAMAT MALAM MINGGU GAESSS. . .
JANGAN LUPA DUKUNGANNYA BUAT BANG GEM YA, LIKE-LIKE TINGGALKAN JEJAK KOMENTAR JUGA VOTE SEBANYAK-BANYAKNYA 💋
__ADS_1