Hargai Aku

Hargai Aku
Aku mencintainya


__ADS_3

**Like, coment, bintang lima, dan votte, Terimakasih...!!!


😘😘😘😘**.


Nauvall, kritis di rumah sakit itu yang membuat Graciella menangis Alfin, datang dan langsung memeluk Anak nya.


"Sejak kapan Kau menjadi perempuan lemah seperti ini!?" tanya Alfin mengeratkan pelukan nya di tubuh Anak nya.


"Sejak Aku mencintai nya hiks..." jawab Graciella dengan Isak tangis yang begitu menyayat di hati Alfin.


Aldi, datang saat diri nya di kabari oleh Sisil. ke rumah sakit Sisil pikir dengan kehadiran Aldi di sini bisa membuat Graciella membaik tapi ternyata dia salah, dan menyesal karna sudah menyuruh Aldi, datang ke rumah sakit.


Aldi, dan Sisil melihat, dan mendengar itu mereka hanya diam di belakang tubuh Alfin yang sedang memeluk Graciella.


"Maafin Gua Al, bukan maksud gua buat Lhu kecewa. Gua pikir dengan kehadiran lhu di sini bisa membuat Graciella membaik" ujar Sisil menyesal.


"Gua Gppa... lagian Gua juga udah tahu kalau ga semudah itu buat Graciella, ngelupain laki-laki pertama yang membuat nya jatuh cinta" ucap Aldi berusaha terlihat baik-baik saja.

__ADS_1


"Sekali lagi maafin Gua" ujar Sisil.


"Iya gua bakalan maafin lhu asal nanti kalau gua ga jadi nikah sama Graciella, Anak lhu jodohin sama Gua" ucap Aldi bercanda tapi di anggap serius oleh Sisil. Sisil langsung mencubit pinggang laki-laki itu. hingga membuat Aldi meringis.


"Si*l lhu Al! mau jadi pedofil lhu!" ujar Sisil dengan suara yang sedikit keras hingga membuat Graciella, dan Alfin menengok ke arah mereka.


"Aldi?" sapa Graciella sambil menghapus air mata nya.


"Kamu Gppa Grac?" tanya Aldi berjalan mendekati Graciella, dan langsung memeluk nya.


"Aku tidak kenapa-kenapa" jawab Graciella tapi tidak membalas pelukan kekasih nya.


"Baru ko Om," jawab Sisil membuang tatapan mata nya ke sembarang arah.


"Jawab pertanyaan Saya dengan jujur! atau..."


"Sejak Aku mencintai nya" ujar Sisil memotong ucapan Alfin.

__ADS_1


"Aldi mendengar nya?"


Sisil mengangguk" Iya dia, mendengar nya"


"Kenapa dia datang ke sini" ucap Alfin menyuruh Sisil duduk di samping nya.


"Maaf ku pikir dengan ada nya Aldi di sini bisa membuat Graciella membaik mangka nya Aku, menyuruh nya untuk datang ke sini" ujar Sisil sambil mendudukkan kepalanya.


"Tidak apa sebaik nya Kau pulang dan melihat Anak mu, siang nanti Aku akan mengantarkan Tyara. ke apartemen mu. untuk sementara ijinkan Graciella, dan Tyara menginap di rumah mu,"


"Iya Om, Sisil pamit dulu"


"Tunggu... Suami mu masih sibuk mengurusi mayat-mayat di mansion Ku, jadi mungkin dia tidak akan pulang" ucap Alfin Sisil hanya mengangguk karna ini bukan yang pertama kali nya Arka tidak pulang jadi dia sudah mengerti ke adaan Suami nya.


"Sisil titip salam untuk Grac, dan juga Nauvall jika ia sudah sadar, dan jangan lupa kabari Sisil jika terjadi apa-apa di sini"


"Kau pikir Aku tidak bisa apa-apa jika ada apa-apa di sini! jangan meremehkan aku" ucap Alfin dengan tatapan mata tajam memandang ke arah Sisil.

__ADS_1


"Maaf Om, takut nya kemampuan om sudah mulai berkurang karna umur. nanti aku takut saat Om sedang menyerang musuh takut nya encok lagi" ujar Sisil sambil tertawa dan langsung berlari saat melihat tatapan mata Alfin yang sudah siap ingin meninju nya.


__ADS_2