Hargai Aku

Hargai Aku
Tangisan menyayat hati.


__ADS_3

**Like, coment, bintang lima, dan votte, Terimakasih...!!!


😘😘😘😘**.


*Aku juga sedih harus kehilangan Nauvall, maaf ya.. tapi aku lebih sedih jika Aldi yang meninggal 😢.


Happy ending at the end*.


Hujan air mata mengiringi pemakaman Nauvall, Graciella masih terdiam duduk di samping pusara Nauvall. ia di dampingi oleh Aldi, di belakang nya.


Sedangkan Alfin, Tyara, Arka, dan Sisil. sudah terlebih dahulu meninggalkan pemakaman.


"Kau jahat! setelah aku menunggu mu setelah lama dan saat Kau kembali Kau, pergi lagi meninggalkan Aku hiks..." ujar Graciella menangis sambil mengusap-usap nisan Nauvall.


Aldi yang mendengar tangisan pilu Graciella, pun ikut menangis. tapi sekuat tenaga ia tahan.


"Grac" ucap nya sambil menepuk pelan pundak Graciella.

__ADS_1


"Kalau Kau ingin pulang, pulang lah aku mau di sini dahulu" ujar Graciella sambil menyingkirkan tangan Aldi dari pundak nya.


"Aku akan tetap menemani mu di sini" ucap Aldi duduk di sebelah Graciella.


"Terserah Kau saja" ujar Graciella kembali menangis di atas pusara Nauvall.


"Grac ikhlaskan dia, jangan buat langkah nya berat Grac. Nauvall juga akan bersedih jika melihat mu seperti ini" ucap Aldi tegas karna tidak tahan dengan tangisan menyayat hati Graciella.


Graciella langsung menengok ke arah Aldi, dan memandang laki-laki itu dengan tatapan tajam.


"Apa Kau tidak tau perasaan ku saat ini, DIAM!" Ujar Graciella dengan suara yang meninggi.


"Bahkan Kau berani membentak ku Grac" batin Aldi dalam hati.


Matahari sudah naik ke atas kepala Graciella, masih saja tetap menangis di samping pusara Nauvall. Aldi masih setia menemani nya Laki-laki itu bahkan rela menahan hajat kecil nya, dan rasa lapar demi menemani Kekasih nya.


"Grac ini minumlah Kau belum minum pasti Kau haus kan?" tanya Aldi menyodorkan air mineral ke depan Graciella. dari tadi air itu ia genggam dan baru sekarang ia kasih kepada Graciella.

__ADS_1


"Tidak bukan nya Aku sudah bilang. Diam!" jawab Graciella kesal.


"Kau belum minum dari tadi pagi Grac, ayo Nauvall pasti akan bersedih jika Kau seperti ini minumlah" ucap Aldi kembali menyodorkan air ke depan Graciella.


"Jangan paksa Aku! Kau pulang saja aku hanya mau sendirian di sini" ujar Graciella kembali meletakkan kepala nya di atas pusara Nauvall.


Aldi, yang merasa tidak di hargai oleh Graciella lama-kelamaan ia menjadi kesal.


Bugh.


Botol air mineral ia lemparkan begitu saja sampai membuat Graciella sedikit terkejut.


"Apa Kau sudah lupa jika Aku ini tunangan mu? Hah!" ucap Aldi dengan wajah yang sudah memerah menahan amarah.


"Kenapa Kau tidak menolak di saat dulu aku melamar mu? kenapa Kau mau menjadi pacar ku saat itu? kenapa baru sekarang kau buat Aku, menjadi seperti ini? Jika kau mencintai nya kenapa dulu tidak Kau susul saja ia ke Australia!?" tambah nya mengepalkan tangan nya.


"Aku sedang tidak mau berdebat dengan mu, jadi lebih baik Kau tinggalkan saja Aku di sini. jika Kau mau membatalkan semua nya aku juga tidak masalah" ujar Graciella pasrah dan kembali merebahkan kepala nya di pusara.

__ADS_1


"Baik jika itu bisa membuat mu senang Aku akan membatalkan acara pernikahan kita! terserah Kau saja." ucap Aldi langsung pergi begitu saja meninggalkan Graciella sendiri.


__ADS_2