
Bu Ambar kesal sekali ambisinya memisahkan aku dan mas Randi belum juga berhasil. beliau masih mencari beberapa cara untuk itu. namun hingga sekarang tidak ada hasil.
trutttt....... truttttt tiba tiba ada panggilan masuk, beliau pun mencari sumber bunyi dan meraihnya di lihatnya nama yang tertera nama Laras.
" ternyata pucuk di ulam pun tiba". batinnya lalu mendial panggilan tersebut dan menjauh dari keramaian.
" Halo Tante, Tante apa kabar?" seru di seberang sana.
" Kabar buruk, Aku kehilangan jejaknya". kata Bu Ambar.
" Kehilangan jejak, maksud Tante apa ?" tanya Laras di seberang sana tak mengerti apa yang dimaksud oleh Bu Ambar.
" Aku hampir tiga bulan tidak tau keberadaannya dimana sekarang, dia bagai di telan bumi". kata bi Ambar kesal dan tanpa dosa.
" Maksud Tante siapa ?" Tanya Laras tidak mengerti dengan penjelasan Bu Ambar.
__ADS_1
" Aku sudah hampir tiga bulan mencari keberadaan Rani, namun sampai saat ini nihil. Kata Bu Ambar dengan muka geram dan kesal.
" Maksud Tante Mbak Rani, bukannya dia honeymoon bersama mas Randi dan anaknya di Singapura". kata Laras dengan nada heran karena setau dia sesuai dengan penjelasan anak buahnya Rani dan mas Randi sedang honeymoon di Singapura.
" Honeymoon, di Singapura, jangan ngaco kamu". kata Bu Ambar lagi tak percaya dengan penjelasan Laras semakin membuatnya kesal saja karena merasa Laras telah bermain - main dengannya.
" Iya Tante, aku sendiri yang melihatnya dengan mata kepala ku sendiri, dan kami sempat komunikasi langsung Tante". jawab Laras lagi meyakinkan Bu Ambar.
" Kamu sudah gila, Randi anakku selama hampir tiga bulan juga tidak bersamanya. apa maksudmu hah?" Bu Ambar tambah kesal saja dan langsung mematikan handphone nya sepihak.
Di Singapura Laras merasa tertipu di buat oleh anak buahnya.
Flash OF
Laras tidak tau jika dirinya juga diawasi oleh anak buah tuan Wijaya bahkan tuan Wijaya sudah membayar sepuluh kali lipat agar anak buahnya Laras bisa diandalkan. jadi sebenarnya Laras hanya di peras saja oleh anak buahnya dan memberi data palsu kepada Laras karena perintah tuan Wijaya.
__ADS_1
Flash ON
Akhirnya Laras pun menelpon anak buahnya, kali ini nomornya sudah tidak aktif lagi kedua anak buahnya sama nomornya tidak aktif. Laras sangat kesal di buatnya jadi dia dianggap berbohong dan gila oleh Bu Ambar namun bukan Laras namanya jika otaknya tidak berjalan dia pun mengirim foto Rani yang ada di Singapura.
" TANTE INI FOTO MBAK RANI YANG AKU AMBIL WAKTU AKU MELIHATNYA SETELAH AKU KOMUNIKASI DENGANNYA". Lalu Laras mengirim pesan tersebut.
" AKU TIDAK PEDULI"jawabnya singkat lewat via chat.
" OK TERSERAH TANTE". Jawabnya lagi. lalu menyimpan kembali hpnya di dalam tasnya.
lalu iya pun berlalu dengan geram dia ingin pergi dimana tempat anak buahnya mangkal Laras langsung pergi namun tidak ada satu pun di antara mereka yang biasa mangkal. Laras pun merasa tertipu langsung meninggalkan tempat tersebut.
namun baru berapa langkah Laras melangkah dia menemukan Rani bersama laki - laki lain, dia pun tidak melewatkan kesempatan ini di ambil handphone nya lalu mengambil gambar Tani dengan laki laki tersebut lalu mengirimnya ke Bu Ambar.
" hmmmm kali ini pasti si tua itu akan kaget melihat gambar yang di kirim". jawabnya kesal.
__ADS_1