Hargai Aku

Hargai Aku
"KEMBALI"


__ADS_3

Di rumah pak Dani tentu saja terjadi bagaikan jenggot kebakaran


bagaimana tidak selama ini mati - Matian dia ingin memisahkan Randi dan Rani namun selalu gagal dan kali ini tidak hanya gagal bahkan semua fasilitas yang iya miliki di tarik oleh mertuanya kecuali tempat tinggal dan handphone yang dia pakai sekarang. namun tidaklah kapok juga, sampai sekarang masih berusaha sembunyi - sembunyi mencari tau dimana keberadaan Rani berada. disisi lain di lihat keadaan Randi yang saat ini keadaannya tidak memungkinkan karena hampir tiga bulan berpisah dengan Istrinya seperti tidak terurus, Randi saat ini sangat kurus, rambut mulai panjang. karena minimnya fasilitas sehingga Randi kesulitan mencari tau di mana keberadaan istri dan anaknya saat ini.


" Sialan apa lagi ini, Dia dapat ini di mana, jangan - Jangan Dia bohongi aku". batinnya memaki orang yang mengirim pesan sebuah foto seseorang., dan Dia pun mendial nomor seseorang.


" Halo Tante itu berita terbaru ". jawaban dari seberang telepon sana.


" Kali ini Tante harus percaya karena aku sudah meng share look dimana aku berada saat ini.


" Baik kali ini aku percaya, maafkan aku karena sempat tidak mempercayaimu.


" Ok tidak masalah Tante karena misi kita sama jadi aku ucapkan selamat kepada Tante semoga kali ini kita berhasil meyakinkan mereka Tante". jawab Laras dengan senyum menyeringai penuh kemenangan. namun tidak disadari ada seseorang yang selalu mengintai gerak geriknya.


Di kediamannya Tuan Wijaya di Singapura. Rani dan Raja sedang bersiap - Siap untuk m


kembali lagi ke Indonesia, dia dan raja


sedang naik di sebuah pertunjukan yang nanti nanti mereka saat ini ada di sebuah mall besar yang ada di Singapura sebelum akhirnya akan kembali ke Indonesia . mereka di temani oleh bibi Maria dan mamang Jordi, mereka sangat menyayangi Rani dan Raja.


setelah selesai menonton sebuah pertunjukan mereka pun berbelanja sedikit ketempat khas oleh olah Singapura. setelah puas mereka pun kembali dengan bahagia dan gembira

__ADS_1


" Paman Jordi terimakasih ya selama ini paman udah selalu bersama kami serta banyak menghibur kami". kata raja dengan tulus kepada mamang Jordi yang tulus.


" Iya Aden tidak apa Apa kebetulan aku nggak sibuk Aden. dengan sedang hati saya menemani Aden karena ini sudah merupakan tuy dan tanggungjawab mamang. akhirnya mereka pun pulang.


Pagi pun tiba di mana Rani memiliki hampir tak percaya bahwa iya akan pulang ke. Indonesia.setibanya di bandara Rani langsung menangis karena terharu. namun sebaliknya rasa sedih menyelimuti hati bibi Maria dan mang Jordi selama ini mereka selalu ada buat Rani dan Raja. mereka menyayangi Bibi Maria dan mang Ujang.


" Bi kami pergi dulu ya, terimakasih selama ini selama kami berada disini bibi dan mamang selalu ada buat kami. terimakasih banyak bibi, mang. kata Rani mengucapkan kata - kata perpisahan.


" Iya non maafkan kami jika ada kekeliruan selama non berada di sini. kami sayang sama non dan Aden raja". kata bi Maria dengan tulus kepada Rani mereka pun akhirnya berpisah di bandara. sesampainya di bandara indonesia Rani dan Raja di jemput oleh Oma dan Opa.


" Eyang sambut Raja kepada Eyang putri dan Eyang Kakung ya. mereka pun berpelukan melepas kerinduan selama hampir tiga bulan berpisah dengan mereka.


" Eyang sayang kalian". jawab Eyang putri. mereka pun akhirnya menaiki mobil yang . Eyang Bawa.


" Oma terimakasih untuk semuanya selama ini Oma sudah baik banget sama kami.


" Jangan bicara seperti itu sayang, Oma Dan Opa senang melakukannya untuk kalian" kata Oma dengan haru.


" Sekarang bersiaplah, oma akan kedatangan tamu sedikit lagi, sekalian kita adakan Syukuran walau hanya makan siang bersama". jawab Oma dengan ramahnya.


" Baik Oma ". jawab Rani singkat menuntun raja ke kamarnya.

__ADS_1


Mereka sudah siap di meja makan.


" Wah kamu cantik sekali siang ini sayang. Puji Oma kepada Rani.


" MMM kok yang di puji cuma mama". kata raja seolah olah keberatan karena hanya mamanya yang yang di puji?" kata Raja keberatan.


" Siapa bilang ?" jawab opa gemas kepada buyutnya ini.


Akhirnya yang di tunggu - tunggu sudah sampai, mereka pun bersiap untuk menjemput yang menurut Oma tamu undangan spesial menghadiri makan siang hari ini.


Namun kagetnya Rani setelah mengetahui siapa yang datang. seketika lututnya bergetar, bibirnya Kelu seolah tak mampu untuk berkata ,- kata selama ini orang yang selalu menyakiti hatinya sekaligus yang membuat dia rindu ada di hadapannya. bibirnya bergetar ingin bicara namun membeku.


" Papa........".


Raja langsung saja berlari histeris kearah mas Randi , Mas Randi pun demikian berlari menyambut kedatangan Raja setelah dekat iya berusaha menengadah mensejajarkan tubuhnya dengan raja lalu merentangkan tangannya siap untuk memeluk raja.


Rasa rindu yang mendalam, apalagi Raja hampir empat bulan tidak bertemu dengan Randi.


" Ayah tega sekali tidak menyusul ku ke Singapura.


Namun Randi hanya memperkuat pelukannya rasanya tak ingin melepaskannya.

__ADS_1


" Ayah sangat sibuk maafkan papa baru sekarang bisa menjemput kamu dan mama kesini.". kata Randi Diapun melirik kearah Rani sempat pandangan mereka bertemu membuat Rani deg - degan detak jantung nya tak menentu.


__ADS_2