
Like, coment, bintang lima, dan votte, Terimakasih...!!!
😘😘😘😘.
Nauvall, kembali ke apartemen nya Sisil diri nya teramat kesal saat melihat Arka sudah di sana sedang berbaring di sofa.
"Yang kata nya ke kamar mandi sejak kapan kamar mandi caffe pindah ke sini" celetuk Nauvall sambil melemparkan bantal sofa ke wajah tampan milik Arka.
"Heheheh" Arka hanya membalas dengan tertawa saja..
"Gimana? tanya Arka seraya bangkit duduk.
"Gimana apa nya" jawab Nauvall balik bertanya.
"Tentang lhu sama Graciella udah mulai akrab?" ujar Arka sedikit kepo.
"Kaya nya dia makin kesal sama gua" ucap Nauvall membuang nafas berat.
"Koq bisa?"
"Iya karna gua katain dia perempuan tidak waras"
Pletak..!!
Satu sentilan mendarat di kening Nauvall yang di sentil oleh Arka.
"Gua, gamau tau ya pokok nya lhu harus bisa dekat sama Graciella. Gua, gamau kena amukan Istri gua" bisik Arka di telinga Nauvall takut di dengar oleh Sisil yang sedang memasak di dapur.
__ADS_1
"Ya lhu ini yang kena amuk" ucap Nauvall santai.
"Bukan cuma gua tapi lhu juga!" ujar Arka yang mana membuat Nauvall langsung bergidik ngeri.
"Besok gua bakal coba lagi" ucap nya sambil merebahkan diri di karpet...
**********
Pagi pagi sekali Sisil, sudah mengajak Nauvall ke mansion Sanjaya. bersama Arka, dan Siska Meraka di sambut dengan baik oleh Tyara, dan Alfin.
"Ayo duduk Tante akan membuatkan kalian minum dulu" ujar Tyara yang di iyakan oleh mereka semua.
Graciella terbangun karna suara berisik Siska, diri nya langsung bangkit dan mencari cari anak kecil itu.
"Kau! sedang apa kau di rumah ku?"Tanya Graciella terkejut saat melihat Nauvall berada di rumah nya.
"Siapa yang mengajak mu?" ujar nya seraya berjongkok di hadapan Nauvall.
"Orang tua anak ini" ucap nya sambil menunjuk ke arah Sisil, dan Arka yang sedang duduk di ruang tamu bersama Alfin, dan Tyara .
"Menyebalkan!" ujar Graciella kembali berdiri dan berjalan menuju ruang tamu.
"Kau sudah bangun Sayang" tanya Tyara yang melihat Graciella berjalan ke arah nya.
"Iya Mah, ada apa kalian ke sini tumben sekali" jawab Graciella seraya mendudukkan badan nya di sebelah Tyara.
"Graciella, berhubungan Papah, sama Mamah sudah cukup umur Papah, dan Mamah memutuskan untuk memperkerjakan Irwan, sebagai Bodyguard mu" ujar Alfin yang membuat Graciella terkejut bukan main.
__ADS_1
"Maksud Papah ini apa Grac, sudah besar Pah! bisa menjaga diri Grac sendiri tanpa bodyguard sekalipun" ucap Graciella tidak terima.
"Papah, tahu kamu bisa menjaga diri mu sendiri tapi ada satu bahaya besar yang akan membahayakan mu" ujar Alfin dengan tegas.
"Grac, tetap tidak mau! apalagi jika harus dia yang menjadi bodyguard Ku. dia lemah Papah, dia tidak bisa apa apa"
"Grac, kali ini saja dengarkan ucapan Papah!"
"Pah, ada Aldi kenapa harus dia" ucap Graciella masih dengan tidak terima.
"Apa yang bisa di lakukan oleh pemuda itu dia hanya sibuk bekerja saja, dan lebih mementing uang saja" ujar Alfin memandang tajam ke arah Putri.
"Irwan besok kamu sudah bisa bekerja di sini untuk menjaga anak Saya temani kemana pun diri nya pergi"
"Baik Tuan!"
*Votte yang lebih banyak lagi yha hehehehðŸ¤.
Owuh, Iya. baca juga Novel ku yang berjudul*
**Bertahan ATAU bercerai!
Iloveyou Mass Joko.
Aku juga perempuan**.
Terimakasih....!
__ADS_1