Hargai Aku

Hargai Aku
penyesalan yono


__ADS_3

terus...ya dibawa ke ruang UKS lah bu..


bu ika berlari menuju ruang UKS sekolah itu


maaf,bu... dimana ruang UKS nya?


tanya bu ika pada salah satu guru oh..itu, lurus..terus belok kanan bu.


ya terima kasih bu....


apa ibu, bu gurunya anak tadi yang pingsan.


dijawab dengan anggukan oleh bu ika.


kemudian bergegas ke sana.


kekhawatiran jelas tergambar di wajah bu ika ia membayangkan hal yang tidak tidak.


dalam batinnya tergambar kondisi farisa kecil yang menyisakan sesal karena telah mengatakannya sebagai peserta lomba.bagaimana farisa? apa dia baik baik saja ..? bagaimana jatuhnya..? kepalanya terbentur tidak ? kalau terbentur bagaimana?semua itu dalam benak bu ika.


sesampainya di ruangan bu ika langsung menanyakan pada orang yang membawa farisa ke UKS.


bagaimana pak kondisi anak didik saya?. sebentar bu kita tunggu dia siuman sementara kita panggilkan dokter.


ya Allah, berikan .,.kebaikan utuk farisa, semoga dia baik baik saja.


do'a bu ika dalam hatinya.


ya semoga baik baik saja..


jawab guru laki laki yang seakan tau doa bu ika.


menunggu sebentar akhirnya dokter datang dan selesai memeriksa farisa.


bagaimana dok kondisi dia...tanya bu ika


dia baik baik saja. hanya dehidrasi dan kelelahan saja. tapi ini agak berat harus dirawat meskipun hanya sehari di RS.


segera Farisa dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan infus agar segera pulih tubuhnya.


engh,......


.suara lenguhan panjang farisa yang tersadar dari pingsannya.


matanya perlahan terbuka., memperhatikan sekelilingnya.


ia bingung....didapatinya ruangan yang serba putih serta bu ika dan seorang guru laki laki yang masih setia menunggunya.


kamu sudah sadar nak..?


dijawab dengan anggukan oleh farisa


bu...aku kenapa....?


tadi kamu pingsan nak saat mengikuti lomba seleksi kecamatan olimpiade sains.


oh ya bu aku..ingat,


waktu itu kepalaku pusing bu..


terus aku tak ingat apa apa....


terus kamu jatuh dan bapak yang menangkap tubuhmu agar tak terjatuh kelantai . sahut guru laki laki itu...


bapak ini siapa.?


saya pak jafar guru sekolah tempat kamu lomba.


oh...jawab farisa


terus aku dapat nomer tidak bu..?


khawatir farisa


udah gak usah dipikirkan,. yang penting kamu sembuh dulu, oke jawab bu ika.


ya bu..


deret...dert..dert.....


getar hp bu ika.


halo...jawab bu.ika


ini dengan bu ika dari sd suka makmur..


suara dari sebrang yang merupakan panitia lomba.


selamat siswa anda yang menjadi juara pertamanya,


sehingga otomatis siswa anada yang berhak maju di tingkat kabupaten ke depannya.


Alhamdulillah jawab bu ika.


terima kasih pak informasinya...


sama..sama


kemudian hp mati kembali.

__ADS_1


bu ika memberi tahu farisa bahwa untuk tingkat kabupaten kelak farisa yang berhak mewakili lomba.


berarti say menang ya bu..


iya nak. asyik..


lebih semangat kedepannya ya nak


ha oh seraya mengangguk.


nak ibu guru mau tanya.?


silahkan bu..


apa tadi pagi kamu tidak sarapan?


farisa mengangguk.


malah dari kemarin sore aku belum makan bu...


pantes ..


emang kenapa... bu?


kamu dehidrasi risa!


tapi tak kenapa. kenapa kan bu? tanya farisa panik.


ya kata dokter kamu hanya dehidrasi


emang kenapa?


saya takut bu...


takut kenapa?


takut embah khawatir..aja


tidak beliau tidak khawatir. pihak sekolah sudah memberi tahu Simbah...mu


sebentar lagi pasti beliau datang.


tok..tok .....tokk..


Assalamu'alaikum...terdengar ketukan dari luar


spontan ketiganya menjawab secara bersamaan


wassalamu'alaikum salam..


bagaimana kondisi cucu saya bu guru?


baik mbah. hanya dehidrasi


tadi pagi apa kamu tidak sarapan risa?


tanya simbah pada faris


farisa menggelengkan kepala sebagai jawaban bahwa ia tidak sarapan.


dimakan ayah..uangnya juga diambil ayah jawab farisa datar.


apa.. ayahmu itu ..


emang bocah gemblung....


sarapan anaknya diembat mana jua uangnya...dasar..... gerutu Simbah farisa.


terus Farisa kapan boleh pulang kata dokter bu?


mungkin besok udah boleh pulang mbah ..


oh ya mbah.... karena udah ada simbah.


nanti kami permisi dulu ya mbah..?


iya bu guru ...silahkan ..


apa pak guru juga begitu?..


iya mbah...


sejak tadi saya menemani farisa bersama bu ika..


oh gitu...


silahkan pak bu...


hati hati dijalan ya...


iya mbah..kami permisi


assalamu'alaikum.


waalaikum s a..salam jawab simbah


keesokan harinya farisa sudah diperbolehkan pulang. farisa sedang istirahat tiduran di tempat tidur, saat ayahnya datang


faris ..farisa..!

__ADS_1


iya ayah ..


kemarin kamu kemana?


kenapa tidak pulang?


kamu tidur dimana?


sama siapa?


sambil menggerutu matah sama farisa.


masih kecil udah gak pulang, tidur dirumah orang ....dan lain lain


simbah farisa datang menjawab


he...yono


kamu itu jangan bisanya marah marah,


farisa itu sama aku tidur di rumah sakit...


ngapain ibu dan farisa tidur di rumah sakit...sanggah yono


ngapain?


farisa itu kemarin sakit tau!


gara gara sarapannya kamu makan kan...?


sama uang jajannya kamu ambil.


ayo ngaku iya kan...?


masak..gitu sja kamu sakit ?


kamu itu anaknya sakit malah digitukan. mana tak ada rasa bersalahnya lagi...


ya ..aku benar sakit yah...


alah..gitu aja sakit...sakit..


farisa mulai menangi..serasa bukan anaknya sendiri. sesak dada farisa.


udah risa jangan kamu pikir. kamu tau sendiri ayahmu kan?


iya mbah,


mengingat hal itu farisa tidak memikirkannya lagi


terus yono mendekat sambil memperhatikan wajah anaknya yang masih agak pucat kemudian yono memegang pelipis anaknya


masih hangat...wah ini sakit beneran kamu risa...


aduh sayangnya ayah..sakit nih...


farisa merasa bahagia dipeluk ayahnya. pasalnya sudah dua tahun ini farisa tidak merasakan hangat pelukan ayahnya. sejak kembali ke desa.


dalam batin yono kembali normal, ia merasa bersalah pada farisa telah memakan sarapan farisa.


kamu minta apa risa..nanti ayah belikan ..


kue bakar, martabak atau martabak manis, berger atau apa itu..namanya? ayah lupa..?


minta martabak manis aja yah....yang rasa kacang coklat...


oke nanti ayah belikan... ditunggu ya ..


sebenarnya yono itu tipe orang yang sayang anak.


Sambil terdiam yono berjalan ke tukang martabak manis...


eh..bang mau beli itu....


itu apa..? tanya penjual martabak


yang rasa coklat kacang..


akhirnya penjual martabak paham yang mau dibeli yaitu martabak manis setelah siap diberikan pada yono.


ini bang martabaknya...


yono memberikan uang lima ribuan lantas pergi begitu saja..


bang..bang..uangnya kurang bang...


dipanggil panggil tetap tak menggubrisnya.


kebetulan ada orang baik di sana. udah bank tak usah dipanggil, biar saya bayar kekurangannya...


tampaknya dia kurang waras..!


berapa kurangnya 20 ribu pak?


ini pak uangnya .


saya juga pesan yang sama dua bungkus..


ya...siap pak ! jawab sang penjual

__ADS_1


__ADS_2