
Seperti biasa jam 8 malam. Siska sudah sampai di apartemen nya bersama dengan Erick.
Erick melihat perubahan wajah Siska itu tidak seperti biasa nya.
"Nona muda ijinkan saya ikut masuk ke dalam" ijin Erick dengan wajah yang di buat melas.
"Om, mau bertemu dengan Liana?" tanya Siska saat mereka sudah di depan pintu kamar apartemen Siska.
Erick mengangguk."Saya rasa Nona juga membutuhkan teman bercerita?" tebak Erick Siska segera menggeleng.
"Omg better go home"( Sebaiknya Om pulang)" ucap Siska, Erick tidak membantah ia, mengiyakan.
Siska langsung masuk dan kembali menutup pintu.
"Ada apa dengan Nona muda?" tanya nya Erick langsung bergegas pergi. untuk mengunjungi rumah Tuan besar nya.
Di parkiran ia berpas-pasan dengan Julian yang baru saja turun dari mobil nya.
"Kau baru pulang?" tanya Erick. tapi tidak di hiraukan oleh Julian.
"Pikachu apa kau tuli?" panggil Erick tapi Julian tidak menghiraukan Julian lebih memilih untuk terus berjalan masuk ke dalam apartemen.
"Ada apa dengan semua orang?" ucap nya dan langsung berlalu masuk ke dalam mobil nya.
Mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi untuk segera sampai ke rumah Arka.
__ADS_1
Erick memarkirkan mobil nya asal. dan segera turun sedikit berlari menuju pintu, mengetuk nya sampai pintu terbuka.
Arka yang membukakan pintu untuk nya.
"Erick untuk apa malam-malam kau ke sini?" tanya Arka sambil mengucek mata nya.
"Malam? sejak kapan jam 9 Tuan anggap malam" tanya Erick sambil mengerutkan alis nya.
"Ada apa" balik bertanya.
"Tuan apa anak buah Tuan ada memberikan laporan tentang Nona Siska hari ini?" tanya Erick menatap penuh jawab ke wajah Arka.
"Tidak.. memang nya kenapa"
"Saya hanya bertanya saja" jawab Erick sambil tersenyum kecil.
Arka langsung menatap sang tangan kanan nya itu dengan dingin.
"Ada apa Erick!" tanya nya dingin.
"Tuan... saat saya menjemput Nona muda wajah Nona muda tidak seperti biasa nya. tidak ada keceriaan di wajah nya." terang Erick.
"Ada apa dengan anak ku ERICK!"
"Saya juga tidak tahu Tuan."
__ADS_1
"Aku mau besok kau memberikan ku informasi mengenai perubahan anak ku hari ini!"
Erick mengangguk paham. "Baik Tuan"
Wajah putih nya Arka berubah merah saat itu juga. dan Erick yang melihat itu merasa sedikit gemetar.
"Ternyata Kau Erick" dan saat mendengar suara Istri nya di belakang tubuh nya. emosi yang tadi sudah di ubun-ubun Langsung lenyap begitu saja. wajah nya yang tadi memerah sudah kembali normal.
Erick bernafas lega melihat nya.
"Kali ini Kau menyelamatkan ku nyonya besar"
"Kau boleh pergi Erick" ucap Arka, Erick langsung bergegas menuju mobil nya. dan pergi dari rumah Arka, dan Sisil.
Arka membalikan badan nya.
"Sayang Aku merindukan mu" ucap nya manja sambil mengangkat tubuh Sisil dan menggendong nya.
.
"Ka Siska ayo makan" ajak Liana sambil mengetuk pintu kamar Siska.
Siska membuka nya.
"Aku sudah makan Liana.. maaf ya kau makan saja sendiri Ok? badan ku lelah aku ingin istirahat" ucap Siska Liana menganggukkan kepala nya mengerti.
__ADS_1
"Baik selamat beristirahat" ucap nya sambil tersenyum dan berlalu pergi. Siska kembali menutup pintu kamar nya.