Hargai Aku

Hargai Aku
Marah nya Graciella!


__ADS_3

**Like, coment, bintang lima, dan votte, Terimakasih...!!!


😘😘😘😘**.


Graciella, membuka mata nya saat sinar matahari menyilau di wajah nya menembus kaca dan gorden mansion nya diri nya tidak sadar bahwa ia tidur di sofa ruang tengah mata nya melirik ke arah jam yang terpampang di atas dinding sekarang jam itu menunjukkan pukul 09;30 yang menandakan bahwa siang telah datang.


Mengucek mata nya dan membenarkan posisi nya agar duduk melihat ke sana kemari tapi tidak juga mendapat keberadaan Irwan, atau pun Gea'andra. di sana.


"Benar benar kelewatan kemana pergi nya mereka berdua" ujar Graciella dengan tidak sadar diri nya meremas kedua tangan nya tatapan mata nya terlihat marah.


*************

__ADS_1


Nauvall, dan Irma sudah berjalan pulang menuju mansion Sanjaya. mereka tidak tahu bahwa Graciella sedang kesal, dan marah terhadap mereka.


Irma keluar dari dalam mobil untuk membukakan pintu gerbang mansion yang menjulang tinggi ke atas menutup kembali saat mobil Nauvall, sudah masuk dan di parkirkan di halaman Irma berjalan dan menunggu Nauvall turun, dan saat Nauvall sudah turun mereka langsung berjalan berdampingan masuk ke dalam tapi saat Nauvall ingin membuka pintu, pintu itu sudah terbuka lebih dahulu oleh Graciella, Graciella menatap tajam ke arah kedua nya.


"Ingat pulang juga kalian ku kira sudah di culik siluman ular, dan di bawa ke sarang nya!" ujar Graciella menyindir sambil menyunggingkan senyum miring nya. ke arah Nauvall, dan Irma.


"Maaf Grac" ucap Irma merasa bersalah.


"Aku tidak mengharapkan maaf dari mu. yang seharus nya meminta maaf adalah dia!" ujar Graciella sambil menunjuk ke arah Nauvall.


"Maafkan saya nona" ucap Nauvall tapi tidak di hiraukan oleh Graciella.

__ADS_1


"Jika kau memang sudah tidak mau menjadi bodyguard katakan kepada ku, dan Papa ku jangan seperti ini! aku mengijinkan mu karna kau bilang hanya sebentar saja sebenarnya apa yang kalian lakukan sampai semalaman!" ujar Graciella tangan nya beralih mencekik leher Nauvall, Irma yang melihat saudara nya di perlakukan seperti itu pun langsung kesal nafas nya sudah tidak teratur tatapan nya berubah dingin tangan nya menggepal kuat, dan saat diri nya ingin melayangkan pukulan ke punggung belakang Graciella, Nauvall menggelengkan kepala nya yang langsung membuat Irma menghentikan niat nya.


"Lepaskan dia Grac, ku mohon dia akan mati jika kau terus mencekik nya" mohon Irma sambil menyentuh pundak Graciella.


"Ini adalah hukuman bagi dia karna tidak menjalankan tugas dengan baik" ujar Graciella mengencangkan cekikan nya di leher Nauvall. nafas Nauvall, sudah terlihat putus putus muka nya mulai pucat.


"Hukum Aku, jika kau mau Grac" ucap Irma beralih menyentuh pergelangan tangan Graciella.


Graciella, melepaskan cekikan nya pada leher Nauvall, Nauvall tubuh nya terhuyung untung saja Irma sigap langsung menangkap nya. Nauvall terbatuk lemah yang membuat Irma langsung menyandarkan tubuh Nauvall ke pintu diri nya berlari masuk dan mengambilkan air putih untuk Nauvall.


"Ini minum" ucap Irma memberikan gelas kepada Nauvall yang langsung di terima laki laki itu. Nauvall, langsung meminum nya dan menghabiskan semua air putih menaruh gelas nya di samping tubuh nya.

__ADS_1


"Ayo, ku antar kamu ke kamar mu" tawar Irma tapi Nauvall langsung menolak nya. Nauvall memandang ke arah Graciella dengan tatapan sendu dia melihat mata Graciella, yang masih menyimpan amarah di sana.


"Jika kau mau memecat ku pecat lah"


__ADS_2