Hargai Aku

Hargai Aku
Baikan


__ADS_3

**Like, coment bintang lima, dan votte, Terimakasih...!!!


😘😘😘😘**.


Graciella tetap diam sambil menaruh kepala nya di atas pusara Nauvall.


Sedangkan itu Aldi, tidak benar benar pergi ia masih memperhatikan Graciella, dari jauh di balik pohon.


Sebenarnya ia merasa menyesal karna sudah berbicara dengan nada yang tinggi, dengan Graciella. seharusnya ia masih di sana duduk diam di samping Graciella, dan tetap terus membujuk nya agar ia mau pulang dan mau makan, dan minum.


Graciella tetap menangis dan saat air mata nya mulai kering, dan tenggorokan nya merasa haus ia baru berhenti. ia mengambil botol air minum yang tadi Aldi buang.


Aldi yang melihat itu langsung berlari ke arah Graciella. "Ini jangan minum air itu" ucap Aldi saat Graciella ingin membuka tutup nya.


"Terimakasih" ujar Graciella dan langsung meminum sampai hanya tersisa setengah saja.


"Apa Kau lapar?" tanya Aldi mengambil alih botol yang sedang di pegang oleh Graciella.


"Tidak kenapa Kau belum pulang?" jawab Graciella balik bertanya.


"Maafkan Aku karna sudah berbicara kasar terhadap mu," ucap Aldi menyesal.

__ADS_1


"Lupakan! jawab pertanyaan ku kenapa Kau masih berada di sini? kenapa belum pulang" ujar Graciella mengulang kembali pertanyaan nya.


"Itu karna Kau. mana bisa Aku, meninggalkan mu sendiri" ucap Aldi sambil tersenyum, dan menggenggam tangan Graciella.


"Maaf" ujar Graciella merasa bersalah.


"Tidak apa Ayo, sebaik nya kita pulang hari sudah mulai sore aku akan menemani mu besok untuk kembali lagi ke sini" ajak Aldi masih tetap menggenggam erat tangan Graciella.


Graciella akhir nya menuruti ucapan Aldi. ia mau di ajak pulang.


"Apa perlu aku menggendong mu?" tanya Aldi saat Graciella sudah berdiri di samping nya.


"Iloveyou Grac," teriak Aldi yang membuat Graciella menengok ke arah nya.


Graciella hanya membalas dengan senyuman. dan Aldi langsung berlari ke arah nya.


"Apa Kau tidak mencintai ku?" tanya Aldi menghentikan langkah Graciella.


"Cukup Aldi! Kau pasti sudah tahu jawaban nya" jawab Graciella menundukkan kepala nya.


Aldi langsung memeluk tubuh Graciella, dan perempuan itu langsung kembali menangis di dalam pelukan Aldi. menaruh kepala nya di dada laki-laki itu.

__ADS_1


Aldi mengusap lembut rambut Graciella" Tumpahkan semua kesedihan mu, di dalam pelukan ku Grac" ujar Aldi lebih mengeratkan pelukan nya.


"Maaf... Kau tahu bukan Aku sangat mencintai Nauvall" ucap Graciella mendongakkan kepala nya agar bisa melihat wajah Aldi.


"Aku tahu dan Aku juga tidak memaksa mu untuk melupakan nya dari kehidupan mu," ujar Aldi mendaratkan ciuman manis di kening Graciella.


Selama menjalani hubungan dengan Graciella, diri nya belum pernah berciuman bibir. hanya sebatas itu cium pipi, kening, dan berpelukan saja.


"Terimakasih" ucap Graciella membalas pelukan Aldi.


"Maafkan Aku juga karna tidak ada di saat mansion Papa mu, sedang di serang" ujar Aldi menatap dalam manik coklat milik Graciella.


"Tidak apa... lagi pula Kau juga mana tahu kalau mansion ku di serang saat itu" ucap Graciella mengelus lembut pipi Aldi.


"Tapi Aku merasa bersalah"


"Sudahlah lupakan saja itu bukan salah mu, ayo sebaik nya kita pulang saja" ujar Graciella, Aldi pun mengiyakan dan masuk ke dalam mobil menuju mansion Sanjaya.


*Aku mau namatin cerita ini. maaf ya jika kalian kecewa. Karena Aku sudah membuat Nauvall meninggal. maafkan Aku tapi Aku juga lebih sedih jika Aldi yang meninggal 😢.


Jadi Happy happy at the end of the story*.

__ADS_1


__ADS_2