Gemilang Ku

Gemilang Ku
23 ~ Jatuh cinta belum?


__ADS_3

"iya dia mau kesini" ucap Mila meraih minuman nya.


Mou menelan ludahnya kasar ketika mendengar nya "tapi Mou udah laper Tan, Mou mau makan dulu" ucap Mou meraih piring yang berada di depannya.


"iya makan aja " ucap Mila santai "tapi nanti tetep ningguin Gem ya" lanjut nya.


"tapi tante--"


"kasihan Gem sayang" ucap Mila lembut.


Bisa apa Mou jika sudah seperti ini, menolak pun terkesan tidak sopan, jadi ia hanya mengangguk terpaksa.


"enak banget ya?" tanya Mila ketika Mou begitu lahap memakan makanannya.


"enak banget Tante, apalagi sambil lihat sawah" ucap Mou menatap sekeliling, karena memang rumah makan ini berada ditengah-tengah sawah, dibuat sedemikian rupa agar menarik para pengunjung.


"ini juga tempat makan kesukaannya Gem Lo" ucap Mila yang membuat Mou segera meraih minumannya.


Mila tertawa melihat tingkah Mou yang menggemaskan.


.


.


.


Mobil Gemilang sudah terparkir di depan rumah makan lesehan ini, Gemilang menatap kaca spionnya, lebamnya sudah lumayan tidak terlihat karena obat ampun dari dokter pribadinya.


Lalu Gemilang memasuki rumah makan itu dengan gagahnya, lalu mendapati wanita yang paling disayangi nya dan bersama satu wanita yang saat ini menghadap ke belakang.


"Hay Mam" sapa Gemilang lalu memeluk Mamii nya.


"Hay sayang" ucap Mila kemudian mencium kening putranya.


Namun mata Gemilang terkesiap ketika melihat wanita di depan Mamii nya adalah Mou.


Malu sekali ia ketahuan sangat manja pada Mamii nya.


"Hay Gem" sapa Mou dengan kikuk.


"loh , Mou kok bisa ada disini" ucap Gemilang kemudian ikut duduk.


"tadi nggak sengaja ketemu Mamii kamu" ucap Mou begitu sungkan.


"takdir kali Gem" goda Mila yang membuat Gemilang berdehem sejenak.


"kalo gitu saya pamit pulang dulu ya tan" ucap Mou hendak beranjak namun tangannya ditahan, bukan Mamii nya Gemilang melainkan Gemilang nya sendiri.


Mila tersenyum puas melihat hal itu, hatinya bersorak gembira.

__ADS_1


"kenapa buru-buru , duduk dulu nanti aku anterin" ucap Gemilang lembut yang membuat Mou mengangguk.


"gemesin banget sih" goda Mila yang membuat Gemilang segera melepaskan tangannya.


"makan dulu Gem" ucap Mou menyodorkan piring pada Gemilang "tadi udah dipesenin sama Mamii kamu" ucap Mou agar Gemilang tidak salah paham.


"thanks" ucap Gemilang meraih piring itu, Gemilang memakan makanan nya dengan lahap sesekali memandangi gadis cantik yang berada didepannya.


Ada kebahagiaan tersendiri ketika melihat Mou begitu dekat dengan Mamii nya.


"Gem kamu anter Mou dulu ya, soalnya tadi supirnya udah Mamii usir" ucap Mila setelah Gemilang menghabiskan semua makanan nya.


"iya Mam, kan hotel Mou juga searah sama rumah" jawab Gemilang sembari meneguk lemon tea nya.


"Mamii masih ada perlu sebentar, Mamii sama supir aja" ucap Mila yang membuat Gemilang menggelengkan kepalanya, ia tahu betul ini rencana Mamii nya.


"Tapi tante--" ucap Mou sungkan.


"udah cantik, biar kamu dianterin Gem aja" ucap Mila membereskan tas nya dan segera beranjak, Mila mencium kening Gemilang dan Mou secara bergantian.


Manis sekali rasanya hahaha, mereka berdua bisa dikatakan mirip, apakah ini yang dinamakan jodoh.


Setelah itu Mou dan Gemilang menuju parkiran bersama, Gemilang membukakan pintu mobil untuk Mou.


"thanks Gem" ucap Mou lalu masuk kedalam mobil, senang sekali diperlakukan seperti ini.


Gemilang hanya menjawab dengan sekilas senyuman, karena sejujurnya ia bukanlah orang yang murah senyum.


"udah kok tenang aja" jawab Gemilang sambil melepaskan dasinya yang masih terikat di lehernya.


"sini aku bantu" ucap Mou mengulurkan tangannya.


Gemilang menatap wajah cantik Mou dengan dekat, hembusan nafas hangat nya pun begitu terasa.


Bibir yang merah itu, ingin sekali Gemilang mencicipi rasa manisnya.


"kenapa?" tanya Mou yang sudah selesai membantu melepaskan dasi Gemilang, namun dahinya mengernyit saat Gemilang terus menatapnya.


"Eh , i-itu bulu mata kamu ada yang jatuh" ucap Gemilang yang seketika menemukan alasan , dan memang benar ia langsung mengambil bulu mata yang menempel pada pipi mulus Mou, setelah itu ia mengusap nya sejenak.


"Gem".


"Eh, sory Mou".


Mou hanya tersenyum kikuk, tidak mungkin kan Gemilang benar-benar tertarik padanya.


....


"makasih ya Gem" ucap Mou setelah Gemilang memberhentikan mobilnya.

__ADS_1


"iya"


Mou hendak melepaskan seat belt nya, namun mengapa susah sekali.


"bentar" ucap Gemilang membantu Mou melepaskan seat belt nya , jarak yang dekat membuat nya menahan nafas.


Namun Gemilang benar-benar goyah ketika melihat mata cantik yang seperti bulan sabit itu, mengapa Mou juga terus menatapnya.


Tatapan keduanya semakin intens menatap satu sama lain, menyusuri setiap lekuk wajah yang mendekati sempurna.


CUP. . .


tiba-tiba Gemilang mengecup kening Mou, yang membuat Mou membelalakkan matanya.


"gimana? , udah jatuh cinta belum?" tanya Gemilang dengan santainya ketika ia telah melepaskan bibirnya dari kening Mou.


"Gemmm" ucap Mou dengan pipi yang merona dan jantung tak karuan.


"kamu boleh jatuh cinta padaku" ucap Gemilang dengan santai namun tidak dengan detak jantungnya saat ini.


"Gem , aku sudah bilang--"


"sssttt" Gemilang menempel jari telunjuknya pada bibir Mou.


"jangan pedulikan apapun, hanya pikiran aku dalam sini" ucap Gemilang mengusap lembut rambut yang wangi itu.


Gemilang lalu turun dari mobilnya membukakan pintu untuk Mou yang masih mematung.


"ayo" ucap Gemilang mengulurkan tangannya.


"Gemmm" Mou hendak melayangkan protesnya namun Gemilang malah menggenggam tangan Mou dengan erat.


"Gem tidak seharusnya--" ucapan Mou terhenti ketika Gemilang hendak mendekatkan bibirnya kembali namun tangan Mou segera menahan dadanya.


"jika kamu terus berkata seperti itu, aku benar-benar akan mencium bibir mu" ancam Gemilang.


"iya-iya aku diam" ucap Mou menurut.


"pintar" ucap Gemilang menepuk-nepuk kepala Mou "mau aku antar ke atas?" tawar Gemilang.


Namun fokus Mou teralihkan pada seseorang wanita yang baru saja memasuki hotel itu, Mou langsung menarik tangan Gemilang agar bersembunyi di balik mobil itu.


"kenapa?" tanya Gemilang.


"ada Ibel" ucap Mou menunjuk lobby.


.


.

__ADS_1


.


DUKUNGAN TETEP YA GAESSS, LIKE KOMEN AND VOTE 💋


__ADS_2