Hargai Aku

Hargai Aku
Getaran Hati Erick episode baru season 2.


__ADS_3

Erick telah tiba di kediaman Arka dengan hanya menggunakan celana pendek dan kaos berwarna hitam. walau usia nya sudah berkepala lima dia tetap masih terlihat tampan karna rajin perawatan, dan nge-gym.


"Tuan" sapa nya saat sudah berada di hadapan Arka yang masih duduk di teras depan rumah.


"Ayo masuk" ajak Arka bangkit dan berjalan masuk ke dalam yang di ikuti oleh Erick.


Saat mereka sampai di dalam ruang tengah. mereka seketika terdiam saat melihat ketiga wanita itu sedang saling mengepang rambut bergantian. dan ini giliran Liana.


"Baby ada Erick" ucap Arka memberi tahu Sisil, Siska, serta Liana langsung menengok secara bersamaan.


Erick mata nya tak sengaja bersitatap dengan mata coklat milik Liana. hati nya merasa getaran aneh perut nya menggelitik seperti ada kupu-kupu terbang.


Liana langsung menunduk saat Erick menatap nya dalam.


Sedangkan Sisil, dan Siska menatap malas ke arah Erick.


"Erick ayo keruangan ku" ajak Arka yang membuat Erick segera mengikuti langkah Tuan nya. tapi mata nya masih sesekali melirik ke arah Liana yang sedang menunduk.


.


Erick, dan Arka sudah duduk di dalam ruangan yang tidak terlalu besar dan kedap suara duduk berhadap-hadapan.

__ADS_1


"Itu wanita yang harus kau cari tahu." ucap Arka seraya menopang kaki nya ke kaki yang satu.


"Tuan dia adalah Istri saya" tutur Erick yang membuat Arka langsung sedikit terkejut mendengar nya.


"Bagaimana dia menjadi Istri mu! menikah nya kapan!"


"Nanti setelah ini saya tanya dia mau apa tidak menjadi Istri saya" jawab Erick yang membuat Arka langsung menatap nya tajam.


"Ehem" berdehem. "Saya akan mencari tahu nya" sambung nya.


"Sisil menemukan dia di jalan Xxx. di warung kedai kopi pinggir jalan" jelas Arka Erick langsung mengangguk.


Melewati lagi ruang tengah dan melihat Liana yang sudah selesai di kepang dua oleh Siska.


"Gadis desa yang akan menguasai kota" batin Erick dalam hati mengangumi Liana.


Sisil mengode dengan mata nya kepada Siska. Siska mengangguk mengerti.


"Om ingat Tante Bella gang komplek sebelah" teriak Siska Erick langsung tersadar dan hanya tersenyum konyol.


Ia pun langsung menghampiri Siska dan membisikkan sesuatu di telinga nya.

__ADS_1


"Tolong ceritakan yang baik-baik tentang Om. kepada nya" bisik nya dengan suara pelan.


"No! Om is old and Liana deserves to be your nephew"( Tidak! Om sudah tua dan Liana lebih pantas menjadi ponakan mu)" balas Siska seraya menahan tawa.


"Erick kau masih di sini?" tanya Arka seketika tubuh Erick seperti semua nya tidak berfungsi. Sisil, dan Siska langsung tertawa terpingkal.


"Tuan ini saya mau pergi. Tapi di tahan oleh Siska" Siska langsung menggeleng cepat.


"Tidak Dad!" bela nya.


Mata nya menangkap Liana tersenyum kecil yang membuat hati nya bergetar, mata nya lupa berkedip.


"Erick!" teriak Arka lagi. Erick langsung bangkit dan berjalan sedikit berlari keluar tidak lupa ia juga menutup pintu.


"Kehadiran mu mungkin sudah di rencanakan oleh Tuhan. untuk ku sungguh manis diri mu" Erick tersenyum saat ia sudah berada di dalam mobil.


Setelah berpisah dengan istri nya. 20 tahun yang lalu. tidak pernah lagi ia merasakan jatuh hati kepada seorang gadis. dan sekarang saat melihat Liana gadis kecil yang seumuran dengan Siska hati nya kembali berdetak tak karuan. melebihi saat pertama kali ia mendengar suara tembakan.


.


Tapi masa iya... Liana yang seumuran dengan Siska, berpasangan dengan Erick yang usia nya sudah berkepala lima. kasih pendapat dong para readers Bima, atau Julian? yang akan berpasangan dengan Liana.

__ADS_1


__ADS_2