Hargai Aku

Hargai Aku
Tidak ada bedanya!


__ADS_3

**Like, coment, bintang lima, dan votte, Terimakasih...!!!


😘😘😘😘**.


Nauvall, terlihat tidak mau jauh dari samping Graciella apalagi diri nya sudah di beri tahu dalang dari semua masalah ini adalah Herry, Ayah kandung dari Arka Sanjaya.


semalam Nauvall tidak bisa tertidur karna cemas mengkhawatirkan keadaan Graciella, pujaan hati nya.


"Irwan" panggil Graciella yang sedang terduduk di ruang tengah sambil menonton televisi.


"Ya ada yang bisa Saya bantu?" jawab Irwan, atau Nauvall seraya menengokkan kepala nya ke arah Graciella.


"Ada apa dengan mata Mu? apa kau tidak tidur semalam" tanya Graciella memandang ke arah wajah Nauvall.


"Saya hanya kebanyakan meminum kopi jadi semalam tidak bisa tidur" jawab Nauvall berbohong sambil tersenyum.


"Jika Kau mengantuk sebaik nya Kau, tidur" ujar Graciella kembali fokus ke layar televisi.


"Saya tidak apa-apa" ucap Nauvall sambil mengangguk kecil.


"Terserah Kau kalau gitu" ujar Graciella mendelik malas.


Nauvall, tersenyum." Tidak usah khawatir Nona" kata nya.

__ADS_1


"Bukan khawatir hanya saja Aku tidak mau memperkerjakan orang sakit di tempat Ku" ujar Graciella memandang sinis ke arah Nauvall.


"Oke... baiklah Saya permisi istirahat" ucap Nauvall baru saja diri nya mau melangkahkan kaki nya suara Graciella menghentikan langkah nya.


"Ada apa lagi?" tanya nya menengokkan kepala nya ke belakang.


"Apa benar nama mu adalah Irwan?" tanya Graciella yang langsung membuat Nauvall terdiam seketika.


"Hahahhaha... apa Kau benar-benar merindukan sosok bernama Nauvall itu? sampai Kau menganggap Ku adalah Nauvall" jawab Nauvall sambil tertawa.


"Lihat foto ini" ujar Graciella menunjukkan foto diri Nauvall yang ia simpan di ponsel nya.


"Masih gantengan Aku" ucap Nauvall saat sudah melihat foto diri nya.


"Tapi dia tidak memiliki kupis seperti Ku," ucap Nauvall seraya bersedekap dada.


"Apa kalian kembar" ujar Graciella tiba-tiba yang membuat Nauvall langsung tersedak air liur nya sendiri.


"Ehheeemm... eheemm Aku sama sekali tidak mempunyai kembaran Aku anak satu-satu nya di keluarga Ku"


"Jika tidak ada yang mau di bahas lagi Saya permisi mau istirahat."


Graciella, memandangi punggung belakang Nauvall sampai lenyap saat pintu kamar Nauvall, tertutup diri nya masih saja tetap memandangi pintu itu.

__ADS_1


"Aku harus mencari tahu siapa sebenar nya diri mu Irwan," ujar Graciella membuang nafas panjang.


**********


Sisil, terlihat sangat emosi saat mendengar kabar yang di beritahukan Suami nya kemarin siang.


"Berani sekali Kau bermain-main sampai sejauh ini kepada Keluarga Ku!" ujar Sisil kesal.


Sampai Siska menghampiri nya karna melihat Mama nya itu memotong sayuran dengan tidak benar.


"Mama hati-hati" ucap Siska yang langsung membuat Sisil tersadar.


"Oh, God. thanks for telling Mama"( Oh, Tuhan. terimakasih sudah memberitahu Mama)" ujar Sisil membungkukkan badan nya agar bisa menyamakan tinggi nya dengan anak nya.


"You're welcome, Mama, can I help you? " sama-sama Mama, ada yang bisa Aku bantu?)" ucap Siska menatap ke wajah Mama nya.


"Tidak ada Mama bisa mengerjakan nya sendiri Sayang,". ujar Sisil mencubit gemas hidung mungil anak nya.


"Tapi Mama mengerjakan tugas ini tidak benar" ucap Siska yang membuat Sisil tertawa gemas karna lucu melihat tingkah anak nya.


"Ok Mama will do well "( Ok Mama akan mengerjakan nya dengan baik)"


Maaff untuk semua pembaca Ku, aku lama tidak Update cerita ini. karna kemarin-kemarin kehamilan Ku sedang ada masalah jadi harus banyak-banyak istirahat 😢.

__ADS_1


__ADS_2