Hargai Aku

Hargai Aku
Mencari Solusi.


__ADS_3

Like, coment, bintang lima, dan votte, Terimakasih...!!!


😘😘😘😘.


Nauvall, dan Irma meminta ijin keluar kepada Graciella. perempuan itu pun menyetujui nya dengan syarat jika besok Nauvall harus mengajak nya keliling kota dan Nauvall pun menyetujui itu.


Nauvall, dan Irma mendatangi apartemen Sisil awal nya Sisil terkejut karna Nauvall membawa perempuan ke apartemen nya tapi saat di ceritakan Sisil malah menganggap itu lelucon.


"Hahahaha lucu sekali diri mu meminta bantuan kepada saudara perempuan mu hanya untuk membuat Graciella cemburu saja" ujar Sisil sambil tertawa terbahak.


"Sudah lah sudah tidak lucu!" ucap Nauvall menatap sinis ke arah Sisil.


"Mau apa kamu kesini?" tanya Arka yang sudah berada di sana setelah meniduri Putri nya.


"Kemarin ada yang mengintai mansion Sanjaya" jawab Nauvall serius.


"Apa!" ujar Arka dan Sisil terkejut bersamaan.

__ADS_1


"Memang yang di incar sama itu orang sebenarnya siapa kau, atau keluarga nya Alfin?" tanya Arka sambil meletakan tangan nya di atas dagu seperti sedang berpikir.


"Tidak tahu! yang jelas yang di incar itu Graciella" jawab Nauvall seraya menatap mereka satu persatu.


"Apa mungkin Aldi?" celah Sisil tiba tiba yang membuat mereka semua menatap ke arah nya.


"Tidak mungkin Aldi sangat menyayangi Graciella, dan untuk apa juga Aldi melakukan itu jika memang Aldi kenapa tidak dari dulu saja dia celakai Graciella" ucap Nauvall menggelengkan kepala nya.


"Hi! Irma ku ajak kau ke sini untuk memberikan pendapat mu kenapa kau hanya diam saja?" tanya Nauvall mengalihkan pandangannya ke arah Irma yang duduk di samping nya.


"Eh..., Ku rasa juga memang bukan Aldi pelaku nya wajah nya imut orang nya sopan" jawab Irma yang langsung di pandang tajam oleh Sisil.


Nauvall menghampiri Sisil dan menggeser Arka agar bisa duduk di sebelah Sisil, dan membisikan sesuatu di telinga nya "Jangan bicara seperti itu di pembunuh berdarah dingin bapak nya adalah seorang mafia kelas kakap dan sekarang dia yang menggantikan nya" bisik Nauvall di telinga Sisil yang membuat Sisil melebarkan mata nya tidak Percaya.


"Jadi sekarang kita harus apa? apa kita mengabari Tuan Alfin akan ini?" ucap Arka memberikan pendapat.


"Tidak! biarkan Tante Tyara dan Paman Alfin di Singapura" ujar Sisil lagi lagi Meraka menatap heran ke arah Sisil.

__ADS_1


"Tapi ini masalah besar Sayang" ucap Arka bicara dengan nada lembut kepada Istri nya.


"Ga usah sok lembut deh!" ujar Nauvall tidak suka.


"Iri bilang!" ucap Arka sambil menyikut lengan Nauvall.


"Kalian mau ribut apa mau cari solusi?" tanya Sisil menatap tajam kearah kedua nya. Nauvall dan Arka lantas menyudahi membalas sikut menyikut saat Sisil berkata seperti itu mereka berdua lantas mendudukkan kepala nya dan bersikap sok polos seperti tidak terjadi apa apa.


"Biar ku bantu membereskan masalah ini Aku bisa mengutus anak buah ku dan mata mata ku untuk mencari tahu nya mereka pandai" ujar Irma membanggakan anak buah nya.


"Kau kira aku tak pandai Aku jugaa seorang mata mata tahu" ucap Sisil sambil bersedekap dada.


"Dan seorang Ibu" lanjut Irma sambil tersenyum.


"Kalian mau ribut atau mencari solusi?" ucap Nauvall meniru ucapan Sisil yang langsung di pandang tajam oleh Sisil.


*Fllw Ig Aku: Laditaalvira.

__ADS_1


Terimakasih... untuk kalian yang mau tanya kapan Aku Updatte bisa langsung DM aku aja, sekali lagi terimakasih 😊*


__ADS_2