
**Like, coment, bintang lima, dan votte, Terimakasih...!!!
😘😘😘😘**.
Graciella, sudah masuk ke dalam kamar nya sedang memainkan handphone nya dan berbaring di atas tempat tidur nya.
*Tok...
Tok...
Tok*...
"Masuk!" ujar Graciella dari dalam pintu pun terbuka dan terlihat Irma yang masuk sambil tersenyum, dan membawa nampan berisi susu dan roti untuk Graciella. Graciella melihat nya dengan heran dan tatapan tidak suka ke arah Irma.
"Maaff mengganggu mu kata Irwan kau belum makan" ucap Irma sambil meletakkan Nampan di atas meja kecil di samping tempat tidur Graciella.
"Ini kau yang membuat nya apa makanan ini higenis?" tanya Graciella beralih menatap makanan yang di bawakan oleh Irma.
__ADS_1
"Ini bukan Aku, yang membuat nya tapi Irwan dia takut kau sakit" jawab Irma dengan lembut.
"Oke. Aku makan" ujar Graciella sambil bangkit untuk duduk dan langsung melahap roti, dan menghabiskan setengah gelas susu.
"Irwan perhatian ya kepada mu Aku saja yang kekasih nya tidak pernah di perhatikan oleh nya" ucap Irma yang membuat Graciella tersedak.
"Maaf ini minum lah" tambah nya sambil mengambilkan gelas susu yang langsung di terima baik oleh Graciella.
"Irwan, perhatian ya karna dia adalah bodyguard ku! dia tidak mau aku kenapa kenapa karna takut di pecat oleh Papa ku." ujar Graciella yang sudah menghabiskan dua lembar roti.
"Tapi tatapan mata Irwan beda jika memandang mu apa kau tidak pernah memperhatikan nya?" tanya Irma sambil memandang wajah Graciella.
"Kenapa kau bertanya seperti itu? kau cemburu," ujar Graciella membalas tatapan mata Irma.
"Aku cemburu tidak sama sekali" ucap Irma sambil tersenyum.
"Kalau kau tidak cemburu buat apa kau bertanya seperti itu?" ujar Graciella membuang pandangan nya ke samping.
__ADS_1
"Aku hanya bertanya saja. kenapa kau selalu jutek kepada ku, apa aku mempunyai salah terhadap mu?"
"Iya salah mu adalah kenapa kamu yang menjadi kekasih nya Irwan!" ujar Graciella keceplosan yang langsung menampar mulut nya sendiri Irma yang mendengar itu hanya tersenyum.
"Kau menyukai nya"
"Tidak tapi Aku merasa bahwa dia adalah seseorang yang pernah meninggalkan ku ntah mengapa saat pertama kali beradu tatapan dengan nya perasaan ku mengatakan jika dia adalah Nauvall ku" ujar Graciella sambil tertunduk.
"Maaf Grac, tapi dia adalah Irwan ku bukan Nauvall mu dia adalah milik ku dan milik mu adalah Aldi" ucap Irma sambil menyentuh tangan Graciella.
"Aku tau bahwa dia adalah Irwan mu tapi dia mirip dengan Nauvall ku," ujar Graciella dan Irma menggeleng kan kepala nya.
"Mereka hanya sama tapi bukan berarti mereka adalah orang yang sama" ucap Irma lagi lagi hanya tersenyum.
"Akan ku buktikan bahwa Nauvall ku adalah Irwan mu!" ujar Graciella dengan mantap.
"Silahkan tapi jangan terlalu sibuk membuktikan itu, ingat kau sudah punya Aldi" ucap Irma mengingatkan dan langsung pergi meninggalkan kamar Graciella.
__ADS_1
Graciella, terdiam saat Irma mengatakan itu diri nya memandangi pintu kamar nya ada nada kecewa di mata nya.
"Benar yang di katakan Gea, aku sudah mempunyai Aldi jadi untuk apa aku harus sibuk membuktikan jika Irwan, adalah Nauvall. tidak ada guna nya lagi pula jika itu memang Nauvall untuk apa di menjadi bodyguard ku? dan kenapa tidak langsung menemui ku."