Hargai Aku

Hargai Aku
Identitas! Episode baru season 2.


__ADS_3

Like, Coment.


Siska keluar dari ruangan Arsen. sedangkan Julian menatap nya dengan heran. saat melihat Siska keluar tanpa expresi apa-apa.


"Hi!" sapa Siska kepada Julian sambil tersenyum.


Julian hanya membalas dengan menganggukkan kepala nya. dan saat sudah memastikan bahwa Siska sudah masuk ke dalam lift baru diri nya masuk ke dalam ruangan Arsen.


"Tuan?" ujar nya.


"Cari tahu tentang identitas wanita itu" perintah Arsen.


"Baik Tuan"


😘😘😘😘😘😘😘


Sedangkan itu di kediaman Arka, dan Sisil terlihat Arka sedang berbicara serius dengan tangan kanan nya Erick.


"Sembunyikan semua identitas keluarga ku, terutama identitas Putri ku" ujar Arka yang membuat Sang tangan kanan. Erick, langsung menatap nya.


"Lakukan saja!" perintah nya tegas.


Sebelum itu...


Arka mendapatkan telpon dari anak buah yang ia, suruh untuk memata-matai. Siska di perusahaan Arsenio grup.

__ADS_1


"Hallo Tuan, baru saja Nona muda di panggil ke ruangan pemilik perusahaan"


"Ada apa dengan anak ku?"


"Seperti nya nona muda membuat kesalahan"


Arka langsung mematikan sambungan telpon.


"Apa yang di lakukan anak itu?" tanya nya pada diri sendiri.


Karna itu lah Arka langsung menelpon Erick, untuk datang ke rumah nya.


Bukan bermaksud apa-apa Arka, hanya takut jika nanti pemilik perusahaan itu tahu tentang identitas keluarga nya. sudah di pastikan jika Siska tidak akan bisa bekerja di sana atau pun bekerja di perusahaan lain diri nya tidak akan di terima di perusahaan mana pun.


"Saya sudah memerintahkan anak buah saya untuk menghapus semua Identitas tentang Nona muda." ujar Erick. yang membuat Arka langsung tersenyum.


"Itu sudah tanggung jawab saya, dan pekerjaan saya untuk mengabdi kepada Anda Tuan."


"Segitu nya kamu mencemaskan nya! sampai identitas diri nya kau sembunyikan" mendengar suara Istri nya Arka langsung menengokkan kepala nya ke belakang begitu juga Erick.


"Maaf Pak, jika tidak ada lagi yang di bicarakan saya pamit telpon saya jika butuh sesuatu" ujar Erick bangkit berdiri dan langsung berjalan ke pintu keluar.


'Awas saja kau Erick!"


Sisil berjalan ke hadapan Suami nya dan berdiri tepat di depan Arka.

__ADS_1


Arka mendongakkan wajah nya sambil tersenyum memeluk pinggang Istri nya. dan membenamkan wajah nya di perut Sisil.


"Kau semakin sexy" ucap nya dengan suara yang tertahan di perut Sisil.


"Tidak usah banyak bicara jawab dulu pertanyaan ku" ujar Sisil melepaskan paksa pelukan tangan Arka dari pinggang nya.


"Pertanyaan yang mana Sayang?" tanya Arka pura-pura tidak tahu.


Berdecak malas" Kenapa kau sampai segitu nya sampai mau menyembunyikan identitas anak kita?"


"Identitas nya akan mempersulit diri nya Sayang"


"Hari pertama nya kerja ia, sudah di panggil ke ruangan pemilik perusahaan" sambung nya yang membuat Sisil terkejut.


"Apa yang di lakukan Siska?" tanya nya Arka menggeleng.


"Arka!" teriak nya.


"Ya" tatapan Sisil berubah tajam.


"Apa kau menyuruh anak buah mu untuk memata-matai Siska! Arka, Siska itu sudah besar bukan lagi anak kecil"


"Sayang semua Ayah pasti ingin tetap menjaga anak nya. dia memang sudah besar tapi dunia luar lebih berbahaya untuk orang dewasa seperti nya" Jelas Arka kembali memeluk pinggang Istri nya.


"Jelaskan itu kepada anak mu!"

__ADS_1


"Anak kita berdua Sayang" ucap Arka mendaratkan ciuman ke perut Sisil.


__ADS_2