Hargai Aku

Hargai Aku
"KISAH ADANYA RAYA"


__ADS_3

" Bu Aku bukannya membela, atau membantah ucapan ibu, Rani istri aku Bu, sekarang dia lagi mengandung anak aku, aku hanya memberi sedikit perhatian aku Bu" di mana salah aku Bu?" tanya Randi bingung terhadap sikap ibunya yang masih saja menyimpan rasa benci pada Rani.


" Baru juga hamil sudah banyak tingkah, enak banget ya dia jadi orang". gerutunya namun di dengar oleh Randi.


" Bu, sudah ah aku capek. aku mau istirahat dulu ". katanya seraya pergi ke kamar menyusul Rani tanpa menghiraukan jawaban dari ibunya.


Bu Ambar yang masih kesal pun pergi ke dapur mengambil air minum untuk menghilangkan rasa kesalnya Bu ambar membuka lemari es dan mengambil minuman dingin yang ada di sana.


setelah itu Beliau pun pergi ke kamarnya untuk istirahat.


keesokan harinya setelah seminggu di kediaman Randi, mereka pun bersiap - Siap untuk berangkat ke Jakarta.


" Ma aku pasti akan merindukan Ade bayi". kata raja serasa mengelus perut Rani yang masih rata.


" Iya sayang begitupun Ade bayi , mama, dan papa juga akan selalu merindukan kamu". Kata Rani seraya mengusap lembut kepala Raja.


" Pak kabarin aku ya jika sudah sampai, maaf aku nggak bisa antar ibu dan bapak karena ada jadwal meeting pagi ini". kata mas Randi.


" Iya, Bapak dan ibu mengerti kondisi kamu Ran, papa harap kamu jaga istri kamu dan anak yang di kandung nya, jangan biarkan Dia stres.

__ADS_1


" Iya pa aku akan berusaha menjadi ayah yang lebih baik buat anak - anakku dan suami yang lebih baik buat Rani. Maafkan aku jika selama ini sudah banyak kecewakan bapak dan ibu.


" yang lalu biarlah berlalu jadikan pelajaran untuk masa depan kalian yang lebih kuat lagi.


" Iya pak, Randi janji.


mereka pun berpelukan dengan penuh hangat dan haru menyelimuti.


" Ibu pergi dulu, jaga kesehatan kamu, jangan terlalu manja, ingat suami kamu juga capek kerja jangan terlalu minta ini, minta itu semua yang buat kamu manja". kata nu Ambar dengan panjang lebar.


" Iya Bu, maafkan Rani ya selama ini Rani selalu ngerepotin ibu dan bapak tuk jaga Raja, kami titip raja ya pak, Bu. jawab Rani yang sebenarnya malas berdebat dengan ibu mertuanya Dia pun Salim tanda perpisahan untuk kedua mertuanya.


" Pa nggak usah cium raja lagi, Raja udah besar tau malu sama teman teman raja kalau ketauan raja dicium". kata Raja protes dengan sikap papanya.


" Ha ha ha iya ya anak papa sekarang udah besar, tapi kamu tetap anak kecil papa ". kata Randi seraya mengusap lembut rambut Raja.


" Ma Aku pergi dulu ya, Raja sayang mama ". Kata raja seraya mencium tangan Rani.


" Anak mama tidak boleh nakal y sama kakek dan nenek". nasehat Rani untuk raja.

__ADS_1


Setelah semua beres mereka pun naik mobil, Raja di sebelah mang Cecep sedangkan bapak dan ibu di kursi penumpang.


kami pun melambaikan tangan tanda perpisahan.


Di kediaman pak Rio dan Bu Dewi, tari sekarang hidup sebagai singel peren, Dia jadi ibu sekaligus ayah buat raya.


" Ma papa Raya lagi ngapain ya di Surga?" tanya raya dengan polosnya


" Papa Raya sedang bertugas di sana, raya doakan papa ya agar papa selalu bahagia dengan tugasnya". kata Tari yang menyembunyikan air matanya dengan deras jatuh di pipinya.


Flash Of


Tari sudah dua tahun berpisah dengan Luki, selama itu pula dia belum bisa muf on karena saking cinta nya kepada Luki, selama dua tahun pula walaupun sudah resmi berpisah Tari selalu meluangkan waktunya menemui Luki di penjara walau hanya melepas rindunya kepada lelaki yang sangat dia cintai dan dia sayangi.prrtemuan terakhirnya dengan Luki Rani berpesan agar menjaga dirinya baik baik karena dia sendiri akan memutuskan tidak akan menemui Luki lagi. lalu tari pun belajar untuk membuka diri, dia merencanakan melamar pekerjaan di sebuah perusahaan. di situlah dia bertemu dengan seorang laki - laki yang bernama Rama.


Rama adalah anak yatim piatu yang besar di salah satu panti asuhan, setelah tamat SMA Rama mendapat beasiswa di Turki sampai lulus kuliah akhirnya langsung diangkat sebagai manajer di sebuah perusahaan kehidupannya mapan dan mandiri, selain fasilitas mobil, Rama juga di beri fasilitas rumah mewah.


setelah mengenal Tari, Rama pun jatuh cinta pada pandangan pertama. karena Rama adalah laki - laki yang tipe susah tuk jatuh cinta.


Setiap Hari Rama menunjukkan perhatiannya kepada tari, hingga suatu hari Tama memberanikan diri datang je rumah tari dan melamar tari. pak Rio dan bu Wati tidak langsung menerima lamaran Rama bukan karena apa, mengingat Tari sudah pernah gagal dan sekarang janda tanpa anak

__ADS_1


" apa nak Rama sudah pikirkan Matang - matang, nak Rama masih bujang, sementara Rani sudah seperti yang nak Rama ketahui Rani seorang Janda Walaupun tanpa anak". kata Bu Wati panjang lebar.


__ADS_2