Hargai Aku

Hargai Aku
Ke Mall Episode baru season 2.


__ADS_3

Hari ini adalah hari Minggu. dan Siska libur membuat Arka mengajak dua wanita yang sangat berarti di hidup nya untuk berbelanja di mall.


Siska memakai dres peach di atas dengkul tanpa tali dengan rambut yang ia biarkan tergerai membuat ia semakin sexy apalagi di tambah sepatu heels berwarna hitam. sedangkan Sisil seperti biasa diri nya selalu memakai celana legging panjang dan kaos lengan pendek rambut nya juga ia biarkan tergerai.


Sedangkan Arka dia hanya memakai celana pendek dan baju kaos saja.


"Siska?"


"Icha?"


Mereka di buat ternganga dengan penampilan vulgar anak nya.


"Kenapa?" tanya Siska menatap heran.


"Kita hanya mau ke mall. bukan ke pesta" jawab Sisil karna yang ia tahu anak nya Siska, tidak pernah pakai-pakaian sependek, dan sesexy itu.


"Ini hadiah dari Tante Graciella Mam," ucap Siska sambil tersenyum dan menatap wajah Sisil.


"Sudah Sisil. tidak apa lagi pula Icha pergi nya bersama kita" Arka berjalan terlebih dahulu dan meraih jaket nya yang ada di soffa.


Melemparkan jaket itu kepada Siska. "Tapi kau harus pakai itu" Siska menerima nya dengan jengkel.


"Yasudah aku ganti baju saja"


"Tidak usah ayo jalan" ajak Sisil menuntut pergelangan tangan Siska dan berjalan keluar.


Dan Arka menyuruh Sisil untuk menggandeng tangan nya.


"Seperti ingin menyebrang!" gerutu Sisil tapi ia lakukan juga.


Di dalam mobil sepanjang perjalanan tidak henti-henti nya. mereka tertawa karna saling melemparkan lelocun seperti...

__ADS_1


"Pintu... pintu apa yang di tarik 10 orang tidak terbuka-buka?" tanya Arka kembali mengajukan pertanyaan.


"Memang nya pintu apa Dad?"


"Pintu apa itu Arka?"


"Pintu yang bacaan nya di dorong" mereka kembali tertawa bersama sampai tidak terasa mereka sudah sampai di parkiran mall.


Setelah Arka sudah memarkirkan mobil nya. mereka bertiga pun keluar. seperti tadi mereka saling bergandengan tangan.


Tapi tiba-tiba saja Sisil merasa bahwa sesuatu akan keluar dari dalam perut nya. dan itu membuat Sisil menghentikan langkah nya dan melepaskan rangkulan tangan nya dari tangan Arka.


Mereka berhenti.


"Ada apa sayang?" tanya Arka.


"Mam kenapa?" tanya Siska.


"Aku membutuhkan kamar mandi" terus nya.


"Siska antarkan Mama mu," suruh Arka kepada Siska.


Sisil langsung menggeleng cepat. "Aku bisa sendiri kalian duluan nanti aku menyusul" Sisil langsung pergi menuju toilet.


"Ayo Dad" ajak Siska.


"Tapi bagaimana dengan Mam mu?" Tanya Arka khawatir.


"Mam baik-baik saja dia hanya ingin Pup. ayo, kita tunggu Mam sambil makan escrim" Siska menarik pergelangan Arka yang membuat Arka mengikuti nya.


Dan Sisil tanpa melihat terlebih dahulu toilet mana perempuan, dan mana laki-laki. membuat nya masuk begitu saja ke dalam toilet laki-laki.

__ADS_1


Setelah selesai dari urusan perut nya Sisil keluar dan terkejut saat melihat beberapa laki-laki di sana.


"Nona apa yang anda lakukan di sini?" tanya dari salah satu laki-laki tersebut.


Dan ada juga yang menatap Sisil dengan tatapan mesum.


"Ini toilet perempuan?" tanya nya.


"Maaf tapi ini toilet laki-laki" jawab laki-laki tampan tapi bertampang dingin.


Beberapa laki-laki berjalan mendekat ke arah Sisil. tapi tidak dengan laki-laki bertampang dingin itu.


"Mau apa kalian!?" tanya Sisil dengan tatapan tajam.


"Kau sudah memancing gairah kami Nona. dengan masuk ke sini"


"Aku tidak mungkin membuat keributan di sini!" batin Sisil dalam hati.


"Jangan macam-macam kalian!" membuat beberapa laki-laki itu malah tersenyum.


Dan saat salah satu dari mereka mulai menyentuh wajah Sisil. laki-laki bertampang dingin itu langsung bertindak.


"Jika kau ingin wanita kau bisa datang ke diskotik! tapi jangan Tante ini" ucap laki-laki tersebut sambil menarik pergelangan tangan Sisil untuk keluar.


"Dasar pahlawan kesiangan!" teriak laki-laki tersebut yang tadi memegang wajah Sisil.


Dan saat sudah sampai di depan Toilet laki-laki itu langsung melepaskan tangan Sisil.


"Lain kali lihat-lihat Tante" ucap nya.


"Terimakasih" jawab Sisil sambil tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2