Hargai Aku

Hargai Aku
Bertemu Liana Episode baru season 2.


__ADS_3

Arsen telah kembali dari satu jam yang lalu dari apartemen Siska. Siska mengangkat panggilan telepon dari Ayah nya yang terus saja berbunyi dari pagi tadi.


"Hallo... ada apa Dad?" tanya nya saat telpon sudah terhubung.


"Kau dari mana saja Hah!? Daddy menelpon mu dari tadi baru Kau angkat sekarang..."


"Maaf Dad tadi ada Pak Arsen datang ke sini"


"APA! dia tidak melakukan apa apa kepada mu kan?" tanya Arka sedikit terkejut dan juga cemas.


"Tidak Daddy"


"Kau di mana?" tanya Arka kembali bertanya ke inti awal nya.


"Apartemen" Sambungan telpon langsung terputus membuat Siska menarik nafas nya dalam. melemparkan asal ponsel nya ke tempat tidur.


Menunggu kedatangan Daddy nya sambil menonton film di televisi tidak lama akhir nya pintu apartemen nya terbuka dan nampaklah wajah Arka.


Arka berjalan menghampiri nya dan langsung duduk di samping Siska.


"Ikut Daddy pulang" ajak Arka.


"Kenapa?" tanya Siska.

__ADS_1


"Ada perempuan lain bernama Liana di rumah. Mama mu yang mengajak nya. kau ajak tinggal di Sini nanti dia sebatang kara" terang Arka Siska mendengarkan nya Dengan cermat semua kata yang di ucapkan Arka.


Pikiran nya menangkap. bahwa Ayah nya tidak suka dengan keberadaan perempuan bernama Liana itu. tanpa bantahan lagi Siska mengangguk dan ikut pulang bersama Daddy nya.


Tapi lagi-lagi saat mereka berdua melewati kamar Julian. Julian sedang berdiri di depan pintu seraya bersedekap dada.


"Pak Julian?" sapa Siska Julian hanya mengangguk tapi mata nya sesekali melirik ke arah Arka.


"Siska ayo" Arka langsung menarik pergelangan tangan nya anak.


"Pak Julian saya permisi" Julian mengangguk dan memperhatikan punggung belakang mereka.


"Siapa lagi laki-laki itu?" tanya nya bingung sendiri.


"Tuan muda saingan mu begitu banyak!"


Tidak lama kemudian Arka, dan Siska pun sudah sampai memarkirkan mobil nya dan langsung turun dari dalam mobil berjalan beriringan masuk ke dalam rumah.


Sisil, dan Liana terlihat sedang berbincang di ruang tengah sambil menonton Televisi.


"Mam!" teriak Siska. Sisil langsung menengok dan tersenyum.


"Siska" Sisil bangkit berdiri dan merentangkan tangan nya Siska menyambut dan mereka berpelukan. Liana juga ikut berdiri sambil tersenyum.

__ADS_1


Siska terlebih dahulu melepaskan pelukan diri nya menatap Liana sambil tersenyum.


"Perempuan ini yang di maksud Daddy. seperti nya dia seumuran dengan ku," batin Siska dalam hati sambil memandang lekat-lekat wajah Liana.


"Hallo... Aku Siska" sapa Siska mengulurkan tangan nya ke hadapan Liana.


Liana langsung menerima uluran tangan dari Siska dan menjabat nya sambil tetap tersenyum.


"Aku Liana" ucap nya.


Sisil menyuruh untuk duduk bersama. sedangkan Arka lebih memilih duduk di teras rumah sambil memejamkan mata nya.


Ia teringat tentang Erick yang membuat nya langsung kembali membuka mata.


"Kenapa baru sekarang aku mengingat dia!" ucap nya dan langsung mengeluarkan ponsel dari dalam saku nya menghubungi Erick sang tangan kanan.


Tidak lama sambungan pun tersambung.


"Ada apa Tuan?" tanya Erick.


"Datanglah ke rumah ku, dan cari tahu siapa gadis yang di bawa Istri ku ke rumah" perintah Arka langsung ke inti nya.


"Tuan saya sedang mandi" ucap Erick.

__ADS_1


"Saya tidak bertanya kau sedang apa. cepat selesaikan urusan mu dan datang ke sini" Arka langsung mematikan sambungan telpon tersebut dan kembali memasukkan ke dalam saku nya.


"Tuan kenapa kau selalu dadakan seperti tahu bulat jika memerintahkan ku!"


__ADS_2